
di sebuah aula terlihat sosok tampan dan berkharisma (santa)duduk dengan santai di temani teman nya
yg selalu setia mengikuti nya dan melindungi nya (sastra)
kawan apa kamu sudah ber kultivasi dan menyerap benda yg kamu dapat kan" ucap sastra membuka obrolan.
beberapa sudah ku serap tinggal dua lagi yg belum ku serap " ucap santa dua benda ini sungguh terlalu kuat aku harus benar benar dalam kondisi terbaik
ya roh api itu sedikit kejam, bila kamu ceroboh meridian dalam tubuh mu akan terbakar.. " ucap sastra memperingati santa
ya karena itu aku menunggu waktu yg tepat kawan " ucap santa, tapi aku ingin bertanya pada mu ,
apa itu kawan " ucap sastra, seraya mengerutkan kening menatap santa
kenpa kamu tau tentang banyak hal apa kamu punya guru yg hebat? " ucap santa
oh itu tentu kawan, aku didik dengan sangat keras oleh nya dan dia sosok guru yang hebat " ucap sastra namun ketika umur ku masih kecil guru ku di temu kan mati secara misterius
apa kamu tau siapa pelakunya " ucap santa
tidak tapi aku rasa pelakunya orang yg menyerangku juga " ucap sastra
setelah kita kembali aku harap kita bisa menemukan nya " ucap santa
ya semoga saja tuan ini akan mencincang tubuh nya " ucap sastra dengan penuh amarah.
namun ketika mereka sedang berbincang terdengar seseorang memanggil santa, dengan suara panik.
pemimpin pemimpin!! gawat
apa yang gawat " ucap sastra bicara lah degan jelas
bicaralah paman mo " ucap santa
tiga jendral akan menyerang desa kita " ucap mo ,dan mereka membawa 500 pasukan
hihi sialan kamu paman kenapa begitu panik membuat ku jantungan "ucap sastra, hanya 500 pasukan dan tiga jendral saja tenang lah
mendengar ucapan sastra, mo hanya terdiam kaget dan bergumam apa dia sekuat itu sampai anggap 500 pasukan bukan ancaman
paman keluar lah dahulu aku akan menyusul " ucap santa. kawan apa yg akan kita lakukan kalau kita bertarung di desa, itu akan berbahaya dan desa bisa hancur di tambah pembangunan belum selasai
hahaha benar kata mu mereka yang bekerja siang malam untuk membuat tempat tinggal akan sangat sedih bila rumah mereka hancur " ucap sastra tertawa membayangkan hal yang akan terjadi.
aku punya ide " ucap santa dengan memegang dagu nya.
apa itu kawan " ucap sastra seraya memandang santa
kita kumpul kan semua orang orang elit dan kita sergap mereka di hutan " ucap santa, sebelum itu kita gunakan senjata jarak jauh dAn jebakan yang mematikan
boleh juga itu ide yang sangat bagus " ucap sastra , ah kita pakai panah dan tombak saja
baik ayo keluar dan beritahu yang lain " ucap santa
yoss kita kasih paham mereka pemimpin hahaha "ucap sastra
...****************...
Di luar aula semua pemimpin berdiri menunggu santa dan sastra..dan tidak lama mereka pun keluar dari aula
pemimpin " ucap semua hormat
santa dengan senyuman hangat berjalan ke arah semua pemimpin..dan berkata " paman Wusang siapkan pasukan elit
laksanakan pemimpin " ucap wusang bergegas
paman dari tiga pemimpin aku ingin bertanya, apa ada bahan besi! " ucap santa
paman si mang menjawab dengan hormat " ada pemimpin saya kebetulan membelinya apa anda membutuhkan nya?
ya saya butuh bahan besi dan orang yg pandai membuat senjata " ucap santa
kebetulan ada pemimpin saya sudah mecatat semua ahli dari tiga pemimpin termasuk saya " ucap su Ming
suruh mereka membuat senjata , tombak dan panah " ucap santa
baik pemimpin " ucap simang dan su Ming
apa ada yg di butuh kan lagi pemimpin " ucap zu xunzi
ya saya ingin tanya berapa lama mereka akan sampai " ucap santa
dari mata mata kita kira kira tiga hari mereka sampai " ucap zu xunzi menjelaskan..
