
Keesokan Harinya
Alice brangkat pagi-pagi sekali, tak ada seorangpun di dalam kelas.
Ia memutuskan untuk duduk di kursi yang kemarin ia tempati dan mengeluarkan sebuah buku dari dalam tasnya, ia mulai membaca halaman demi halaman.
Beberapa saat kemudian entah mengapa Alice mulai merasa bosan dan mengantuk hingga ia memutuskan untuk berhenti dan memposisikan kepalanya di atas meja untuk tidur sejenak.
Braaakkk!!
Alice dikejutkan dengan suara yang sangat keras di dekat kepalanya, seketika itu ia langsung tersontak bangun hingga menyentuh dadanya yang berdegup dengan kencang. "뭐야 이게 (mwoya ige) {apa ini} ?!!" serunya
"너 가 (Neo ga) {kau pergilah}" terdengar suara seorang pria dari sebelah kirinya "Siapa yang menyuruhmu duduk disisni ?!"
"뭐 ? (mwo ?) {apa?}" kata Alice
"가.. 가라고 (ga.. garago) {Aku bilang pergi}" kata pria itu
"싫어!(silheo!) {tidak!}, aku sudah duduk di sini dari kemarin" kata Alice sambil menempatkan posisinya lagi untuk kembali tidur "Bukankah ini sudah beda sebangku jaraknya? tenang aja, aku tidak akan mengganggumu!"
"Apa kau tak mengenalku?" tanya pria itu
"Apakah harus?" Jawab Alice sambil segera memejamkan mata "Aku migrain, aku mau tidur sebentar"
Pria itu tak menjawab dan malah ikutan tidur dengan posisi wajah membelakangi Alice.
Tak lama setelah mereka tertidur pulas, para pelajar lainnya mulai berdatangan.
"Kyaaa 박 태 원 있다 (Park Tae Won issda) {itu Park Tae Won} !!!"
"Kyaaa akhirnya dia masuk lagi!!"
"Dia sedang tidur, kita dekati yuuk?"
Seru beberapa orang yang sudah diperkirakan adalah fans dari Park Tae Won, pria yang sedari tadi tidur disebelah Alice.
Mereka mulai mendekati idolanya dan terus berbicara dengan semangat hingga membuat Alice sedikit terganggu dengan suara mereka.
"시끄러! 죽골래?! (siggeureo! juggollae?!) {berisik! apa kalian mau mati?!}" seru Park Tae Won dan sesaat melirik ke arah Alice untuk memastikan suaranya tak menggagu tidur pulas gadis itu.
Saat Park Tae Won melirik ke arah Alice, para fansnya pun juga turut melihat ke arah Alice berada dan mulai berbisik tentangnya.
"Berani sekali dia tidur disitu?"
"Tak bisa dibiarkan!"
"안가? (anga?) {tidak pergi?}" kata Park Tae Won dengan mata yang mengintimidasi "가 (ga) {Pergi}!!"
Melihat suasana hati sang idola tak begitu baik hari ini, para fans pun pergi meninggalkannya dengan berlahan sambil terus melihat beberapa kali kearah sang idola.
Bukan hanya hari ini, sebenarnya setiap hari pun sikap Park Tae Won memang seperti itu dan bisa dibilang 'tak ramah' sama sekali.
Dia bukanlah seorang Idol yang seperti kalian ketahui selama ini, ia hanya seorang pria kaya tampan nan badung, walaupun ia selalu sering tidur saat kelas dan bahkan kadang tak masuk, tapi ia selalu mendapat peringkat pertama di angkatannya.
Itulah yang membuatnya semakin mempesona dan bahkan memiliki fanclub sejak ia duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Saat didalam kelas Alice jarang sekali berbicara, berinteraksi dan yang paling penting gadis itu tidak seberapa tertarik pada Park Tae Won.
Mungkin karena itulah Park Tae Won tak mempermasalahkan Alice yang duduk disebelahnya? karena seperti yang diketahui semua orang kalau pria itu paling tidak suka jika ada orang yang berada didekatnya.
Sepulang dari kampus, Alice langsung menuju tempat ia bekerja yang letaknya tidak jauh dari kampus.
Selama 6 jam ia bekerja sebagai seorang pramusaji di restoran Italia dan setelah itu ia akan pergi ke cafe untuk istirahat sejenak selama kurang lebih setengah jam dengan ditemani oleh segelas strawberry milkshake.
Dilain hari ia akan bekerja di restoran China sebagai seorang pencuci piring dan sesekali ia akan pergi ke Hongdae untuk menikmati jajanan malam disana.
Hongdae adalah sebuah wilayah di Seoul, Korea Selatan dekat Universitas Hongik.
Daerah ini terletak di Mapo-gu di ujung barat Seoul, membentang dari Seogyo-dong ke Hapjeong-dong.
Hongdae merupakan tempat yang dikenal dengan suasana yang muda dan romantis, budaya underground, dan kebebasan mengekspresikan diri. Kafe unik, live kafe dan klub, pasar seni, toko-toko aksesoris, galeri yang nyaman, toko-toko fashion, dan restoran gourmet yang membuat tempat ini menjadi populer sebagai tempat hang-out untuk anak muda setempat dan juga tempat ini menarik untuk berjalan-jalan.
bersambung...
Hawa dingin sudah mulai berkurang dan kuncup bunga pun mulai tumbuh diberbagai sisi pohon, hal itu menandakan bahwa musim semi telah tiba.
Musim semi merupakan musim penuh cinta, apakah kelopak bunga akan bermekaran di sekitar Alice?
Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi.
Author harap semoga para pembaca memiliki musim semi kalian masing-masing dan berbahagia juga atasnya😊