Life is Mystery

Life is Mystery
Episode 9



\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


📝 Dear 이 영 재 (Lee Young Jae)


Bagaimana ini ? tiba-tiba kami harus segera kembali karna ada urusan yang sangat mendesak.


Aku benar-benar sangat menyesal..


Lain kali jika kita bertemu lagi aku akan meminta maaf padamu secara langsung.


Trimakasih untuk semua kebaikanmu dan sekali lagi aku sangat menyesal karna tak bisa menepati janji.


Kita pasti akan bertemu lagi jika kita berjodoh.


from : Alice💖


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"hahaha 미친에 !! (michine!!) {gila!!}" seru Lee Young Jae menertawakan dirinya sendiri. "재미서 (jaemiseo) {menarik}, see you soon!!"


*****



Busan


sebelumnya dikenal sebagai Pusan dan sekarang secara resmi dikenal dengan nama Kota Metropolitan Busan, adalah kota dengan populasi terbanyak kedua di Korea Selatan setelah Seoul, dengan jumlah penduduk yang mencapai 3.5 juta jiwa.


Kota ini merupakan pusat ekonomi, budaya dan pendidikan di wilayah tenggara Korea, dan pelabuhannya merupakan pelabuhan tersibuk di Korea dan tersibuk ke-9 di dunia yang terletak sekitar 120 mil (190 km) dari kepulauan Jepang sepeti Kyushu dan Honshu.


Wilayah "Zona Ekonomi Tenggara" (termasuk Ulsan dan Gyeongsan Selatan) saat ini merupakan wilayah industri terbesar di Korea Selatan.


****


Waktu menunjukkan pukul 18.30 (waktu setempat), Nicho dan Alice bertemu dengan Mr Ronald seperti yang sudah ditentukan.


Mr Ronald merupakan salah satu pebisnis veteran yang bekerja sama dengan perusahaan tempat Nicho bekerja, selama 12 tahun beliau menggeluti bidang expor impor di beberapa negara.


Beberapa tahun silam tepatnya 5 tahun lalu, Alice ikut dalam perjalanan bisnis Nicho di Brazil, Amerika Selatan.


Saat itu pada hari Sabtu yang cerah, Alice mengunjungi Fernando de Noronha untuk menikmati musim panas.




Fernando de Noronha  merupakan nama kepulauan yang berposisi di Samudera Atlantik, terletak 354 km dari pantai timur Brazil.


Pulau ini merupakan munisipalitas (distrito estatal) di negara bagian Brazil, Pernambuco.


Kepulauan Fernando de Noronha merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dengan ekosistem yang luar biasa.


Jumlah pengunjung dibatasi, tapi beberapa wisatawan yang beruntung dapat menikmati pantai yang menakjubkan dan perairan hangat yang dipenuhi lumba-lumba dan penyu, yang membuat Noronha menjadi salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia.


Alice menyibukkan dirinya dengan bermain air seharian, ia tak menghiraukan kulitnya yang sudah terbakar karena sinar matahari yang sangat terik.


Tak terasa waktu pun berlalu dengan cepat, matahari sudah mulai bergerak turun menampakkan wujud indahnya yang berwarna jingga menggoda.


Alice merasakan perutnya yang sudah mulai berteriak manja dan ia memutuskan untuk segera beranjak dari dalam air untuk segera kembali ke penginapannya yang berjarak 3jam dari tempat wisata.


Disaat Alice menunggu mobil sewaannya datang, ia melihat seorang pria yang sedang melambai-lambaikan tangannya berharap kan sebuah mobil akan berhenti dan menghampirinya, tapi tak satupun mobil yang bersedia untuk mendekat.


Alice beranjak dari tempatnya menunggu dan menghampiri pria tersebut. "can I help you ?"


"Aaah, mobilku tiba-tiba mesinnya tak mau menyala" kata pria itu sambil menunjuk ke arah mobil yang tidak jauh dari tempatnya "Sedangkan aku hanya punya waktu 5 jam lagi untuk menghadiri acara"


Pria itu masih terus mencoba melambai-lambaikan tangannya, keringat mengucur membasahi wajah pria itu yang terlihat sangat lelah.


"Lalu bagaimana dengan mobilmu ?" tanya Alice


" Aku sudah menyuruh orang untuk mengambilnya, 2 jaman lagi baru datang" jawab pria itu dengan senyum saat menatap wajah Alice yang bersimpati.


"Kalau begitu aku akan mengantarmu" kata Alice menawarkan diri saat mendengar klakson mobil sewaannya datang.


"Benarkah ? terimakasih banyak!!!" seru pria itu dengan gembira " Aku Michael Meilyr"


"Just call me 'Alice' !" Balas Alice.


****


3 jam kemudian mereka sampai di tempat yang pria itu tuju dan mengajak Alice untuk makan malam sebagai ucapan terimakasih, tentu saja Alice tidak menolak karna ia terlihat sangat lapar dan juga letih karena bermain seharian.


"Alice?" sapa seorang pria dari arah belakang.


Alice spontan memalingkan wajahnya ke arah asal suara itu "Oppa? apa yang kau lakukan disini?" dengan senyum yang tak tertahan "Apa kau ada meeting?"


"응 (eung) {ya}" Jawab Nicho sambil menggerakkan alisnya.


" Michael?" sapa seorang pria paruh baya di belakang Nicho.


" Pa?" kata Michael sedikit terkejut.


"Apa kalian saling kenal?" tanya pria paruh baya itu yang tidak lain adalah ayah dari Michael sambil melihat ke arah semua orang di hadapannya.


