Life is Mystery

Life is Mystery
Episode 20



Musim Gugur, di musim ini udaranya lebih kering namun sejuk bahkan cenderung dingin.


Pada siang hari akan terasa panas, sedangkan di pagi dan sore hari akan terasa lebih dingin, banyak warga yang mulai mengenakan coat atau sweater pada malam hari karena dinginnya.


Cuaca hari ini langit terlihat sangat berawan dan ramalan cuaca mengatakan akan turun hujan pada malam hari dan itu akan menambah udaranya semakin dingin.


Setelah pergi berbelanja kebutuhan rumah, Alice hanya diam didalam rumah seharian dan menata barang-barang yang akan dibawanya kedalam koper dan pergi berlibur keesokkan harinya bersama dengan sang kakak.


Tanggal 8 Oktober merupakan peringatan hari pernikahan mendiang orang tuanya.


Seperti yang selalu mereka lakukan, Nicho dan Alice akan pergi berlibur dan membuat mini party untuk mengenang masa-masa bahagia saat mereka semua masih berkumpul bersama.


*****


Keesokan harinya langit masih terlihat sedikit berawan akan tetapi akan cerah sepanjang hari.


Pukul 7:30 (waktu setempat) Nicho sudah menunggu Alice didepan rumah dengan tenang sambil bersandar di mobil yang dikendarainya.


Ia membukakan pintu mobil setelah melihat adiknya berjalan mendekat dan menaruh koper Alice ke dalam bagasi.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka akan berlibur didekat pantai dan sudah menjadi rutinitas mereka karena mengingat mendiang kedua orang tuanya sangat menyukai pantai.


Kali ini destinasi pertama mereka adalah pergi ke Sado Island.


Sado Island atau lebih dikenal sebagai pulau Dinosaurus merupakan salah satu dari tempat di dunia dengan trek Dinosaurus yang diawetkan.


Daerah ini sangat terkenal dengan banyak fosil dari masa kapur dan terdapat jejak-jejak kaki yang panjangnya bisa mencapai 84 meter yang terawat dengan sangat baik.


Tidak hanya itu, pulau Sado juga memiliki pantai yang sangat jernih dan indah untuk dinikmati.


Sebelum itu Nicho dan Alice akan menaiki kapal feri di Yeosu yang terletak di ujung selatan Korea Selatan untuk dapat mengunjungi pulau Sado dan tak perlu menunggu pengumuman saat sampai karena kita akan langsung tahu dengan melihat dua ekor dinosaurus yang sangat besar menyambut dengan rahangnya yang terbuka.



Alice dan Nicho menikmati satu hari ini dengan tur ala Jurassic Park, mereka tampak bersemangat dan bersenang-senang melihat banyaknya fosil-fosil serta jejak kaki yang sangat mengagumkan bagi mereka.


Bukan hanya itu saja, melihat pantai yang sangat jernih membuat hati Kim bersaudara berdebar dan ingin segera bermain air hingga menanti datangnya matahari terbenam yang tidak kalah indahnya.


*****


Malam menjelang, Nicho dan Alice beristirahat lebih cepat agar bisa bangun lebih awal.


Mereka harus bangun pukul 5:00 (waktu setempat) dan bersiap-siap agar tidak tertinggal oleh kapal feri yang akan mereka naiki, dan melanjutkan perjalanan mereka menuju pulau Jeju yang tidak sempat mereka nikmati kala itu.


*****


Bersama dengan langit yang cerah, Park Seo Jun menyambut Nicho dan Alice dengan ceria di pintu kedatangan 제주국제공항 (Jejugugjegonghang) {Bandara internasional Jeju}.


Kali ini mereka akan berlibur bertiga karena Seo Jun yang tidak bisa tenang mendengar kabar kedatangan Nicho yang telah lama ia nanti-nantikan.


Seperti biasa mereka menginap di 'K Hotel and Resort' yang memiliki pemandangan pantai yang sangat indah serta ditempat itu juga Nicho dan Alice memiliki kenangan indah bersama keluarga besarnya.


Rasa haru dan bahagia tergambar pada wajah mereka saat memasuki hotel berbintang lima tersebut, kenangan-kenangan indah dulu mulai bermunculan satu demi satu dan membuat Alice sesekali menarik sudut bibirnya yang mungil dan tertawa kecil karenanya.


Setelah selesai merapikan barang bawaan mereka, mereka bertiga mencari tempat makan yang murah dan enak untuk mengisi kekosongan diperut mereka sesuai permintaan Alice.


Makanan dari hasil laut merupakan pilihan utama mereka yaitu godeungeo gui, Haemultang dan tidak ketinggalan juga ada udang bakar kesukaan Alice.


