
setelah beristirahat di dalam desa trio S.A.S bergegas pergi meninggalkan kan desa...
ayo kita pergi " ucap santa
yos "ucap sastra, harimau bodoh ayo pergi
meraung " aswat
"apa kalian akan pergi "ucap kepala desa
"iya paman " ucap santa
"baiklah Terima kasih nak " berkunjung lah kemarin lagi kami akan menyambut kalian" ucap kepala desa..
"baik paman Terima kasih , atas kebaikan nya," ucap santa kami pamit
mereka pun bergegas pergi meninggalkan desa...
"kemana kah kita sekarang " ucap santa
"ya terserah dirimu nampak nya aku tidak ada ide " ucap sastra berjalan malas
"aku ingin meningkat kan kecepatan ku dalam bertarung " ucap santa
oh apa kamu punya jurus kecepatan? " ucap sastra menjawab
"ya tapi tidak begitu cepat" ucap santa.
kalo begitu kita harus menuju lembah awan.. "ucap sastra , di sana banyak ramuan kuno yg bisa meningkatkan kecepatan
"baik lah ayo pergi" ucap santa
"hey berjalan kaki itu sungguh melelah kan"
ucap sastra
"bagai mana kalo kita membeli kendaraan "ucap santa
"hahaha kenapa kita tidak naik ini saja " ujar sastra memperlihatkan daun nya
"ide bagus " ucap santa
"Yos ayoo berangkat " teriak sastra
dalam beberapa minggu mereka pun sampai di sebuah lembah yg cukup indah namu di penuhi awan
" tempat yg udah" ucap santa
"berhati hati lah di tempat ini banyak hewan buas level tinggi " ucap sastra
jauh di sebuah tempat, seseorang yg sedang menerima pesan...
"Lapor tuan "ucap bawahan
"apa yg kamu bawa" ucap sosok misterius
tuan uwa Amin uwa gembling & uwa gote
serta pasukan semuanya tewas
"hem apa❓ " ucap sosok misterius dengan suara acuh tak acuh serta aura yg menindas seakan membuat sesak nafas semua orang di sekitar nya
"iyaa tuan " ucap bawahan bergetar ketakutan
"pergilah dan panggil uwa sadam " ucap sosok misterius
"baik tu tuan " ucap bawahan dengan ketakutan lalu pergi
seketika sosok misterius itu bergumam siap yg berani membunuh mereka
"saya tuan " ucap uwa sadam
pergi dan cari informasi tentang siapa yg membunuh tiga sampah (amin gote gembling )yg tidak berguna ...
"siap tuan " ucap uwa sadam melesat pergi
kembali kedalam lembah awan trio S. A. S menemukan sebuah tempat yg sangat misterius...
"kawan liat itu " ucap sastra, itu agak aneh
"iya ayo kita dekati " ucap santa
"ah apa ini " ucap sastra melihat dengan seksama dan teliti apa ini pintu misterius dalam cerita
"apa kamu tahu sesuatu " ucap santa
"kurasa begitu tapi aku belum yakin " ucap sastra, ku rasa ada cara rahasia untuk menerobos kedalam sini, buka lah kitab kuno milik mu siapa tau ada petunjuk....
"ini buka lah "ucap santa....
sastra pun mencari petunjuk dan akhirnya menemukan cara masuk..
yos ketemu,, " ucap sastra ayo tetes kan darah kita ucapkan segel dalam kitab ini bersamaan
suara retakan terdengar di barengi ledakan (dar) membuka jalan masuk
"kita berhasil gumam santa "Ayo masuk
"hem tempat apa ini tak ada barang" ucap sastra mengerinyit kan alis
(tiba tiba suara muncul menggema )
"untuk apa kalian datang kesini "ucap suara misterius
"siapa itu " ucap santa mencari arah suara
"ada urusan apa kalian datang kesini " ucap suara misterius
"maaf " kami datang untuk mencari ramuan kuno
"hahaha siapa nama mu " ucap suara misterius, tampak nya ada yg aneh di tubuh mu
"sastra pun melaju ke depan santa "
"hati hati kawan "ucap sastra mengeluarkan aura membunuh
hahaha aku tak ada niat jahat & ya pertemuan kita adalah takdir hey bocah ambilah apa yg kamu cari dan ingat
bencana besar akan datang.." ucap suara misterius tertawa
"tampak nya dia mengetahui sesuatu "ucap santa , bencana apa yg dia maksud
" biar lah " ucap sastra ayo kita cari ramuan
di sisi berbeda aswat menemukan sesuatu lorong yg gelap.
