KING OFF ASEAN

KING OFF ASEAN
82 Krisis hidup dan mati sastra



melihat serangan ketiga orang kuat sastra tanpa pikir panjang langsung mengaktifkan kekuatan nya dem tato kuno di sebelah wajah nya muncul kekuatan sastra bertambah berkali-kali lipat ketiga orang dan semua pasukan terkejut melihat sastra yang mempunyai tato kuno dan langsung meledak dengan kekaguman semangat perang dari dari pasukan benua ghoib bertambah.


sastra dengan gila menyerang ketiga orang tahap puncak Tampak sastra dengan cepatnya mengimbangi merka di bantu oleh oroci , yang paham akan kerja sama dengan sastra mengunguli ketiga tahap king puncak itu !!


"kurang ajar jurus sialan itu memang sangat kuat " ucap pati geni berkata dan di lanjutkan dengan ucapan dadi geni ", kalo begitu ayo kita gabungkan kekuatan kita


hahaha tiga sampah ingin menggabungkan kekuatan ya baik lah ayo oroci " ucap sastra langsung merilis kekuatan terkuat nya sampai batas Riak riak energi dari bawah kakinya mulai menguap udara terdistorsi karena tekanan kekuatan yang sangat dahsyat namun tanpa mereka sadari batas kekuatan sastra akan habis " akhhh sial ini akan jadi serangan terakhir ku " gumam sastra dalam hati bola api hitam raksasa mengembun di udara dan langsung di lepaskan eh santa.. dengan cepat sastra membuat segel rumit dengan tangan nya untuk menyalurkan jiwa nya ke dalam bola api hitam ..


pati geni dan suro geni melemparkan dua artefak kuno dan langsung membuat segel rumit wusss artefak kunu mengembun di udara membengkak jadi naga dan ular yang meliuk liuk ke arah serangan satra, dengan kecepatan gila wusss Api hitam sastra langsung di bungkus oleh ular dan naga ... sebelum kekuatan dahsyat meledak.. atuk ireng berlari kepada saat dengan raut wajah yang panik namun tanpa mereka sadari. atuk ireng merencanakan sesuatu yang jahat


raja muda apa kamu baik baik saja " ucap atuk ireng terus berjalan.. namun ketika sastra memperkuat segel rumit dan orico memberikan serangan kepada ketiaga tahap king ... blsssssss pedang hitam penusuk tubuh sastra.


akkk mendesah sastra dan memiringkan sedikit kepala ke arah atuk ireng dan berkata " Apa yang kamu lakukan ucap sastra dengan suara yang sangat berat... oroci yang melihat sastra di tusuk langsung melesat namun wusssa penjara iblis langsung mengurung nya sampai tidak bisa bergerak...semua prajurit dari benua ghoib terpenganga dengan apa yang sedang terjadi tanda tanya memenuhi hati mereka para jendral yang setia langsung meledakan kekuatan akan menyerang atu ireng Namun para jendral yang berkhianat langsung menghalangi langkah mereka di bantu oleh elit dari iblis beracun..


hahahaha kalian semua telah kalah " ucap atuk ireng, lihat lah raja kalian pemimpin kalian sudah sekarat sekarang jadi jatuhkan senjata kalian.


di sisi lain pati geni dengan sombong berkata " hahaha kamu memang hebat tapi sayang hari ini adalah akhir dari hidup mu bocah semua orang terkulai lemas ketika sastra tersungkur jatuh.. dengan pedang yang masih menusuk perut nya " apa yang kamu lakukan, aku telah menganggap mu seperti kake ku sendiri " gumam sastra dengan suara berat namun dengan acuh tak acuh atu ireng membuka identitasnya yang sebenar nya. " aku adalah anggota dari iblis darah beracun aku berusaha keras untuk menjadi tetua di Kerajaan ini dan ini lah akhirnya ahahaha aku menang " ucap atu ireng dengan bangga


keputus asaan menyelimuti para pasukan kerajaan sastra yang tersungkur tak berdaya memaksakan untuk bangun namun energi dan kekuatan nya sudah melemah serta luka yang sangat parah dari tusukan pedang atuk ireng


kalian semua lihat lah ini hari ini aku atuk ireng akan menjadi raja benua ini " ucap atuk ireng mencabut pedang yang menancap di tubuh sastra.. dengan gila atuk ireng akan mengeksekusi kepala sastra.


para prajurit dan jendral berusaha melawan dan menyelamatkan sastra namun semua sia sia kekuatan mereka jauh di bawah para musuh, sastra yang terbaring di tanah muncul dalam benak nya wajah seorang yang selalu dia ingat sahabat terbaik sekaligus adik baginya.. serta aswat yang selalu merepotkan wajah ke empat adik nya satu persatu muncul dalam benak sastra dan semua warga desa hutan lindung terlintas dalam benak nya...


kembali pada atuk ireng dengan kejam berteriak " Hari ini akhir dari benua ghoib wuss pedang di tebas kan ke leher sastra.. namun trakkkkkkk pedang atuk ireng patah.. tampak di hadapan wajah sastra pedang yang si selimuti api dan aliran guntur menancap kokoh .. " akhhh apa aku sudah mati sampai aku melihat pedang itu di hadapan ku " gumam sastra dalam hati.


namun atuk ireng dan ke tiga pemimpin lain nya mengerutkan kening dan menatap ke arah langit berdiri di atas bahtera sosok tampan dan berwibawa dengan puluhan ribu pasukan elit berdiri dengan kokoh tanpa bicara dan memandang sastra yang tergeletak berlumuran darah..


siapa kamu" ucap atuk ireng kepada santa dengan tatapan rumit namun ketika atuk ireng berkedip pukulan dahsyat langsung menghantam tubuh nya sampai terpental jauh


akkkkkk " teriak kesakitan atuk ireng semua orang yang melihat nya bergetar ketakutan.. siapa dia siapa dia " riuh semua orang menatap santa yang bergetar menghampiri sastra yang terluka parah.. mata santa berkaca kaca amarah dalam hatinya serasa akan meledak.! " kawan bertahan lah " ucap santa dengan bergetar.. di ikuti aswat dan ke empat adik nya yang langsung terjatuh lemas melihat sastra linlin menangis dan terus menerus memangail sastra "


" kenapa kamu menyembunyikan semua ini dari ku kawan apa kami ingin kami menderita " ucap santa dengan suara dalam menatap sastra yang ada di pangkuan nya mata nya sedikit terbuka. dan berkata " kawan kamu di sini dengan suara yang sangat lemah " diam lah. adik ke empat rawat luka kaka mu ini ucap santa langsung berdiri dan menatap gu man untuk memerintah kan pembantaian ketika santa sudah bergerak nanti " guman pun mengangguk memberi kan sinyal siap untuk membantai


apa kalian yang melakukan semua ini kepada sodara ku "ucap santa menatap ketiga tetua dengan tatapan membunuh.


hahaha kalo memang iya apa yang akan akan bocah lemah seperti mu lakukan" ucap pati geni sombong. santa berjalan dengan langakah demi selangkah di ikuti aswat yang meledakan kekuatan nya siap membebaskan orici


hahaha satu lagi anak nakal yang sok kuat muncul " ucap pati geni tertawa terbahak bahak nada yang sangat merendahkan. namun belum dia berhenti tertawa. pedang dewa sudah berada di hadapan nya blsss santa langsung menebas pati geni dengan gila , pati geni yang terkejut langsung membuat pertahanan namaun semua sia sia saja karena terlambat pati geni menahan pedang dewa dengan tangan dan suwoossss


tangan pati geni langsung terpotong dan jatuh ketanah