
Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading guys
Radith pun merangkul kedua gadis itu " jadi adek harus nurut sama abang nya ya !!" kata Radith "jangan bebal jangan suka ngebantah jadi orang " sambung nya menoleh ke arah Lunetta ,. Lunetta pun berdecak kesal " ngomong bebal nya jangan liat ke gue juga kali !!" sahut Lunetta dengan wajah kesal nya ,.
"yaudah sekarang kita bersih bersih dulu yuk ,baru nanti malam kita pesta BBQ " ucap Niko lalu mereka pun kembali ke vila dan melakukan aktivitas masing-masing ,.
🍁🍁
Di kediaman Raina di kota barang barang sudah berserakan ,berantakan bahkan Herman tergeletak di depan kamar nya dengan keadaan yang mengenas kan "kemana anak itu "lirih nya dengan mata terpejam " hiikss sayang tak bisa kah kau membawa ku saja bersama mu " lirih nya lagi
" aku benar-benar hancur tanpa mu sayang !!" sambung nya lalu kembali tertidur ,.
kembali ke pantai ...
Di pantai the Genk sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing , " yankk , bantuin !!" kata Lunetta pada kekasih nya yang sedang sibuk menyala kan api unggun "sama Rain yank tanggung nih ,udah hampir nyala " Sahut Rizky yang memang berusaha menyalakan api tersebut bersama Dimas ,.
"Rain bant -" kata Lunetta menggantung saat Radith meambil alih peralatan yang sedang di bawa lunetta "sini biar gue yang bawa "kata Radith , " terimakasih Abang !!" kata Lunetta dengan nada imut yang di buat buat ,.
"heleh , nih ya gue cuman takut peralatan nenek rusak " sahut Radith ,. lunetta pun berdecak mendengar sahutan Radith
"Ck.ya tetep aja kan !! ,aaauu ahh " kesal Lunetta dengan wajah memberengut
"dek , nanti kamu ambil daging sama yang lain nya di freezer ya !!" kata Radith pada adik baru nya Raina .
"oke bang abis ini tapi ya !" sahut Raina yang masih menggelar tikar untuk mereka duduk nanti ,.
jauh dari tempat the Genk Icha duduk di tepi pantai sendiri beralas kan sendal jepit nya , Karna penasaran Niko pun mendekati Icha " Cha " panggil Niko yang melihat Icha sedari tadi diam ,.
"heum " sahut Icha tanpa menoleh
"Lo ngapain sendiri di sini , entar kesembet baru tau rasa Lo " canda Niko
" ko !!" panggil Icha tanpa mengindahkan ucapan Niko
" menurut Lo gue , itu kaya gimana sih orang nya ?" tanya Icha tanpa menoleh mata nya hanya fokus pada pemandangan di depan nya ,.
Niko pun tersenyum lalu ikut duduk di samping gadis itu " Lo itu cewek yang unik menurut gue , cerewet ,kadang kalem ,kadang bar bar , yang suka nya bikin kesel ," ucap Niko " tunggu dulu gue belum selesai " kata Niko lagi Karna ia melihat gadis di sampingnya ingin protes .
" teruss " kata Icha
"Lo itu kadang bikin gue pusing ,bikin gue mau makan Lo hidup hidup ,tapi di sisi lain Lo itu gadis ,yang pengertian ,baik,dan satu hal lagi " ucap Niko menyatakan pendapat nya tentang Icha ,.
"what?" tanya Icha
Niko tersenyum " Lo itu bodoh Lo gak bisa bedain mana suka mana cinta , mana yang datang sekedar main main ,mana yang datang dengan serius ,Lo itu orang Inya pimplan " sambung Niko ,.
"apa sih kurang nya gue nik ??" tanya Icha lagi ,lalu ia menyembunyikan wajah nya di antara lutut yang di peluk nya ,.
"hiiksss gue benci perselingkuhan nik ,gue benci , kalau soal ekonomi atau pekerjaan gue masih bisa ngerti ini , perselingkuhan gueee benci banget !!" tangis Icha pun pecah
" huuuuaaaaaaa hiiikssssss ,hiiikksss jahat banget diaaa niik huaaaaa"kata Icha di sela tangis nya
" heh , Lo nangis buat cowo brengsek itu ?? " ucap Niko
"gak perlu Lo buang buang air mata Lo ,itu terlalu berharga Cha buat tuh banci " sambung nya ,.
"hiiksss gue benci Koo " kata Icha menatap Niko dengan wajah sembab penuh air mata ,.
Niko pun langsung membawa Icha dalam pelukannya ,hati Niko juga merasa sedih melihat gadis di pelukannya ini menangis "shutt ,gue tau Lo trauma dengan yang nama nya perselingkuhan"kata Niko
"udah jangan nangis lagi masih ada gue di sini , keluarin semua nya Cha ,biar gak ada bekas lagi di hati Lo , buang semua rasa itu ,jangan sampai Lo nangis lagi besok hari hanya Karna tu cowo ,kalo Lo sampai nangis lagi , bakal gue habisin tu cowo !" kata Niko panjang lebar dengan kekesalan hati nya
"setelah itu Lo harus janji jangan pernah menangis hanya Karna laki laki " peringat Niko
Icha pun menangis sejadi jadinya