zu xunzi pun menjelaskan dengan singkat dan detail tentang area yg akan di buat titik penyergapan
santa pun mengangukan kepalanya seraya berkata " paman aku akan merepotkan kamu untuk memberi tahu mereka untuk bersiap dalam dua hari
baik pemimpin " ucap zu xunzi
ketika mereka mengobrol datang lah seorang wanita cantik menghampiri santa dengan membawa buah serya berkata " tuan pemimpin saya xun saya membawa buah ini untuk anda
ahh Terima kasih " ucap santa denga senyum yg mampu meluluhkan semua perempuan mengambil buah
terimakasih tuan karena anda kami punya tempat untuk tinggal dan merasa aman " ucap xun qi dengan kepala menunduk
tidak masalah " ucap santa maaf aku akan masuk dulu, semoga kamu menyenangkan
xun qi pun merasa bahagia karena santa bersikap baik padanya, pipi putihnya sedikit memerah.. dia berdiri beberapa saat sebelum pergi
...****************...
beberapa hari berlalu santa berdiri dengan kokoh, tangan di lipat di dada sosok ramping nya mulai berjalan dengan Aura pemimpin sejati membuat semua orang terbesit kagum dan menghormati nya
paman wusang ada berapa pasukan kita " ucap santa melirik wusang
kita punya 100 elit dan dan 150 setengah elit pemimpin " ucap wusong dengan sikap tegas dan hormat
baik kamu pimpinan mereka seperti yg telah sastra jelas kan
aku dan sastra yg akan menghadapi ketiga pemimpin mereka " gumam santa dengan suara dalam ,
ayo berangkat dan kalian tiga pemimpin berjaga di sini aku dan paman wusang yg akan berangkat
siap pemimpin di mengerti " ucap semua pemimpin yg tinggal
semoga anda selamat pemimpin " ucap semua warga dengan serentak
,santa pun tersenyum menyambut ucapan warga dan berjalan memimpin pasukan nya setelah beberapa waktu kemudian mereka (kelompok santa) sampai di titik yang telah di tentukan
semuanya bersiap di tempat masing " ucap wusong
baik " serentak pasukan elit mereka denga tombak di tangan nya sedang kan pasukan pemanah sudah tersebar di segala arah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kelompok tiga jendral pun sampai ke tempat perangkap . ketika mereka berjalan dengan sombongnya wusss
asap hitam mulai menyebar kesegala arah dan panah panaha mulai menghujani mereka di susul 100 tombak yg melesat ke arah mereka
aaaahhh suara jeritan terdengar di dalam asap hitam yg di buat sastra..
kurang aja siapa yg berani melakukan ini " ucap jendral ke 5 yg berada di dalam asap namun sebelum mereka hendak pergi
demmmmmm bola api raksasa yg di hempas kan santa dari langit menghantam mereka, suara yg riuh berubah menjadi jeritan kesakitan sebelum menjadi ketiadaan
asap hitam dan debu mulai berangsur-angsur hilang tampak 500 mayat tergeletak tingal tiga jendral yg terluka parah dengan darah di tubuh mereka
kurang ajar siapa kalian berani bertindak seperti pecundang " ucap jendral ke 5
oh pecundang ya hahaha" ucap sastra apa pantas sampah seperti kalian berbicara begitu,
kalian kurang ajar " ucap jendral ke enam
pemimpin kami pasti akan mencari kalian
hahahahahaha bicara apa kalian sampah " ucap sastra paman wusong serang
siap tuan, semua nya serang " teriak wusong mengarah kan tangan nya ke arah tiga jendral..
wuss ratusan panah dan ratusan tombak menancap di tiga jendral. jelas mereka tidak punya kekuatan untuk menghindar dan akhirnya mati mengenaskan
pasukan elit penggal kepala tiga jendral dan ambil kantong penyimpanan semua nya " siap ucap pasukan elit desa batu
ini kemenangan kita yg pertama dan tercepat " ucap pasukan yg ikut meyerang.
ya pemimpin kita orang yang hebat dan jug a ahli dalam berperang.
setelah berhasil mengalahkan pasukan tiga jendral beruang hitam dan merampas kantong penyimpanan mereka santa pun memimpin semuanya untuk kembali
semua nya berkumpul dan ayo kembali " ucap santa
siap pemimpin " jawab semua serentak