
"Alice Alice Alice!!" seru seorang pria yang sedang duduk didepan Alice "Alice Alice!!!"
"Wae??!!!!!" kata Alice tidak sabaran "Apa kau tak ada kerjaan lain ?!"
"Yaa!! kita sudah lama tak ketemu kau malah asyik baca buku ?!!" kata pria itu
"Komik! komik!" kata Alice menekankan
"Ok aku ulangi!" kata pria itu "Yaa!! kita sudah lama tak ketemu kau malah asyik baca komik?!!"
"Apa kau sedang bosan ?" tanya Alice sambil terus membaca komik yang dipegangnya.
"네~!!! (ne~!!!) {ya~~~!!!}" seru pria itu.
"Kalau bosan kau bisa membaca ini bersamaku" kata Alice sambil menyodorkan setumpuk komik yang belum dibacanya.
Pria itu menggaruk kepalanya dengan frustasi dan mulai merengek ditempat duduknya "Lalu untuk apa kita ketemuan kalau kau tak mau main denganku?!"
"Kau yang menghampiriku bukan aku yang menghampirimu!" kata Alice cuek "Lagipula ini perpustakaan, apa kau tak bisa lebih tenang sedikit?!! kau akan menggangu yang lainnya"
"Maka dari itu ayo main denganku! daripada kau hanya baca komik di perpustakaan umum? mana yang lebih masuk akal?!" kata pria itu semakin merajuk.
"Aigo! para fans mu akan gila kalau tahu kau seperti ini!" kata Alice menggoda "Kau bisa bermain bersama mereka jika kau mau! hahaha mereka pasti akan berteriak 'Tae Won oppa!! Tae Won oppa!!!' wkwkwkwk"
"Apa kau bosan hidup ?! sini ku bunuh kau sekarang !!" kata Tae Won sambil memiting leher Alice dan menggosokkan tinjunya ke kepala gadis itu.
ssssttttt!!!!!
Beberapa orang sudah mulai terganggu dengan keributan yang dibuat oleh Tae Won, Alice segera meminta maaf dengan suara yang sangat lirih dan menyeret Tae Won keluar dari perpustakaan itu.
Ini hari libur Alice dan ia berencana untuk membaca komik seharian dan tidur setelah kemarin bekerja keras dari pagi hingga malam selama 3 hari berturut-turut.
Biasanya ia hanya bekerja satu shift pada hari Selasa, Kamis dan Minggu saja, tapi karena ia ada acara untuk minggu depan jadinya ia menggabungkannya menjadi satu selama 3 hari.
*****
"Barbeque party ? sekarang?" tanya Alice "Dimana ?"
"Dirumahku" jawab Tae Won "Aku sudah mengundang semuanya! hehehe"
"Mengundang semuanya?" tanya Alice penasaran "누구? (nugu?) {siapa?}"
Tae Won tidak mendengarkan pertanyaan Alice dan segera menarik tangan gadis itu menuju tempat parkir.
"Naiklah" katanya setelah membukakan pintu mobil untuk Alice.
Alice menuruti perintah Tae Won dan masuk kedalam mobil.
Mereka melaju dengan cukup kencang sehingga tak butuh waktu lama untuk bisa sampai ke tempat Tae Won tinggal.
Rumah tingkat dengan gaya modern yang cukup besar dan halaman yang sangat luas serta kolam renang dibelakang rumah yang menandakan kekayaan yang dimilikinya.
"뭐야 이게? (mwoya ige?) belum ada satupun yang datang ?!" kata Alice sedikit kecewa.
"Mereka datang sekitar satu jam lagi!" kata Tae Won "Cepat bantu aku untuk menyiapkannya"
"Aigo cham! kau menyuruhku bekerja di hari liburku!!" kata Alice sambil melakukan apa yang harus dilakukannya untuk menyiapkan perapian dan bahan-bahan yang akan digunakan.
Ia membuat beberapa tusukan sosis, daging dan sayuran untuk barbeque dan ada pula daging yang akan langsung dipanggang, dari yang biasa sampai yang sudah berbumbu dan tentu saja bukan Alice yang membuatnya, Tae Won sudah memesan itu semua sebelumnya.
Tae Won mulai memperkenalkan Alice kepada semua teman-temannya yang berjumlah 5 orang (3 pria dan 2 wanita), mereka semua adalah teman sepermainan Tae Won serta teman sekelas saat SMP dan SMA.
"Apa sudah datang semua?" bisik Alice pada Tae Won.
