Lost Happiness

Lost Happiness
Chapter 57



Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading guys*


setelah lunetta masuk kekamar mandi , Elis mengajak Niko dan Icha untuk ke rumah nya ,.


" kalian ikut mama " ucap nya pada Niko dan Icha ,.


" mau kemana ma ?" tanya Niko yang berdiri dari duduk nya ,.


" kita Mulung !!" sahut Elis asal , kedua anak itu pun hanya bisa mengikuti langkah Elis dengan kebingungan , sungguh ajaib memang ibu radith ini ,pikir mereka ,.


--


Sedang kan di super market , Sisil kewalahan dengan sikap absurd para lelaki yang sedang bersama nya saat ini ,.


"KYAAAAAA" pekik Sisil yang sudah naik pitam ,.


" kalo kalian masih bikin malu gue , mending gue pulang aja deh ! riweeh sama kalian !!" ancam Sisil ,yang ingin melangkah meninggalkan mereka , namun langsung di tahan oleh sang adik " eh eh eh jangan dong ka , entar siapa yang pilih pilih makanannya ?" kata Dimas yang semakin menciut melihat raut kesal Kaka nya ,.


" Kan dari tadi kalian bertiga bisa pilih sendiri , tambah bikin malu lagi , rebutan sama emak emak berdaster " ketus Sisil yang benar benar sangat kesal ,.


bagaimana tidak , dengan tidak tau malu nya ke tiga pria itu ,berebut salah satu bahan yang memang hanya tinggal 1 di swalayan itu , masih bagus jika mereka mendapatkan barang itu ,yang ada mereka mendapat Malu dan sorakan dari pembeli lain nya ,.


"janji deh sil , sekarang kami akan ngikutin Lo aja ," kata Radith sedikit memelas pada gadis itu , sedingin dingin nya radith jika berhadapan dengan sahabat bahkan orang tersayang nya ia juga akan sedkit luluh ,.


sedang kan Rizky hanya diam saja ,Karna sedari tadi ia hanya membaca laporan kerja nya melalui email yang di kirim kan oleh rekan kerja nya , dan yang pasti nya menghindari kemarahan Sisil ,.


" huuuffhj " Hela Sisil seraya memutar malas Bola mata nya , " Ck. yaudah cepetaann " ketus Sisil lalu ia memberikan 3 pria itu mengekori nya , dengan mendorong troli ,sedang kan Sisil memilah barang barang yang mereka butuh kan nanti ,.


setelah beberapa menit kemudian mereka telah menyelesaikan misi belanja mereka , dan langsung pulang kembali ke vila ,.


--


di rumah nenek , Para perempuan sedang menyiap kan makanan , semua orang pun sudah lengkap hanya menunggu sisil dan yang lain nya saja ,agar bisa makan bersama siang ini ,.


"El ,kamu jadi pulang ,hari ini ? " tanya nenek pada anak nya ,.


"mama mau pulang ?" tanya Riana langsung ,.


" iya sayang mama ke sini cuman liburan , dan kerja an papa gak bisa di tinggal lama lama !" sahut Elis tersenyum ,.


"yaahh " kata semuanya lesu , mendengar kepulangan Elis , padahal baru beberapa hari mereka bersama ,Elis memperlakukan mereka sama rata dengan anak ank nya bahkan Elis tak membanding bandingkan mereka ,maka dari itu seolah semua nya sangat enggan melepas Elis untuk pulang ,.


"mama kapan berangkat , Abang udah tau ?" tanya Raina yang menahan sedikit rasa sesak di dada nya ,..


"iya bener ma , nanti Abang bisa marah loh !" sahut Lunetta , menatap Elis pura pura tak tau niat Elis ,.


"i ibu gak ikut nak , ibu sehat kok , gak perlu sampai chek up lagi !" kilah nenek yang tak mau pergi ke rumah sakit ,.


"NO NO NO BIG NO ! ,nenek harus ikut mama " tukas Radith tiba tiba ,dan langsung masuk ke rumah ,.


"ooyy bantuin Napa malah diam !" sambung nya ,lalu yang lain nya bergegas membantu Radith membawa belanjaan nya ,.


"Tapi adith " rengek nenek dengan wajah memelas nya ,.


" Gak ada tapi tapi an nek !" sahut Radith final


" ck. ya sudah " langsung berdiri ,.


"mau kemana ?" tanya Radith melihat nenek berjalan ,.


"mau ngejar maling !" sahut nenek kesal


"Hah !" Radith ngeleg , membuat sang nenek memutar mata nya ,.


"ya mau packing lah ," ucap nenek lagi lalu ia kembali berjalan ke arah kamar nya ,dengan wajah di tekuk ,.


" NEEEKK MUKA NYA JANGAN DI TEKUK ,ENTAR NYANGKUT DI PINTU !!!" teriak Radith


"adith apa an sih , entar ngambek loh " kata Elis yang heran kepada putra nya ,.


Budi dan Elis pun menghela nafas lega , Karna ia paling tau sang ibu tak bisa membantah perkataan cucu kesayangan nya ,.


----------


***jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah biar author tambah semangat nulis nya.


maaf jika tulisan nya masih berantakan ,maklum ini karya pertama author


like, coment and vote


happy reading guys..


terimakasih*.


.salam sayang dari author


.latte**