
*Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading guys*
I miss you bunda " lirih Raina menetes kan air mata nya ,para tamu undangan pun ikut bersedih karna pembawaan raina saat bernyanyi ,.
Raina langsung turun dari panggung menghampiri sahabatnya dan langsung memeluk lunetta .
"Sabar ya sayang ,gue yakin bunda pasti sudah bahagia disana "lirih Lunetta menenangkan sahabat nya ,.
melihat dua sahabat itu berpelukan teman² yang lain pun langsung ikut memeluk mereka ,di mulai dari Icha,Sisil ,Nico dan yang terakhir Radith ,mereka berpelukan layak nya teletabis .
" Udah acara peluk 2 " ucap radith " mending kita lanjut kerja biar cepat beres " sambung nya melerai pelukan .
"ngak bisa apa tunda bentar !!" kesal Sisil.
"Radith bener kok sil ,gue ngak papa ,hayuk kerja lagi " ucap Raina sambil tersenyum.
Sedang kan devano masih termenung mendengar suara merdu Raina , suara itu sangat menyayat hati di setiap bait yang terlontar dari mulut raina .
Padahal niat hati devano hanya ingin mempermalukan gadis itu ,dan lihat sekarang siapa yang kena batu nya .
"Ada apa dengan kehidupan gadis itu ,dari tatapan mata nya,gue banyak melihat rasa sakit di sana !!" Gumam nya pelan ,lalu ia menegak habis wine di tangan nya , sebelum ia tertidur di atas sofa kamar itu .
Acara pun berakhir , lunetta and the gank sedang berberes , menyelesaikan pekerjaan mereka ,.
Sekarang waktu memasuki dini hari Raina melirik jam tangan nya sudah menunjukan jam 1 malam ,.
"Guys udah selesai ??" Tanya Raina ,.
"Bentar lagi selesai kok " sahut mereka yang membereskan barang bawa an mereka .
sebenarnya bisa saja mereka menyelesaikan nya besok hari ,tapi mereka berencana meminta cuti pada sang bos Karna untuk 3 hari ke depan restoran Bryan harus tutup,dengan alasan hanya Bryan yang tau .
Setelah selesai mereka keluar dari gedung hotel bintang 5 itu , sebelum memasuki mobil seseorang berlari dengan pakaian serba hitam sambil memanggil nama Raina .
"Nona Raina tunggu " teriak orang itu ,raina yang di panggil pun menoleh begitu juga yang lain nya .
"Selamat malam nona ," orang itu sedikit membungkuk " bisa ikut dengan saya ,ini perintah tuan muda " ucap orang itu tanpa basa-basi .
"Saya ??" Tanya Raina dengan kening berkerut .
"Iya nona anda , seperti nya tak ada yang bernama Raina selain anda " ucap orang itu lagi dengan wajah datar nya .
"Untuk apa adik saya di panggil tuan muda " sekarang lunetta yang berbicara seraya menarik Raina kebelakang punggung nya .
"Ini tidak ada urusan nya dengan anda nona " sahut orang itu datar .
Lunetta tersenyum miring " DIA ADIK SAYA !!tentu saja urusan dia juga urusan saya "ucap Lunetta '',baik lah kami ingin pulang ,sampai kan pada tuan muda kami lelah ,kami ingin pulang istirahat !!" Tolak lunetta mentah mentah .
Drrrtt ponsel orang itu bergetar .
("Halo ") ucap orng itu (baik tuan )
"Nona , tunggu " sedikit berlari menghampiri Raina lalu orang itu memberikan ponsel nya pada Raina ,
"apa ini ??" tanya raina .
"telpon untuk anda " ucap orang itu
"(Halo )" ucap Raina setelah mengambil ponsel itu
(" Masuk sekarang atau kau dan teman² mu yang lain nya akan saya pastikan kaliannakan di pecat dan tak akan mendapatkan pekerjaan lain nya ") ucap suara Briton penuh dengan ancaman .
klikk , sambungan telepon itu di putus kan sepihak .
Raina melotot kaget , mendengar ancaman itu .
"BRENGSEK ,DIA PIKIR DIA SIAPA?? ,BISA MEMERINTAH SESUKA HATI,DIA PIKIR GUE APA ,HAH ??" Umpat raina kesal ,tanpa menyadari apa yang sudah ia lontarkan.
sekarang yang terkejut bukan hanya Raina , teman² nya pun beserta orang suruhan itu menatap kagum Dan kaget pada raina , suruhan sang tuan muda kagum Karna gadis kecil ini berani mengumpati sang bos ,sedang kan teman² nya kaget karna Raina yang tak pernah didengar berkata kasar pun sekarang melontarkan kata2 itu .
"Kalian pulang lah lebih dulu ,ini ngak bisa di biarin, di turutin malah ngelunjak " gemas Raina .
"NGAK !!" ucap the genk serentak .
"Gue ngak Ppa kok ,tenang aja ,tta mending Lo pulang dulu Gih ,entar gue nyusul ,'"ucap Raina lalu memeluk lunetta
"ini parihal pekerjaan kita semua jadi taruhan nya ,gue ngak mau kita semua kehilangan pekerjaan hanya karna masalah sepele " sambung Raina menjelas kan pada lunetta.
Lunetta bingung kenapa harus pekerjaan mereka yang jadi taruhan ,Raina pun tau kalau sahabat x itu pasti akan bertanya .
"Entar di rumah gue jelasin okey !!" Ucap Raina
---
**jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah biar author tambah semangat nulis nya.
maaf jika tulisan nya masih berantakan ,maklum ini karya pertama author
like, coment and vote
happy reading guys..
terimakasih****
.