LOVE THE ROYAL PRINCESS

LOVE THE ROYAL PRINCESS
kedatang pangeran mahkota



"bagaimana dokter putra saya"tanya tara cepat melihat dokter keluar dari kamar rafael.


"tenang saja nona,sama sekali tidak ada luka serius hanya luka kecil saja,karna kayu itu memang sudah rapuh jadi tidak menimbul kan luka yang parah,dan sekarang sudah sadar"ucap dokter itu.


tara segera masuk melihat putra nya yang sudah sadar.


"putra ku"tara memeluk rafael yang masih berbaring lemah.


"ma di mana gadis yang ku selamat kan"tanya rafael.


"mama juga tidak tau keadaan nya"ucap tara.


"tadi saat aku menyelamt kan wanita itu, aku tidak sempat melihat wajah nya,tapi aku merasa aku mengenal nya"gumam rafael.


....


"hiks hiks..hiks"di ruangan lain ratu menangis tersedu sedu melihat putri nya yang belum sadar kan diri.


perlahan felizia membuka mata nya dan tampak kecewa.


"felizia putri ku"tangis ratu memeluk felizia erat.


felizia duduk di tepi ranjang nya


"kenapa aku tidak mati"gumam felizia.


plak.....


satu tamparan mendarat di pipi mulus felizia.


"frenzi..."ucap felizia memegangi wajah nya yang masih berdenyut karna sakit.


"kau itu wanita jalang!!! apa yang kau ingin kan!! kau mencari cari perhatian dari calon suami ku hingga membuat nya sekarat!!!"


"ternyata meskipun kamu lumpuh ,kamu masih ingin berebut laki laki dengan ku,dasar wanita lumpuh yang tidak berguna!! kenapa kau tidak mati saja!! kau tau,kau itu hanya jadi beban keluarga,aiiib keluarga!!! dasar wanita jalang!!!!"teriak frenzi pada felizia.


plak....


"keterlaluan kau frenzi"sekuat tenaga ratu menampar wajah frenzi.


"bunda..."ucap frenzi terkejut sang ratu menampar nya.


"bunda kau menampar ku hanya karna membela wanita lumpuh ini"ucap frenzi memegangi wajah nya yang terasa begitu sakit.


plak....


"diam!!! dia itu adik mu!! kau tidak pantas menyebut kan adik mu seperti itu"teriak ratu marah dan sekali lagi menampar wajah frenzi.


"keluar!!!"tegas ratu dan segera frenzi berlari keluar dari kamar felizia dengan menangis.


....


"felizia maafin kakak kamu"ucap ratu.


"yang di katakan kakak memang benar,aku hanya menjadi beban keluarga dan aib keluarga,tapi kenapa aku tidak mati saja"ucap felizia bergetar.


"tidak,kamu tidak boleh ninggalin bunda"ratu kembali memeluk felizia.


"ayah"ucap felizia terkejut melihat raja tiba tiba muncul.


"kenapa kau membuat masalah dengan tunangan kakak mu"tanya raja dingin.


"tadi aku memang merasakan seseorang melindungi ku,jadi laki laki yang di jodoh kan dengan kakak,yang melindungi ku"gumam felizia.


"karna sudah seperti ini,mulai sekarang aku tidak mengijin kan mu keluar dari sini hingga pernikahan kakak mu selesai"ucap sang raja dan menarik tangan ratu keluar dan mengunci felizia.


"kakek kakak"lirih felizia mengigit bibir nya.


....


"rafael..."ucap rio berwajah pucat.


"dari mana saja kau?"tanya rafael.


"apa aku harus mengatakan nya pada sekarang,tidak,aku harus memastikan kalau itu benar benar dia"gumam rio bingung.


"ada apa? apa kau baru saja melihat hantu hingga membuat wajah mu sepucat itu?"ledek rafael.


"aku akan mandi"ucap rio meninggal kan rafael yang duduk di tepi ranjang.


"rafael!!"teriak frenzi berlari dan memeluk rafael yang duduk di ranjang nya.


"lepas kan"ucap rafael dingin.


"apa kau baik baik saja? maaf gara gara adik ku,kau jadi begini"ucap frenzi.


"adik??"tanya rafael mengerut kan kening nya.


"ia adik ku yang lumpuh,selama 6 tahun ini,ia baru saja keluar dan membawa mu kedalam bahaya"jelas frenzi.


"jadi tadi itu,aku menyelamat kan putri bungsu kerajaan ini"ucap rafael tidak percaya.


"ia"


"jadi dia adalah putri yang lumpuh seumur hidup itu"gumam rafael.


....


"putri mulai sekarang saya yang akan jadi pelayan pribadi putri"ucap seorang pelayan baru.


"terserah"ucap felizia mendorong kursi roda nya.


"sebentar lagi kakak akan kembali,apa aku tidak akan melihat nya"gumam felizia.


....


"putri,pangeran mahkota telah kembali,sekarang sedang acara penyambutan nya,apa putri ingin melihat nya"tanya pelayan itu.


"ia"ucap felizia,dan pelayan itu mendorong kursi roda felizia ke balkon untuk melihat kedatangan anak tertua di kerajaan belanda.


....


"kak alex!!!!!"teriak frenzi berlari memeluk alex dengan erat.


tatapan alex berhenti pada rafael yang memperhatikan mereka.


"siapa dia"tanya alex melepas kan pelukan frenzi.


"dia adalah laki laki yang di jodoh kan dengan ku"ucap frenzi senang.


"oh"ucap alex datar dan mencari cari sesuatu menyapu bersih ruangan itu tapi yang ia cari sama sekali tidak ia lihat.


"ayah di mana felizia"tanya alex pada raja