
Setelah selesai makan Raina langsung bersiap , sebentar lagi Lunetta akan datang menjemput nya ,.
Raina mematut diri nya di depan kaca ,ia menguncir kuda rambut nya yang panjang , setelah itu memberikan sedikit polesan pada wajah dan bibir nya agar terlihat lebih segar .
Tak berapa lama lunetta pun sampai ,di depan rumah Raina dan membunyikan klakson motor nya bertanda ia sudah berapa di depan .
Tiiitttt
Tiittt.
"Sebentar " teriak rain dari dalam .
"Buruan,entar telat" Luneta pun tak mau kalah ia juga ikut berteriaak .
Raina berjalan terburu-buru ,saat melewati ruang tamu ,Herman sedang duduk menonton tv.
"Ayah Raina pergi dulu,doa kan Raina di terima berkerja ," pamit nya dan langsung keluar rumah ,sedang kan Herman hanya mendengar kan seperti angin lalu ,ia tak pernah memperdulikan putri nya itu ,apa pun yang putri nya lakukan yang penting bisa melunasi hutang nya pada renternir itu .
sedang kan lunetta masih setia duduk di atas motor nya dengan wajah kesal nya .
"Astaga lame banget sih ,ngapain aja hah???" Kesal lunetta
"Iya iya maaf , entar ngak lagi,hehehe pagi pagi tuh tebar senyuman,bukan marah marah entar jadi emak emak loh .hahaha "sahut Raina cepat sambil terkekeh "ayo cepat "tambah nya sebelum lunetta menyahut nya agar si Lunetta tidak memperbesar kan masalah nya .
mereka langsung berangkat ke Restoran tepat lunetta bekerja.
Tak berapa lama Raina dan lunetta Sampai di restoran itu , Lunetta langsung membawa Raina menghadap si empunya restoran .
Lunetta mengetuk pintu rungan bos nya ,
"Masuk" sahut seseorang dari dalam.
Terlihat lah seorang pria tampan yang sedang duduk di kursi kerja nya ,pria blasteran dari negeri kingdom itu , sedang memeriksa beberapa pekerjaan nya .
Selamat pagi pak Bry ,"sapa Lunetta hangat
"Eeh netta , selamat lagi, bagaimana kau membawa langsung teman mu tidak ??" Tanya Bryan ramah
"Saya bawa pak ,dia berada di luar " sahut Lunetta tak kalah ramah
Lalu lunetta memanggil Raina mereka berdua berdiri berhadapan dengan Bryan yang duduk di kursi kerja nya .
"Apa kamu serius mau bekerja di sini ,karna saya tidak memperkerja kan orang yang cuman mau main main ??" Tanya Bryan datar tanpa basa basi .
Lunetta hanya mengulum senyum nya melihat sangbos sedang berlakon .
"Iy iya pak saya serius,dan saya juga tak punya niatan bermain main ,niat saya cuman mau kerja biar dapat uang "sahut Raina pelan dengan polos nya.
"Perkenal kan dirimu " ucap Bryan dengan wajah datar nya .
"Nama saya Raina Soraya ,umur saya 20 tahun ,saya bekerja untuk menafkahi diri saya sendiri ,dan saya sangat sangat butuh dengan pekerjaan ini pak ,saya janji akan berkerja semaximal mungkin"lugas Raina sedikit takut ,jika ia di tolak .
Bryan membaca CV yang di. berikan Lunetta kemarin pada diri nya ,
"apa kau tau juga cara memasak,cara tata tertib melayani pelanggan,serta membersihkan alat dapur???"tanya Bryan tegas...
"iya saya bisa pak !!" jawab Raina cepat .
"Baiklah saya terima kau bekerja Disini,saya percaya karna kau teman nya lunetta ,kau pelajari apa saja pekerjaan dan peraturan jika bekerja Disini , bertanya lah dengan lunetta jika kau tak memahami nya, !!"jelas Bryan dengan nada santai nya kembali
"Baik pak terimakasih banyak pak " ucap Raina sedikit membungkuk kan badan nya ...
"Baiklah kalian boleh keluar ,dan kau Raina apa kau bisa bekerja mulai hari ini" tanya Bryan
"Tentu pak , sekali lagi terimakasih " ucap Raina lalu mereka keluar dari ruangan Bryan dan menuju ruang ganti mereka .
__________
dukung terus yah guys biar author tambah semangat nulis nya.
**jangan lupa tinggalin jejak.
Like, coment, and vote
terimakasih
happy reading 💞💞💞💞**