
pertempuran pun pecah, terlihat aura agung di letuskan oleh said Zen dan sodara nya, terlihat riak misterius menggumpal di tubuh mereka memancarkan kesan mengerikan, namun kelompok santa masih santai dan hanya tersenyum tanpa ada rasa takut jelas pertempuran hidup mati adalah makanan kelompok santa,, Zen tuak yang sudah kembali sembuh dari cedera nya melesat duluan dan menyerang ke arah sastra dua kekuatan pun beradu
di ikuti yota kiler isa dan gu man yang bertarung habis habisan berbeda dengan santa yan duduk santai dengan sekar menonton pertarungan, namun tanpa mereka sadari said Zen melesat dari arah belakang menyerang santa, namun dengan gerakan cepat kiler berdiri dan menghadang serangan said Zen dengan kedua pedang nya, suara dua senjata terdengar. tangan kiler bergoyang sedikit memainkan pedang dan langsung melesat menghantam dari segala sisi menyerang said Zen,
"kurang ajar"
said Zen yang murka melolong dan membuat segel kuno sosok bayangan muncul dari dalam tanah dan menyerang kiler sampai terpojok. kiler pun terkena pukulan yang sangat keras sampai terbang dan menabrak pohon namun dengan kecepatan kilat kiler sudah berada di belakang said Zen dan bersiap menyerang " tebasan dewa " dua pedang di ayun kan menyerang pundak said Zen namun bayangan hitam muncul lagi dan menahan serangan kiler , tanpa pikir kiler pun langsung di ulti dengan jurus said Zen sampai ter banting ke tanah
ahhhh
ketika kiler berteriak kesakitan, sosok bayangan hendak membunuh nya namun tombak emas melesat dan langsung menghancurkan bayangan hitam, muncul lah isa membantu kiler bangun " apa kamu baik baik saja " ucap isa membangun ka kiler yang terluka, di sisi lain said Zen tersenyum dan bersiap menyerang isa dan kiler, namun dengan santai santa mengetuk tanah dengan satu kaki nya seketika area di dekat said Zen membeku dan said Zen pun mematung, dengan santai santa berdiiri dan melangkah kan kaki nya ,
dengan kedipan mata langsung menghajar said Zen dengan pukulan braja geni sampai said Zen melayang dan menabrak pohon, di sisi lain sastra melawan Zen tuak dengan ganas menghajar nya habis habisan smpai tepojok dan terluka parah, begitu pun gu man menghajar xen Zen dengan menyedihkan . ketiga orang terluka parah. dan mereka pun langsung mengeluarkan jurus gabungan di bantu oleh anak buah nya. menciptakan cahaya pekat yang melessat ke udara
dengan malas sastra langsung melemparkan tongkat nya dan membuat segel kuno di bantu gu man yang membuat rune pelindung untuk menahan serangan lawan dua kekuatan dahsyat dari gabungan said Zen dan sastra meledak dengan gila hutan bergoncang dan menghancurkan area sekitar namun karena rune dari gu man kelompok santa tidak terkena imbas nya dan santai melihat kelompok said Zen yang terhempas kebelakang
"sialan mereka kuat ayo pergi "
kelompok said Zen berniat pergi namun, sisi lain yota dan kiler isa dengan ganas menggabungkan kan kekuatan nya tombak emas di lemparkan oleh isa di bantu yota kiler yang membuat segel kuno mengalir kan kekuatan kedalam tombak emas yang langsung membengkak menjadi ukuran besar " setelah berkata buruk kepada kaka ipar apa kamu pikir akan hidup " ucap kiler ganas, wussssss tombak dengan ganas melesat dan membunuh said Zen dengan kejam teriakan kesakitan terdengar sebelum mereka meminta ampun
santa yang melihat adik nya tersenyum , menandakan kebanggaan atas peningkatan kekuatan meraka sekar yang mendengar ucapan ketiga adik nya tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan, jelas dia merasakan bahwa dia di akui sebagai kaka dari dulu dan tidak pernah berubah,
santa duduk di pohon besar yang roboh di samping nya istri setia dan cantik selalu duduk manis dan sesekali mengusap keringat santa, ketiga sodara yang melihat sedikit tersenyum ya jelas mereka. merasa iri. namun sastra dengan langkah nya menghampiri santa dan memperlihatkan beberapa barang berharga semua mata terpana dengan empat barang langka terlihat beberapa barang benda kuno yang menyala dan di selimuti riak riak misterius. rasa minat gu man tumbuh pada satu benda namun dia hanya menahan diri nya dan tak berani berkata namun santa dan sastra merasakan hal itu dan sedikit mengangkat mulut nya berkata " sodara gu man ini untuk mu ambilah " mendengar ucapan sastra gu man hanya diam dan menatap sastra. dan sesekali menoleh ke arah santa yang mengangguk,
"ahhh kalian "
gu man menarik nafas tak percaya benda kuno di berikan kepadanya. " apa kalian tau benda apa ini " ucap gu man menjelaskan tentang ke istimewaan benda kuno yang di berikan padanya jelas dia tak berniat menyembunyikan nya, dengan tenang sastra berkata " ah aku tak perduli benda apa itu, selama ada di dalam lingkungan sodara itu tak masalah " dengan sedikit malas dan tersenyum sastra langsung duduk, mendengar ucapan sastra gu man sedikit tersenyum dan berkata " benda ini adalah seranggan absolut yang kuat dan ini cocok du gabung kan dengan benda kuno ku " santa dan yang lain mendengarkan ucapan gu man namun semua nya setuju dan tak tergoda
setelah gu man sisa nya di bagikan ke tiga sodara nampak Sembringah bahagia mendapatkan benda kuno walau lemah itu ber arti bagi mereka, setelah momen itu berlangsung mereka semua mendirikan tenda, dan bermalam sampai menunggu aswat dan oroci, malam pun larut tampak kelompok santa dengan santai mengobrol namun tiba tiba cahaya terang menyelimuti tubuh aswat dan orici raik riak aneh melilit mereka
lihat itu "
ketiga sodara berteriak dan. menunjuk ke arah aswat dan oroci yang di selimuti cahaya tirani yang kuat, semua orang sedikit mengerutkan matanya menatap , namun tiba-tiba ledakan dahsyat terjadi cahaya yang menyelimuti tubuh aswat dan oroci mulai hilang, dan dua hewan itu berjalan dengan santai namun yang membuat semua orang terkejut bahwa kedua hewan menerobos level 10 binatang buas yang artinya dapat bicara
tuan "
ucap aswat dan orici menghampiri santa dan sastra. terlihat semua orang terpana terdiam sebelum santa bangun dari duduk dan langsung memeluk aswat " ahhh akhirnya kamu bisa bicara teman " ucap santa dengan senyum. begitu pun sastra yang senang karena oroci bisa bicara " hahahahah kalian berdua memeng hewan legendaris " smua orang nampak bahagia dan ya mulai sekarang mereka takan sulit berkomunikasi dan akan jadi patner bertarung yang kuat
mereka pun berbicara panjang lebar tampak tawa hangat dari semua orang,