
**Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading *****guys*****
Lunetta terus berusaha membuat Raina tersedar ,Sedang kan Raina seolah kembali ke masa itu ,masa yang telah meporak porandakan kehidupan nya .
siang itu gadis kecil sedang menunggu sang bunda yang sudah berjanji akan menjemput nya ,iya berdiri di depan gerbang sekolahnya .
"Raaaaiiinn " terdengar suara wanita paruh baya sangat lantang memanggil nama nya di seberang jalan .
sang empunya nama melambai kan tangan nya "Bundaaa"sahut Raina tak kalah lantang ,.
"Tunggu bunda akan kesana " teriak sang bunda sambil menyeberang jalan ,namun Raina tak mendengar nya ia langsung berlari kepada sang bunda ,dari kejauhan terlihat mobil yang melaju dengan kencang Raina tak menyadari itu .
sang bunda membelalakkan matanya secepat kilat ia berusaha menggapai sang anak "RAAAAIIIINAAAA AWWWWAAAA SAAYAANG " pekik sang bunda yang langsung mendorong Raina kembali ke tepi jalan dan ,.
Bruuugghh
"Bundaaa" lirih Raina menenggang melihat sang bunda tergeletak tak berdaya.
Tubuh wanita paruh baya itu terpental jauh bersimbah darah segar ,para warga yang melihat pun langsung mengerumuni nya dan salah seorang menelpon ambulan untuk membantu membawa bunda Raina.
Kejadian itu berputar kembali di ingatan Raina bak kaset rusak .
"Rainaaaaa,raaiiinn sadar raaiinn " pekik lunetta samar² terdengar oleh raina, lunetta menangis memeluk Raina ,.
Raina kembali sadar setelah mendengar suara lunetta ,.
"Bunda tta, to to longin bun bunda tta--" ucap raina terbata bata Karna ia mulai merasa sesak nafas .
"Raina ,Lo tenang dulu ,liat gue ,liat Kaka sayang "lirih Lunetta pelan membelai wajah Raina dengan sayang ,sedang kan raina masih menyebut nama bunda nya .
Raina pun menatap sendu wajah lunetta "Bunda Ka!!" Lirih nya berderai air mata .
"Sayang bunda sudah ngak ada ,bunda sudah tenang di sana " ucap Lunetta lembut ,merengkuh tubuh Raina yang masih bergetar .
"bundaa pergi gara gara gue ,kalo aja gue hati hati saat itu pasti bunda masih ada sama gue!!!ke kenapa ha harus bu bunda ,ke kenapa ng ngak gu gue a aja ya yang harus per pergi ."lirih nya tersendat pelan sebelum pingsan di pelukan lunetta.
"Raina .RAAAINAAA.."panggil lunetta seraya melonggar kan pelukan nya .
"Nic ,Raina pingsan nic " ucap Lunetta panik Pada ke 2 laki-laki itu yang sedari tadih diam .
Radith tanpa babibu langsung mengambil alih Raina yang di pelukan lunetta , radith langsung menggendong Raina dan berlari , seperkian detik Radith menoleh lagi ke belakang melihat 2 orang yang berbeda kelamin itu mematung .
"Woooy ,bego kenapa kalian diam , cepetan rumah Lo di mana lunetta " kesal radith dan dia bahkan tak sadar melontar kan umpatan pada kedua orng itu .
Sesampainya di rumah Lunetta mereka langsung menaruh Raina di tempat tidur ,.
"Makasih yah dith ,Nic udah bantuin gue sama rain " ucap Lunetta tulus seraya mengelus rambut Raina .
"Sama-sama" sahut Radith dan Niko
"Gue ngak tau apa yang sudah Raina Alamin ,gue rasa dia mempunyai trauma yang sangat berat ,tta Lo harus pantau Raina ,jangan sampai dia melakukan hal nekad kalo Lo ngak mau kehilangan Raina ,sama seperti gue yang kehilangan adik gue " lirih radith mentap tubuh yang tak bergerak itu ,tanpa sadar ia menceritakan salah satu rahasia yang ia simpan rapat selama ini ,Niko dan Lunetta pun menatap radith .
"Ngak usah natap gue kaya gitu,nanti lain waktu gue ceritain ,ya udah balik yu Nic" ajak Radith "kuy ,nett kami pulang dulu yah " pamit Nico .
"Hati2 yah , sekali lagi terimakasih" lunetta mengantar kan 2 pria itu sampai depan rumah .
Lunetta menatap iba pada raina ,ia pun kembali meneteskan air mata nya
"Maafin gue rain ,maaf gue ngak tau kalo Lo masih simpan kenangan buruk itu ,maaf karna ngak terlalu peka sama Lo ,gue janji gue akan selalu di samping Lo ,sama hal nya Lo dan bunda dulu selalu berada di samping gue setelah mamah dan papah pergi ninggalin gue ." Lirih Lunetta berderai air mata ,lalu ia ikut merebah kan tubuh nya di samping Raina ,memeluk gadis itu ," istirahat lah adek ,Kaka salalu ada di samping Lo ,apa pun yang terjadi " gumam nya sebelum menyusul Raina ke dunia mimpi .
Kedua gadis itu tidur dengan tenang , terlihat wajah lunetta yang masih sembab ,sama hal nya dengangan wajah Raina,.
_______________
*hai s**ahabat !!!
terimakasih sahabat ,Karna kau aku mampu melalui hari yang kadang membuat ku lelah , terimakasih sudah menerima ku apa ada nya ,di saat orang lain menjauh Karna sifat dan kepribadian ku yang menurut mereka aneh ,dan dengan mudah nya kau tetap bertahan ,!!!
hai sahabat kau orang yang sudah ku anggap lebih dari keluarga ,kau dan hanya kau yang tau betapa hancur dan rapuh nya aku ,di saat aku mulai menyerah di situ lah kau mengambil peran yang hebat ,mampu mengalih kan pikiran ku dengan lelucon mu , sahabat aku harap kita selalu bersama sampai nanti saat nya kita di pisah kan oleh waktu* .
sekali lagi terimakasih love you "Az"
#justlatte
________
**jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah biar author tambah semangat nulis nya.
maaf jika tulisan nya masih berantakan ,maklum ini karya pertama author
like, coment and vote
happy reading guys..
terimakasih****************