Godeungeo gui atau lkan makarel bakar memiliki rasa yang sedikit asin hingga asin (tergantung selera) serta memiliki daging yang gurih.



Sedangkan Haemultang merupakan sup seafood pedas yang memiliki rasa unik dan segar.


Ketika memasak Haemultang, bumbu, kaldu, dan air diletakkan di atas wadah dengan api yang memanasinya. Setelah itu, bahan makanan laut, seperti cumi-cumi, kepiting, gurita, udang, sampai kerang pun dimasukkan kedalamnya serta sedikit tambahan sayuran untuk memperkaya rasanya.



Setelah memanjakan lidah dan perut, mereka memilih untuk berjalan-jalan dipinggir pantai sembari mencerna makanan yang tadi mereka makan.


Seo Jun sangat senang dengan kedatangan Nicho, ia mulai menempel dan berbicara tanpa henti hingga membuat Alice merasa seperti orang ketiga di antara mereka.


Agar tidak kalah, Alice merangkul tangan sang kakak dan sesekali melempar lidah pada Seo Jun yang menandakan bahwa 'ia adalah milikku' dan Nicho pun hanya tertawa melihat tingkah kekanak-kanakan yang mereka tunjukkan.


Udara sudah mulai terasa dingin, Alice memutuskan untuk kembali ke kamar hotel agar ia bisa membaca serta bermanja didalam bak air hangat.


Sedangkan Seo Jun menarik Nicho untuk menemaninya minum dan menghangatkan badan di bar hotel.


*****


Keesokan harinya cuaca terlihat sangat cerah dan sedikit berangin.


Setelah menyantap makanan untuk mengganjal perut di pagi hari, mereka menyewa sebuah mobil dan pergi menuju ke Gua Manjanggul.


Gua Manjagul merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang terbentuk lebih dari 2.5 juta tahun yang lalu.


Gua ini memiliki tunnel lahar terpanjang di dunia, Manjanggul juga terkesan lebih menawan karena lampu warna-warni yang menerangi dalamnya.


Ada banyak binatang malam yang tinggal dalam gua ini, jadi tak heran jika mendengar suara kelelawar terbang saat sedang menelusuri gua.


Gua Manjanggul memiliki panjang hingga mencapai 13 kilometer dan memiliki suhu udara antara 11 sampai 21 derajat membuat gua ini hanya dapat ditelusuri hingga 1 kilometer saja karena lokasinya yang berada dalam tanah.





Setelah berhasil menikmati pemandangan yang menakjubkan, para pecinta alam (Nicho, Alice dan Seo Jun) singgah sejenak ke Pantai Woljeongri untuk menikmati santap siang.


Pantai Woljeongri memiliki serangkaian kafe trendi dan nge-hits serta bangku warna-warni yang menjadi daya tarik disepanjang pantai.


Makan siang serasa lebih menyenangkan dengan pemandangan pantai yang sangat memanjakan mata hingga membuat selera makan Nicho, Alice dan Seo Jun meningkat.



Setelah makan dan beristirahat sejenak, Kim bersaudara dan juga Seo Jun segera melanjutkan perjalanan mereka.


Kali ini mereka akan melihat para penghuni lautan yang sangat mempesona di Aqua Planet Jeju.


Aqua Planet Jeju adalah akuarium terbesar di Asia dan rumah bagi lebih dari 5,000 binatang laut.


Kim bersaudara sangat terpesona dengan pemandangan yang mereka lihat didepan mata dan berseru "Woow!!" saat mereka merasa takjub dengan ciptaan Tuhan itu (penghuni lautan).


Begitu pula dengan Seo Jun, walaupun ia sudah beberapa kali kesana tapi reaksi yang dikeluarkannya tak jauh berbeda dengan Kim bersaudara.





Nicho dan Alice juga mencoba untuk merasakan beberapa makhluk laut di Touch Pool (Kolam Sentuh) dan tak lupa juga untuk pertama kalinya mereka dapat memberi makan ikan pari sebagai pengalaman pertama mereka.


*****


Waktu menunjukkan pukul 18.30 (waktu setempat) dan waktunya untuk pulang dan bersantap malam.


Hari yang sangat-sangat menyenangkan bagi Alice, itu menjadi sukacitanya dan bertambah pula rasa syukur Alice kepada Tuhan.


Bukankah Tuhan sangat baik kepada kita ? Ia memberikan kita semua Bumi yang sangat luar biasa, juga hasil laut yang tiada tara dan tak akan pernah ada habisnya.


bersambung....