"mengaung " aswat
hey harimau bodoh kenapa kamu " ucap sastra menghampiri lihat lah dia menemukan harta karun
"santa pun terkejut melihat emas berlian dan ramun ramuan kuno yg banyak "
"luar biasa "ucap santa, lantas bagai mana kita membawa nya
"kita pakai kantong penyimpanan ini " ucap sastra, bersemangat
mereka pun mengambil semua harta karun dan bergegas pergi ....
seketika sastra melihat ular kecil yg tertimpa kotak harta..
"hey lihat lah ular itu terluka " ucap sastra mendekati dan menolong nya
"nampak nya dia terluka "ucap santa, ayo obati dia
"oh ini ular raksasa hitam " ucap sastra , untung saja ini kecil kalo dia dewasa kekuatan nya menakutkan
lebih baik kita cepat pergi sebelum induk nya datang. ..
ular itu pun di obati dan di tinggal kan pergi nampak ular kecil itu memandang satu persatu trio S. a. s mengucap kan Terima kasih.
semoga kamu beruntung ular kecil "gumam sastra , pergi
mereka pun keluar dan pergi dari lembah awan..
...****************...
ketika mereka keluar mereka melihat banyak orang yg di pimpin sosok yg sangat kuat ..
"ah lihat lah " ucap santa, nampak nya mereka sedang mencari sesuatu
"hey penampilan nya mirip dengan orang orang yg kita habisi " ucap sastra
"apa mereka mencari kita " ucap santa, jangan jangan mereka telah datang kembali ke desa itu
"ah bisa jadi " ucap sastra, lebih baik kita hampiri kelompok sampah itu
"baik ayo " ucap santa melesat cepat
mereka pun bergerak dengan cepat menghampiri pasukan penjahat yg di pimpin uwa sadam
datang lah trio S.A.S di hadapan uwa samba
"hey siapa kalian " ucap sastra dengan sombong
"hem dua bocah yg sombong " ucap uwa sadam, apa kalian ingin mati
hahaha mati kata mu " ucap sastra tertawa dasar tua bangka aku yg akan menghabisi mu agar bisa menyusul gerombolan sampah ke neraka
"apa maksud mu " ucap uwa sadam, apa? kalian yg membunuh mereka..
"ya kami yg membunuh nya " ucap sastra
meledek
"kuarang ajar " teriak uwa sadam, serang
pertarungan pun tidak dapat di hindari
santa & sastra melesat ke kanan ke kiri ke atas ke bawah dengan cepat
menghabisi pasukan penjahat....
"meraung " aswat pun ikut membantai pasukan mereka
"tampak nya kalian cukup mampu" ucap uwa sadam mengerut kan alis nya melihat pasukan nya di bantai
"hehe sekarang giliran mu keparat " ucap sastra menunjuk uwa sadam
"hey bocah tengik GM bintang 5 begitu arogan di depan ku " ucap uwa sadam
"cobalah " ucap sastra melesat menerjang dengan ganas ke arah uwa sadam. kapak setan kembar pun ber ayun menghantam uwa sadam
"yg di takis dengan mudah.., oleh uwa sadam. (bam bam bam )
santa pun melompat ke udara menyerang dari belakang menggunakan pisau guntur & api nya ( suwos dentrang dentrang) gesekan kekuatan dua senjata beradu saling menyerang dan bertahan
"hahaha " serangan lemah seperti itu hannya sampah di mataku " ucap uwa sadam, aku heran bagai mana 3 sampah itu mati ditangan kalian
"nanti kamu akan tau " ucap santa melesat menyerang bersamaan dengan santa
Uwa sadam pun melemparkan tongkat nya ke langit tiba tiba tongkat itu membesar dan menghantam santa dan sastra
"awas " teriak santa
"sial " ucap sastra dia lebih kuat
"hahaha GM bintang dua hanya sampah di mata ku " ucap uwa sadam tertawa
"tingkat efic memang kuat " ucap santa
bam bam bam santa dan sastra pun terhempas ke tanah dan dar suara ledakan pun menggema.. retakan besar di tanah
terlihat jelas.....!
