
suatu malam Geo tiba di teras gubuk dalam keadaan terkapar dan terluka, aku sangat kaget sekaligus bingung apa yang harus ku lakukan. ku papah tubuh lemah Geo dan ku baringkan ke tempat tidur, aku berfikir untuk mencari Mbah Tasi penjaga hutan ini mungkin beliau lebih tau obat yang ada di hutan. ku berlari tanpa henti dalam kegelapan malam memanggil mba Tasi meminta pertolongan, akhirnya aku menemukan beliau membawa lentera menuju ke arah ku sebenarnya ada rasa takut pada diriku melihat sosok Mbah Tasi tetapi malam ini Mbah Tasi berubah menjadi sosok yang sangat cantik bak bidadari ku bertanya pada hatiku apa benar beliau mba Tasi tetapi tidak mungkin ada orang lain lagi di hutan ini selain kami bertiga lagi pula beliau mendekat pas aku panggil nama Mbah Tasi itu artinya yang ku lihat malam ini adalah wujud lain Mbah Tasi, setelah ku ceritakan semua selama perjalanan menuju gubuk, rasanya perasaan ku lega aku dapat kesempatan menyelamatkan nyawa Geo. sosok yang selama ini merawat ku dan membantu apapun keperluan ku sekarang terbaring tak berdaya, aku sangat takut Geo tak terselamatkan dan aku menangis sepanjang malam di samping tubuh Geo. Mbah Tasi menenangkan ku untuk tak menangis, beliau berjanji akan mengobati Geo, besok juga akan sadar katanya. Mbah Tasi bercerita kalau Geo adalah anak angkatnya pada 20 tahun yang lalu saat itu Geo hampir di bunuh oleh ibu tirinya sendiri, Mbah Tasi yang sedang lewat menyelamatkan Geo yang di dorong ke dasar jurang persis dimana aku hampir bunuh diri waktu itu kalau bukan Geo yang menarik ku mungkin aku sudah jadi penunggu jurang itu. dari raut wajah Mbah Tasi sangat sedih melihat Geo yang terbaring mungkin ini jiwa seorang ibu, ku beranikan bertanya siapa Mbah Tasi sebenarnya kenapa beliau memiliki taring dan bisa berubah menjadi cantik tapi ku urungkan niatku takut beliau tersinggung dengan pertanyaan ku. Mbah Tasi seperti bisa membaca fikiran ku beliau mengatakan berasal dari hutan gunung berapi tetapi dia diusir oleh keluarga nya dan berakhir di hutan larangan ini, beliau bukan manusia dia sejenis bangsa siluman yang berusia lebih dari 400 tahun, beliau memang sosok yang sangat cantik sampai membuat saudaranya iri dan ini alasan beliau diusir. aku sedih mendengar cerita beliau, kalau taring itu muncul buat pertahanan dari para musuh yang menginginkan kecantikan dan awet muda yang abadi. beliau menceritakan tentang kisah Geo, dia berasal dari bangsa manusia tetapi sekarang bukan lagi karena Geo sudah menjadi anak dari Mbah Tasi, Geo mewarisi seluruh ilmu Mbah Tasi. Geo sangat tidak ingin mendengar lagi kisah masa lalu nya yang pahit itu merupakan kunci penting untuk menjaga perasaan Geo kalau tidak ingin suhu atmosfer bumi berubah drastis menjadi sangat dingin. aku masih penasaran sosok Geo yang berubah menjadi siluman apa tetap setampan saat ini apa lebih mengerikan dari pada sosok Mbah Tasi. ku tatap dalam wajah Geo, aku melihat kesedihan, kekecewaan dan amarah bercampur pada sosok Geo mungkin ini alasan Geo bersikap tertutup dan dingin. kisah Geo dan diriku hampir sama tetapi ntah mana yang lebih pahit intinya sama, kami tidak mau kembali ke masa lalu yang kelam aku lebih nyaman tinggal di gubuk tengah hutan yang didalamnya seperti surga dunia dari pada tinggal di rumah mewah tapi dalamnya neraka.