
Hawa dingin sudah mulai berkurang dan kuncup bunga pun mulai tumbuh diberbagai sisi pohon, hal itu menandakan bahwa musim semi telah tiba.
triiing triiing~ triiing triiing~
"Ya" kata Alice mengangkat teleponnya yang menunjukkan nama 'Bae Eun Na' calling dan berbicara secara bergantian.
"언니 뭐해요? (eonni mwohaeyo?) {kakak sedang apa?}"
"그양.. 왜? (geunyang.. wae?) {kenapa?}"
"Apa nanti malam kakak ada acara?"
"Tak ada"
"Ayo ikut kami!"
"어디가? (eodiga?) {kemana?}"
"Party!"
"Aigo, apa kau sudah ketularan Hye Ra?"
"Ayolah ka, sebentar lagi kami jemput!"
"알하서 (alhaseo) {baiklah}"
"Tunggu yaaa!!"
"응 (eung)"
****
Setelah menutup telepon, Alice langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap-siap karena saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 17.18 (waktu setempat).
Hari ini tidak banyak yang dilakukan oleh Alice, ia hanya bersantai sambil ditemani beberapa buku yang dibacanya.
20 menit kemudian Jin I, Hye Ra dan Eun Na tiba di rumah sederhana Alice yang berukuran 5x7 m2 dengan satu tempat tidur, satu meja belajar serta kamar mandi dan dapur berukuran kecil.
Walaupun demikian kamar Alice sangatlah bersih dan nyaman hingga membuat ketiga temannya itu sering berkunjung dan kadang sampai menginap walaupun kenyataannya kamar tidur mereka bertiga 2-3 kali jauh lebih besar dari pada kamar tidur Alice.
"Di hari minggu pun kau masih tetap membaca?!" seru Hye Ra sambil membolak-balikkan buku diatas meja yang masih dibaca oleh Alice "Seharusnya kau lebih sering bersenang-senang kak!"
"Dasar ratu party!!" celetuk Jin I "Jangan mau terkontaminasi olehnya, kak!"
Alice hanya tertawa melihat pergumulan Hye Ra dan Jin I yang tak pernah mengecewakan setiap kalinya.
Walaupun mereka sering tidak akur akan tetapi mereka sangat perduli satu sama lain, hal itulah yang membuat Alice sangat nyaman bersama mereka.
"Sudah sudah! apa kalian tak bosan ribut mulu tiap hari?!" kata Eun Na yang sedari tadi menjadi tameng pemisah antara mereka berdua.
"Apa ada semacam dress code?" tanya Alice saat melihat pakaian dan aksesoris yang dikenakan ketiga temannya itu "Kenapa kalian pakai baju putih-putih begitu!"
"Ya!" jawab mereka serempak "Hitam putih"
"Aku lebih suka warna hitam" kata Alice tersenyum melihat pakaian yang dikenakannya.
"안돼! (andwae!) {tidak!}" seru mereka bertiga dengan kompak.
"Kakak juga harus pakai baju warna putih!" kata Eun Na dengan mata berbinar "Pasti akan terlihat lebih cantik!"
"Aku sudah menyiapkannya untukmu!" kata Hye Ra sambil menyodorkan sebuah kotak "Buruan ganti!"
"Apa ini tak terlalu terbuka?" tanya Alice saat iya melihat pakaian yang diberikan.
"아니에요 (anieyo) {tidak}" kata Jin I sambil memperlihatkan pakaian yang dikenakannya yang terlihat sangat sexy "Apa kau mau pakai pakaianku?"
"Ok aku ganti sekarang!" kata Alice langsung memutar badan menuju kamar mandi dengan cepat.
Jin I, Hye Ra dan Eun Na tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku Alice.
Alice memilih pakaian yang diberikan oleh Hye Ra dari pada pakaian yang dikenakan oleh Jin I, itu terlalu sexy bagi Alice.
****
Membutuhkan waktu 43 menit untuk sampai ke tempat acara dari rumah Alice.
Kartu undangan VIP sangat berlaku saat kami memasuki gedung acara, dan semuanya terlihat serba hitam dan putih.
Setelah memasuki ruangan, terlihat banyak sekali wanita cantik yang mengenakan pakaian terbaik mereka yang memperlihatkan bentuk tubuh mereka yang menawan dan bukan hanya itu, para pria pun tak kalah halnya dengan penampilan mereka.
Banyak sekali pria tampan dan wanita cantik yang hadir pada acara itu.
Musik yang menggema, banyaknya minuman dan desert di setiap sudut tempat, dan tentu saja pengunjung tidak akan kecewa.
"Hahaha benar-benar pesta yang meriah!' seru Alice dalam hati.
"Eonni, let's making move!!" seru Hye Ra "Ayo ikut menari!"
"아니에요 괜찮습니다 (anieyo gwaenchanhseubnida) {tidak terimakasih}" kata Alice menolak dengan sopan sambil membungkukkan badannya dan menunjuk sebuah sofa di lantai 2 "Aku akan duduk disana"
Hye Ra hanya menekuk jarinya membentuk tanda ok kepada Alice dan langsung terjun ke dalam kerumunan.
Sedangkan Jin I sudah sedari tadi menemani Eun Na ke meja penuh desert yang sangat digemari oleh si magnae.
Sebelum naik ke lantai 2 tentu saja Alice memesan segelas jus jeruk untuk diminum olehnya, ia tak terlalu suka minuman keras kecuali wine itupun tidak terlalu banyak walaupun kadar toleransi alkohol Alice sangat baik.
Alice duduk bersandar pada sofa sambil melihat-lihat ke arah orang-orang yang sedang asyik menari di lantai dasar dan sesekali menggoyangkan kepala serta bahunya mengikuti irama, tak luput juga ia menggerakkan tangan serta badannya berlahan.
Waktu sudah berlalu selama 30 menit tanpa terasa, Alice memutuskan untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan pakaiannya yang tanpa sengaja tersiram oleh seseorang saat hendak akan menghampiri Jin I dan Eun Na.
"Bagus, nodanya tak bisa hilang!" kata Alice bersimpati pada pakaian yang dikenakannya.
****
Saat keluar dari kamar mandi tiba-tiba ada yang memakaikan jas pada Alice dari belakang dan langsung mendekap tubuh Alice dengan erat.
"I missed you so much darling!!" terdengar suara yang sangat tidak asing ditelinga Alice.
"이 환 재 !! (Lee Hwan Jae!!)" seru Alice seketika berbalik memeluk pria itu dengan erat.
bersambung....