
Raina dan lunetta berjalan menuju ruangan staf di restoran itu .
"selamat pagi semua ,kenalin ini Raina pengganti nana," ucap lunetta memperkenalkan Raina pada teman teman nya .
"selamat pagi semua nya ,nama saya Raina ,mohon bantuan dan bimbingan dalam bekerja !" sapa Raina pada teman-teman kerja nya yang baru ,Raina mengulur kan tangan nya .
"hai gue Icha cewe paling cantik disini " sambut seorang gadis berponi dan tubuh yang berisi ,gadis itu menyambut tangan Raina .
"hai gue Sisil " sahut gadis cantik yang berkulit eksotis namun sangat manis di pandang .
"haii gue Niko " ucap pria bertubuh jangkung dengan kulit putih nya .
"Gue radith ," sahut pria terakhir dengan wajah tampan nya .
"selamat bergabung dan semoga Lo betah yah kerja di sini "ucap Icha
"aah iya terima kasih ka "sahut Raina sopan sambil tersenyum .
"WHAAAT KA??? setua itu kah muka gue ??" pekik Icha tak terima saat di panggil Dengan sebutan Kaka atau gelar lebih tua " panggil Icha aja ,kita seumuran "ucap Icha sambil mengerucutkan bibirnya .
"eeh iy iya Cha,sorry,saya ngak tau " sahut Raina formal
"ngak usah seformal itu juga sama kami ,santai aja Raina , yaudah kerja yuk ,entar lagi ngobrol nya " ucap radith dan di setujui yang lain nya ,.
mereka memulai pekerjaan mereka di posisi masing masing-masing .
Bagi Raina pekerjaan nya sekarang tak sesulit yang ia pikir kan ,Raina sangat cekatakan karna yang awal nya sudah mempunyai pengalaman dari pekerjaan nya yang dulu di cafe . jadi bagi nya tak terlalu sulit mengerjakan pekerjaan nya baru nya .
_______________
di sana terdengarlah teriakan seseorang yang sedang memaki dan terdengar juga suara tawa yang sangat menyeram kan .
seorang pria tampan sedang duduk bersendekap dada dan menompang satu kaki nya ,ia tersenyum melihat mangsa nya sedang berteriak kesakitan akibat ulah asisten nya yang gila memainkan belati kesayangan nya membuat ukiran di tubuh seseorang yang sudah berani bermain main dengan nya .
sreeeettt..
belati itu menggores dalam tangan pria malang yang sudah menjadi target si tuan muda itu .
"aaaaarrrgggghhh"teriak pria malang itu ,bersama darah nya yang merembes keluar saat dengan gila nya sang asisten itu menarik paksa kulit sang pria malang itu .
"BRENGSEK KAU , AAAAARRRGGGGHHH ,LEBIH BAIK KAU BUNUH SAJA AKU SEKARANG BAJING ,IBLIS KAU!!!!" umpat pria dengan berteriak Menahan sakit di sekujur tubuhnya .
"Hahahahahahahaha hahaha,membunuh mu jelas tentu aku akan membunuh mu ,karna kau sudah berani bermain² dengan ku '"ucap sang tuan muda ,dan lihat lah sang tuan muda bahkan tertawa menandakan dia puas melihat mangsa nya teraniaya .
"Kevin kau urus tikus ini,pastikan zoo menikmati nya ,dan kau derek ,kau yang memulai permainan ini ,aku hanya mengikuti alur nya saja ,dan disini lah kau harus mengakhiri nya " ucap devano dengan smirk devil nya lalu ia keluar dari ruangan itu .
sedang kan derek menelan ludah nya kasar mendengar penuturan devano "disini lah akhir keserakahan ku mungkin ,dan siapa zoo?"pikir derek ,karna dari awal derek sudah tau balasan setimpal bagi seorang pengkhianat dalam perusahaan yang di kelola Devano .
____________
**jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah guys biar author tambah semangat nulis nya
like, coment, and vote
happy reading 💞💞
terimakasih**