" Oh, mari saya perkenalkan" Jawab Nicho " Mr Ronald ini saudara perempuan saya Alice! Alice ini Mr Ronald!".


"Oh Alice! nice to meet you!" seru Mr Ronald dengan senyum lebar.


" Nice to meet you too, Sir !" Balas Alice berjabat tangan.


Michael mendadak ikut berdiri ingin berpartisipasi "And his my son, Michael" kata Mr Ronald memperkenalkan "And Mr Kim "


"Hi, nice to meet you!" Michael dengan senyum cemerlang.


"Nice to meet you!" kata Nicho "I'm Nicholas Kim! bagaimana kalian bisa saling kenal? aku tak pernah dengar sebelumnya!"


"네 ? (ne?) {ya?}" ekspresi bingung serta intimidasi terlihat di wajah Nicho.


Alice hanya bisa menahan tawa melihat reaksi kakak tercintanya itu, ia tahu kalau sang kakak sangat overprotektif padanya jadi sering kali ia melakukan hal konyol untuk melihat ekspresi wajah Nicho seperti saat ini.


"Sebaiknya kita duduk dulu" kata Alice menyela sambil mempersilahkan Mr Ronald untuk duduk.


"Kalau bukan karna Alice, mungkin aku sekarang masih belum ada disini dan akan kehilangan tender besar!" jelas Michael "Aku benar-benar berterimakasih padanya!"


"I'm not, aku hanya tak sengaja bertemu dan memberikannya tumpangan saja" jawab Alice dengan senyum manisnya.


****


Begitu awal mula Alice bertemu dengan keluarga Meilyr, dan menjadi sangat dekat sampai sekarang.


Mr Ronald datang ke Busan untuk mengurus pekerjaannya selama 3 hari dan sekaligus ingin menemui Alice saat dengar kedatangannya.


"Aku dengar saat ini Michael sedang ada di Bali ?" tanya Nicho.


"Haha ya kau benar, katanya ia ingin langsung menemui Alice setelah sekian lama tak bertemu" jawab Mr Ronald "Tapi ternyata kau malah ada disini !! hahaha"


"Aah benarkah?!!" kata Alice sedikit menyayangkan "Terakhir kali kami bertemu saat musim panas tahun lalu di San Diego? setelah itu kami belum bertemu lagi karena jadwalnya yang terlalu padat"


Walaupun umur Alice dan Michael terpaut 4 tahun, tapi Meraka bergaul seperti layaknya teman sepermainan.


Tak ada yang bisa membatasi mereka jika mereka sedang bersama.


terrtt terrtt terrtt


Ponsel Alice bergetar dan terlihat nama 'Michael' di layar "Ah yang dibicarakan nongol!" kata Alice menunjukkan ponselnya kepada Mr Ronald dan Nicho kemudian berdiri pergi untuk mengangkatnya "Hi!! ap..."


"Are you with my father ?" sahut Michael sebelum Alice menyelesaikan, dan mereka berbicara secara bergantian.


"Yeah!" jawab Alice


"Oh sh**s !!" kata Michael


"Why?"


"Apapun yang dikatakannya jangan dimasukkan kedalam hati, okay?!!"


"Like what?"


"Dia ingin memintamu untuk menikahiku"


"Oh"


"ehey.. oh~?"


"hahaha, kenapa kau heboh sekali?"


"Memang kau tidak? dasar gila! hahaha"


"hahahaha"


"**Kalau aku sih tak masalah menikah denganmu, lagi pula kita berdua cocok satu sama lain"


"Tapi aku yakin kau tidakkan ?! aku hanya ingin memberitahukanmu sebelumnya biar kau tak kaget, tapi ternyata sia-sia ku lakukan!?! hahaha**"


"Hahaha aigo!! but, thanks!!"


"Anytime"


"응 (eung)"


"okey, see you letter sweetie! beritahu aku jika kau butuh sesuatu?! aku akan segera kesana!"


"okey, see yaa!"


****


"Bagaimana ? apa dia akan kesini ?" tanya Mr Ronald sesaat setelah Alice kembali.


"Yeah" jawab Alice dengan senyum


"Bagaimana ? apa kau mau menikah dengannya ?" tanya Mr Ronald dengan senyum ramah "Aku harap kau bersedia"


Nicho tak menunjukkan perubahan ekspresi pada wajahnya setelah mendengar perkataan Mr Ronald karna ia sudah bisa menebak apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi, jadi saat ini ia terlihat sangat tenang.


Alice menunjukkan sunyum terbaiknya dan berkata dengan sangat manis "Bukankah kita sudah seperti keluarga ? akan terasa aneh jika menikahi keluarga sendiri"


"Lagipula aku masih belum terpikirkan untuk menikah, saat ini aku sedang mendaftar untuk sekolah lagi" lanjut Alice


"Benarkah ?!" kata Mr Ronald bangga "Inilah yang ku suka darimu! hahahaha baiklah, untuk saat ini aku tak akan mengusikmu tentang pernikahan! tapi tentu saja aku takkan menyerah untuk benar-benar menjadikanmu bagian dari keluarga Meilyr!!"


Alice hanya membalasnya dengan senyuman lebar di wajahnya yang kecil, yang membuatnya memperlihatkan barisan rapi giginya yang putih.


bersambung....


PS : sekedar informasi, tidak ada marga Lee dan Kim ya di Korea!


yang ada itu :


이 \= i


김 \= gim


Walaupun biasanya ditulis dengan 'Lee' dan 'Kim' tapi bacanya tetap:


Lee \= I


Kim \= Gim


Jangan sampai salah baca yaaa..😊💋