
Hai semua nya , terimakasih sudah mau mampir dan baca tulisan aku ,semoga kalian suka yah ,happy reading guys*
di saat the Genk asik bermain , pasutri yang sudah tak muda itu pun juga sibuk mengabadikan momen tersebut ,.
sedang kan di kota si tuan muda mengamati berkas Raina dan lunetta dengan teliti ,.
"Jadi mereka bukan , saudara kandung? " tanya Devano pada asisten nya ,.
"benar tuan , dan nona Raina sedang terbelit hutang dengan seorang rentenir " sahut Kevin ,.
"hutang ??" beo Devano
Kevin menganggukkan kepalanya membenar kan ," dan nona raina sebagai jaminan jika , ia dan ayah nya tidak dapat membayar hutang itu !!" tambah Kevin
Devano menyunggingkan senyum nya , bodoh sekali seorang ayah rela menjadikan putri semata wayang nya , menjadi jaminan hutang , pikir Devano ,.
"seberapa banyak uang yang mereka pinjam di sana ,sampai sang ayah rela menjadikan anak nya sebagai jaminan ?" tanya Devano ,.
" 500 juta tuan !!" sahut Kevin " dan nona harus membayar nya 10 juta / bulan " tambah nya ,.
"bagaimana bisa dia mendapat kan nominal itu ,kalau hanya berkerja di restoran milik Bryan ?" gumam Devano pelan ,.
"baiklah ,kev kau cari rentenir itu lalu bawa dia pada ku " titah Devano
"baik tuan " sahut Kevin cepat ,dan berlalu keluar dari ruangan itu ,ia langsung menyuruh anak buah nya mencari sang rentenir ,.
devano kembali fokus membaca berkas berkas itu ,.
ia mengerutkan kening nya saat membaca sesuatu yang di luar nalar pikir nya ,.
"jadi gadis ini di benci oleh ayah nya , Karna ayah nya pikir ibu nya meninggal gara gara gadis ini ?" gumam nya ,lalu kembali membolak balik kan kertas kertas itu , tak berapa lama mata nya melotot mendapati foto sebuah mobil yang ia sangat kenal ,dan mobil itu juga yang menabrak sita ,.
"bukan kah mobil ini !!! " ucap Devano menggantung ,.
"tapi apa hubungan nya dengan keluarga gadis ini , apa mungkin mereka tau tentang kejadian malam itu ?" sambungan nya ,.
lalu ia segera menelpon asisten nya kembali ,.
"kev coba kamu selidiki lagi tentang gadis ini ,semua tentang keluarga dan kenalan nya ," ucap Devano
"baik tuan ,." sahut Kevin di seberang sana ,.
devano pun mematikan telpon tersebut ,.
" kalo sampai ada sangkut paut nya , gue harus deketin gadis itu , agar bisa mencari bukti atau hal yang lain nya " lirih nya pelan ,.
kembali ke rumah nenek ,.
matahari kembali menampakkan diri ,membuat laut menjadi semakin indah ,bersama an dengan debur ombak dan kicau burung yang menjadi satu ,seolah membuat melodi yang sangat merdu di telinga siapa saja yang mendengar nya ,.
sinar itu masuk ke celah celah jendela kamar 2 gadis yang masih terlelap dengan cantik ,bahkan kedua gadis itu tak merasa terusik sama sekali walau pun sang teman teman membuat kegaduhan di lantai bawah ,.
"NIIIIKOOO " teriak Icha " SIIINIII GAAK LOO " hardik Icha dengan sapu lidi di tangan nya ,.
" udah Cha , Lo kalo ngeladenin tuh anak gak bakalIan ada abis nya ,." sela Sisil yang sudah sangat pusing ,.
" bang mending kita susulin bang Radith yuk !" ajak Dimas pada Rizky .
"yuk , siapa tau kita bisa bantu siapin acara buat nanti malam , !" sahut Rizky ,dan kedua pun langsung berjalan ke luar ,tanpa berpamitan pada Sisil maupun yang lainnya ,.
"lah kok gue di tinggal " gumam Sisil baru sadar setelah melihat punggung adik nya yang hampir hilang di balik pintu ,.
"DIIMAAASSS !!! TUNGGUUUUIINN !!" teriak Sisil dan berlalu dari sana menyusul sang adik , meninggal kan kedua pasangan itu yang masih sibuk berkejaran ,.
--------------
****jangan lupa tinggalin jejak yah guys, dukung terus yah biar author tambah semangat nulis nya.
maaf jika tulisan nya masih berantakan ,maklum ini karya pertama author
like, coment and vote
happy reading guys..
terimakasih*.
.salam sayang dari author
.latte******** ,.