"Satu lagi, tapi yang satu ini sangat menyebalkan!" kata Tae Won "Sepertinya dia sedikit terlambat"
"Apa lebih menyebalkan dari pada kau?" goda Alice.
"Kau mau mati ?!" kata Tae Won dengan canda "hahaha"
"Oh! kau sudah datang?" tanya salah seorang teman Tae Won
Alice menoleh kearah asal suara dan penasaran dengan siapa yang datang "Kim Baek Hyeon ssi?" seru Alice terkejut karena tak menyangka akan bertemu dengan orang yang dikenalnya.
"Kim Alice ssi? kenapa kau ada disini ?!!" kata Baek Hyeon juga terkejut melihat sosok Alice.
"Oho~ Nama marga kalian sama hahaha!! sepertinya kalian sudah saling mengenal" kata Tae Won "Kalian kenal dimana?"
"그양 (geunyang) dia teman sepupuku" jawab Baek Hyeon
"Sepupumu yang mana ?" tanya Tae Won penasaran.
"Kak Hwan Jae" jawab Baek Hyeon sambil berjalan menghampiri Alice.
Ia mendekatkan wajahnya ke telinga Alice dan berbisik "Apa kak Hwan Jae tahu kau ada disini? bukankah kau pacarnya?"
"네? (ne?) hahaha 나 아니야 (Na aniya) {bukan aku}" jelas Alice sedikit geli dengan perkataan Baek Hyeon "Hwan Jae dan aku hanya berteman, aku tidak punya pacar hahaha"
"그래요? (geuraeyo?) {benarkah?) ah sorry, kupikir kau pacarnya karena kalian terlihat sangat dekat waktu itu" kata Baek Hyeon.
"Hahaha gwaenchanhnayo" kata Alice.
Setelah sesaat melihat Baek Hyeon melirik kearahnya dan ke arah Tae Won ia langsung mengerti apa yang ada di pikiran pria itu dan berkata "Tae Won dan aku teman sekelas, jadi dia juga mengundangku kesini"
"Kami juga penasaran, karena biasanya dia tak pernah bisa dekat dengan orang lain selain kami ber-6" sahut salah satu dari mereka yang datang.
Sementara yang lainnya menyerbu Alice dengan berbagai pertanyaan, Baek Hyeon dengan tenang memanggang semua daging yang ada dan menatanya di atas piring besar di atas meja.
Setelah selesai memanggang ia mulai membuat ssam untuk dirinya sendiri dan berkata "Kalian terlalu banyak bicara, jika tak segera makan? aku akan menghabiskan semuanya!!"
Setelah mendengar perkataan Baek Hyeon, tiba-tiba mereka semua berhenti berbicara dan mulai makan, Alice yang melihatnya hanya bisa mengikuti mereka tanpa bertanya dan makan dengan tenang.
Setelah selesai makan, Tae Won berbisik kepada Alice bahwa Baek Hyeon paling benci orang yang berbicara saat sedang makan, jika ada yang berbicara bisa-bisa ia akan membalik mejanya dan pergi begitu saja, maka dari itu tak ada seorangpun yang berani berbicara saat sedang makan bersama Baek Hyeon.
"Dia benar-benar menyebalkan kan ?!" katanya.
Alice hanya menanggapinya dengan tawa kecil, dia tahu betul dengan kebiasaan Baek Hyeon itu.
Karena di keluarga Alice atau lebih tepatnya di keluarga kakeknya, mereka juga sangat tidak suka jika ada yang berbicara saat berada dimeja makan bahkan cara duduk dan sikap pun harus kita jaga misalnya dengan duduk tegap, tidak boleh mengangkat kaki, tidak boleh ada suara saat sedang makan, tidak boleh menyisakan makanan dan lain sebagainya.
Semua hal itu mengingatkan Alice akan kenangan indah bersama keluarga besarnya yang tidak akan pernah ia lupakan, walaupun saat ini hanya tinggal berdua saja dengan Nicho sang kakak tercinta, tapi ia sangat bersyukur karena masih dikelilingi oleh teman-teman yang menyukainya.
bersambung....
PS :
Ssam (membungkus) adalah jenis masakan Korea yang biasa dimakan dengan cara dibungkus terlebih dahulu. Biasanya ssam adalah daging panggang dan kombinasi ssamjang yang pedas atau kimchi dan bisa juga ditambahkan bawang mentah dan cabai hijau. Pembungkusnya adalah daun sayur segar seperti daun perilla, sawi putih, daun selada dan lain sebagainya.