"ah sialan " ucpa sastra
ketika santa dan sastra akan bangun
tiba tiba uwa sadam menarik tongkat nya lalu mengeluarkan energi yg sangat dahsyat
apa yg akan dia lakukan " ucap santa mengerutkan halis nya
"bersiap " teriak sastra berdiri
"seribu tombak hancurkan " teriak uwa sadam
ribuan tombak hitam menghujani santa dan sastra... energi liat dan gila melonjak di ujung tombak
santa & sastra pun menepis dan memotong tombak hitam dengan senjata kembar mereka
"oh baik lah coba ini " ucap sadam, gabungkan
uwa sadam menggabungkan ribuan tombak menjadi satu dengan ukuran yg sangat besar..
swoss energi ganas yg bawa oleh tombak besar meelsat ke arah santa ..
"gawat " ucap sastra
Aray pelindung, sambil melompat kedepan santa,, cepat lari dia bukan lawan kita..
aswat pun melompat ke pinggir santa dan meraung
lari ? apa maksudmu " ucap santa
bagai mana dengan diri mu
aku akan menahan nya cepat aku sudah tak kuat cepat pergi
"ketika mereka berdebat dan santa enggan pergi.. tiba tiba (trak trak )retakan terdengar (blas) sastra pun terkena serangan tombak itu dan menembus dada nya
aaaa " teriak sastra mengerang kesakitan, dan berjuang
uwa sadam pun tertawa
"hahaha apa kalian sudah paham perbedaan kekuatan kita bocah sampah" ucap uwa sadam
melihat sastra terluka mengelurkan darah.. membuat santa hilang kendali dan mengamuk
"aaaaaaaa berani kau melukai sahabat ku bajingan " teriak santa mengamuk , beraja geni braja guntur beraja perak bergabung
energi liar dengan aura yg gaanas merembes keluar dan berkumpul di tangan santa langsung menghantam..
tombak besar
(dar dar dar) tombak besar pun hancur dan santa pun memegang sastra yg terluka parah
"aswat jaga dia " ucap santa melirik ke udara menatap sosok uwa sadam
"meraung " aswat
"hahaha cukup mampu tapi tetap saja hasil akhirnya kalian akan mati " teriak uwa sadam
santa pun dengan tenang mengelurkan pisau kembar nya dan menggabungkan pisau itu jadi satu dan berbentuk tajam dari dua sisi
"gabungkan " ucap santa, mari kita akhiri ini berengsek
ahhaha apa kau pikir aku akan takut dengan pisau kau " ucap uwa sadam mengelurkan jurus terkuat nya (TOMBAK penghancur )
aura yg sangat gila menggema di udara riak riak yg mengerikan keluar
santa pun mengelurkan jurus penggabungan andalan nya Bola api perak pengahcur ..
tidak berhenti disitu santa menggabungkan pisau dan bola api penghancur , kekuatan besar di satukan
nampak pisau yg sudah menjadi satu memutar di dalam bola api perak
uwa sadam dan santa sama sama teriak
(serangggggggggg)
wussss dua kekuatan gila melesat beradu dengan sangat gila, membuat tanah bergetar pohon pohon hancur, udara membeku .. kemudian terjadi lah ledakan
yg sangat dahsyat memekakan telinga
(dar dar dar)
uwa sadam pun terhempas ke depan dengan suara teriakan yg menyediakan
"Aaaaa sialan kekuatan nya sangat besar'
ketika uwa sadam terhempas tiba tiba( suwos ) dengan kecepatan kilat pisau kembar melesat menuju kepala uwa sambas
"sialan " teriak uwa sadam melihat pisau yg melesat sebelum dia bisa menghindar bam
pisau yg tajam menembus kepalanya..
ketika uwa sadam sekarat santa sudah muncul di belakang sadam meraih pisau nya..
dan blassss kepala uwa sadam pun di penggal..
"jangan pernah menyakiti orang terdekat ku " ucap santa berjalan dengan pisau penuh darah di tangan nya
satra & aswat pun terpaku di kejauhan melihat santa membunuh dengan kejam
"aswat ku harap kita tidak membuat dia marah kalau tidak mau kepala kita putus " ucap sastra ,gelisah
aswat pun meraung menadakan bahwa dia paham ucapan sastra
"apa kmu baik baik saja " ucap santa , melihat sastra
"ya kurasa tuan ini akan butuh waktu lama "untuk sembuh " ucap satra memegang luka nya
(santa pun membangun kan satra dan membawa nya pergi ketempat aman dan mengobati luka nya)
setelah beberap hari trio S. A S berdiri di sebuah tebing yg tinggi melihat ke indahan
PETUALANGAN SESUNGGUHNYA AKAN DI MULAI