
Jika kalian bertanya pada orang-orang tentang ‘desa tersembunyi shinobi’, makakalian pasti menemukan banyak sekali penduduk—mereka yang tidak punya cinta pada shinobi ataupun tanah asalnya—yang membayangkan sebuah tempat yang ditutupi pegunungan di setiap sisinya.
Tentu saja, penduduk itu akan mengatakan, itu pasti desa-desa yang tidak berhubungan dengan dunia luar, benar-benar terisolir dari tempat lainnya, sejenis ‘pulau yang mengambang di atas laut’, terbelakang dan tidak berkembang.
Pasti mereka akan mengatakan, sebuah desa tersembunyi adalah tempat dimana hanya orang yang bodoh yang mau mengunjunginya, dan yang lebih lagi, tempat yang hanya akan bisa ditemukan dengan penuh kesulitan. Sebuah ‘desa tersembunyi shinobi’ pastilah tempat sejenis itu.
Itulah yang kebanyakan orang pikirkan.
Tapi, kenyataannya sangat berbeda.
Konoha mempunyai monumen yang sangat populer di gerbang masuknya, yaitu “Gerbang AUN”**.
Jika orang biasa memasuki Konoha untuk pertama kali, mereka akan tercengang karena pemandangan yang menyambut mereka setelah melewati gerbang itu: sebuah desa besar dan luas yang dibanjiri aktivitas dan penduduk yang sangat banyak.
Desa itu secara konstan terus dipelihara dan berkembang, dan isinya bukan cuma sekedar tempat tinggal penduduk. Disana terdapat banyak sekolah, rumah sakit,tempat-tempat belanja, bahkan tempat rekreasi. Disana terdapat semua hal yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sepenuhnya.
Semua pembangunan yang mungkin dilakukan bisa ditemukan di pusat desa itu. Ukuran Konoha adalah ukuran yang jika kalian menyebutnya ‘kota yang seperti Negara’, maka itu tidak bisa dibilang salah.
Konoha adalah sejenis lingkungan dimana kalian bisa menjalani kehidupan kalian tanpa keluar batas satu langkahpun, dan tidak akan pernah menginginkan yang lebih, tidak akan pernah kekurangan rasa nyaman.
Dan kota besar ini terletak di dalam rimbunnya hutan.
Itulah desa Konoha yang sebenarnya : kota besar yang hadir di antara rimbunnya hutan.
Desaitu awalnya merupakan tempat beberapa shinobi dan klan mereka berkumpul, tapi ketika sekelompok orang hidup di suatu tempat, mereka pasti menginginkan tempat yang bisa menghasilkan makanan. Dan tentu saja, ada juga permintaan toko-toko yang mau menjual kebutuhan sehari-hari. Mengikuti itu, adalah sesuatu yang wajar kalau kelompok-kelompok orang lainnya akan muncul di desa yang penuh pelanggan.
Maka dari itu banyak kelompok non-shinobi—yang merupakan pedagang dan pengrajin yang mau menjadikan shinobi sebagai pelanggan mereka—berakhir menjadi sangat dekat dengan para shinobi.
Dan sama seperti para shinobi yang punya klan dan keluarga, para pedagang dan pekerja tidak cuma datang ke desa itu sendirian. Mereka juga membawa ‘klan’, dan keluarga mereka.
Banyak orang biasa yang pindah ke desa itu bersama keluarga mereka demi berdagang, dan juga banyak orang yang awalnya shinobi yang beralih profesi. Ada juga orang-orang yang berpikir, ‘aku bukan dari klan shinobi, tapi aku mau mengirim anakku ke Akademi Ninja’ dan pindah ke desa itu dengan niat seperti itu.
Keluarga shinobi, keluarga pedagang, keluarga pengrajin…banyak, banyak sekali orang yang berbeda latar belakang dan profesi yang datang untuk hidup bersama di desa itu. Dan bulan terus menyusut, tahun berganti, dengan orang-orang itulah sebuah pemukiman bisa berubah menjadi kota besar seperti saat ini.
Dan kota besar itu, hingga sekarang, masih terus berkembang pesat.
Ukuran desa Konoha yang besar membuat usaha untuk mengelilinginya, meskipun sekali, memerlukan usaha yang sangat besar. Melintasi jarak sebesar itu bisa-bisa membuat kalian berakhir dengan patah tulang. Tapi, untuk beberapa saat ini, seseorang sedang berlari-lari mengitari desa Konoha.
Orang itu adalah Rock Lee.
Fajar bahkan belum terbit, dan dia berlari sempoyongan mengitari desa, mukanya membuatnya terlihat seperti bisa mati kapan saja.
Kenapa dia berlari mengitari desa sendirian dini hari begini saat penduduk desa danshinobi yang tidak ada misi sedang tidur nyenyak?
Itu bukan latihan rahasia. Malah sebenarnya Lee berlari bukan karena dia ingin berlari. Andai dia bisa, dia akan memilih untuk pulang ke rumah dan tidur. Akan tetapi, ada hal yang membuatnya tidak bisa melakukan itu.