
Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading *****guys*****
🍁🍁🍁🍁🍁
"ada apa tuan ?" tanya sang asisten " gadis bodoh ini baru saja mengotori pakaian ku " tunjuk sang tuan muda pada wajah Raina ,dan sang tuan muda masih setia menatap tajam Raina . "apa benar nona ?" tanya sang asisten meyakin kan .
"be benar tuan ,saya ngak se sengaja " sahut Raina tergagap , sedang kan ponsel Raina terus bergetar di saku nya ," ya tuhan tolong aku ,,guyss kalian dimana bantuin gue " lirih Raina dalam hati.
lalu Raina memberanikan diri menatap 2 orang pria di hadapan nya ,Raina mengantup kan kedua tangan nya ," okey tuan saya benar benar minta maaf tuan ,saya NGAK SE-NGA-JA , menabrak anda ,lagian disini bukan salah saya sepenuhnya salah anda juga " ucap Raina menekan kata ketidak sengaja an nya .
"kenapa anda keluar dari toko itu tanpa melihat kiri kanan,dan anda hanya fokus ke Hp anda ,seandai nya tuan ngak terlalu fokus ,mungkin anda bisa menghindari saya tadi, hai tuan di sini bukan hanya ada kalian ,masih banyak manusia di sini ,jadi wajar kalo ngak liat liat pasti ketabrak ,emang ini mall punya anda apa bisa jalan seenak nya ? " tambah Raina membela diri ,ia merasa bukan diri nya saja yang salah .
2 pria itu tak menyangka dengan perkataan si gadis di hadapan mereka ini ,salah satu pria itu pun sudah benar benar geram.
"berani nya kau menyalah kan ku " geram Devano ,ya pria itu adalah Devano dan sang asisten Kevin .
Raina menyeringai "Tuan saja bisa menyalah kan saya kenapa saya ngak?? " ucap Raina tegas ,walau dalam hati ia merapal kan banyak doa .
"waaah, gadis ini berani sekali dia ,bahkan dia berani menyeringai di hadapan seorang Devano, seandai nya gadis ini tau ,ini mall emang bener punya ni anak ,masih punya muka ngak dia yah ? " ucap kevin dalam hati merasa takjub melihat keberanian gadis di depan nya ,
"KAAAUU" tunjuk devano tepat di depan wajah Raina .
Raina pun nepis pelan tangan devano yang sedang menunjukkan nya ,"iya saya , begini tuan saya benar benar benar meminta maaf kepada anda atas kemeja anda yang sudah saya buat kotor ,disini juga bukan hanya anda yang rugi saya pun juga ,tuan lihat ini ," kata Raina sambil menunjuk gelas minuman nya yang tergeletak di samping kaki devano ,"minuman saya pun tandas tak tersisa sebelum saya menikmati nya !" tambah Raina .
Kevin kembali di buat takjub ,dan devano kembali di buat tak berkutik oleh gadis itu ,
"baiklah nona ,siapa pun dirimu lekas lah pergi ,jangan Sampai singa jantan ini kembali memperbanyak pekerjaan saya " monolog kevin dalam hati ,ia yakin tuan nya tak akan melepaskan gadis ini dengan mudah,apa lagi ia melihat sang tuan yang sudah lama tak berdebat atau berbicara panjang lebar setelah sekian lama .
Devano menelisik Raina dari ujung kepala sampai ujung kaki ia benar benar tak percaya garis kecil di depan nya berani beradu mulut dengan nya .
"baik lah tuan tuan yang terhormat ,saya permisi "ucap raina langsung berlari menjauh dari 2 pria itu , setelah ke 2 orang itu tak menjawab perkataan nya lagi .
deerrttt
deerrttt
Bestie calling .
"huuufffhhh " Raina menghela nafas sebelum menjawab panggilan lunetta .
"heem..hai" belum selesai Raina bicara sudah terdengar suara melengking dari sang penelpon.
"RAINAAAAA LO DI MANA HAH ??,NGILANG KAYA SETAN AJA LO" Serkas lunetta kesal Karna ini sudah yang ke 30 kali nya ia menelpon baru Sekarang Raina menjawab nya .
******next>>>
**jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah biar author tambah semangat nulis nya.
maaf jika tulisan nya masih berantakan ,maklum ini karya pertama author
like, coment and vote
happy reading guys..
terimakasih******