
ketika kelompok santa berjalan dengan santai sembari mengobrol.. mereka pun terhenti?
ah ada yg salah kawan gumam "sastra"mengerutkan kening dan menatap kejauhan.... dengan tajam
ya aku pun merasakan aura yg sangat kuat dan ini aura pembantaian.. berhati hati lah" ucap santa ,melanjutkan paman jaga aswat .. pedang dari punggung nya di ambil dan di genggam.. aura nya di keluarkan
baik " ucap su" tegas dan siaga.... hati hati itu kelompok siluman hutan mereka selalu bergerak keseluruhan penjuru benua untuk mencari ramuan kuno
wuss angin berhembus...
hahahaha ada sekelompok sampah, sosok menyeramkan dengan bekas luka di tubuh nya ( tertawa dan melempar hinaan)
santa dengan tenang berkata" apa mau kalian"
serahkan kantong penyimpanan kalian dan ya kami akan melepaskan kalian pergi.. tapi tunggu tampak nya kalian mahluk rendahan dari benua manusia ya... " ucap pemimpin kelompok " yg bernama wusang
hahah (sastra )tertawa dan berbicara dengan sambong " tampak nya sampah yg akan jadi mayat berbicara begitu arogan di depan tuan ini
wusang mengerut kan kening ketika melihat sastra.. dan bergumam " ah dia tampak nya dari benua ghoib ,sungguh menarik"
apa kamu takut melihat tuan ini " ucap sastra " sambil tersenyum meledek kepada wusang...
ah ya aku tau sedikit reputasi dari benua ghoib itu tapi sayang sekali ini benua siluman.. jadi ya aku akan mengubur mahluk dari dua benua di sini.. " ucap wusang" dengan semangat membunuh
santa berjalan tiga langkah sebelum menghilang menjadi ke tiaada an beberapa lama kemudian (santa)mengayun kan pedang ,ke arah wusang
bam ledakan terjadi wusang mundur beberapa langkah, memuntahkan seteguk darah... seraya berkata kepada anak buah nya untuk menyerang " serang meraka"
baik " ucap semua bawahan nya "melesat menyerang santa....
hey lawan kalian adalah tuan ini " ucap sastra " tersenyum bam ledakan energi memancar aura hitam mengalir dalam tubuh sastra kapak di tangan nya di ayun ayun kan sebelum dia melesat menyerang kelompok hewan buas
bam bam bam ledakan dar dar.. kelompok siluman menjerit dengan menyedihkan
kurang ajar " ucap wusang " berlari mengayunkan senjata berupa gada kearah santa..
trangggg gada besar di tahan dengan pedang santa.. mereka pun saling menebas dan menangkis.. serangan. sebelum mundur beberapa langkah ke belakang
meraung-raung dengan keras wusang meledakan energi yg ganas aura membunuh yg intens. merembes dari tubuh nya... kekuatan dahsyat mengalir ke gada wusang...
(santa)hanya mengerutkan kening sebelum kembali ke expresi tenang, bam aura ganas di ledakan.. api dan guntur menggeliat merembes keluar dari tubuh nya..... sebelum mengalir kepada pedang dewa penghancur
santa dan wusang bersiap melesat... menyerang... wusssssss
daummmmmm ledakan!!!! ❓dua senjata yg di selimuti kekuatan ganas beradu menyebabkan udara terdistorsi..
ah kekuatan yg sangat dahsyat " ucap su dengan tangan yg menghalangi angin yg berhembus kemata nya
brakkkk wusang terlempar mundur nabrak beberapa pohon yg langsung tumbang.,, ah sialan bocah itu cukup kuat "gumam wusang sembari menyeka darah yg keluar dari mulut nya..
ahh ahhh santa sedikit ter engah engah " sebelum menarik nafas dengan lembut dan menatap wusang dengan acuh tak acuh..
dengan nada malas.. berbicara
apa kamu ingin melanjutkan pertarungan kita...
hahaha sialan kau begitu sombong tapi ya aku mengakui kamu cukup mampu tapi cobalah serangan ini... " ucap wusang tersenyum jahat.... brakk gada berdiri di atas tanah,.sebelum di ambil dan membengkak menjadi gada berukuran raksasa di Ikuti wusang yg berubah jadi sosok besar..
santa pun sedikit terkejut... melihat wusang yg menjadi raksasa... jelas dia (santa) seperti semut di hadapan wusang yg telah menjadi raksasa
hahahhaa mati kau bocah wusang tertawa dan mengayunkan gada raksasa... ke arah santa yg nampak kecil
santa dengan tenang melesat terbang ke langit dengan pedang dewa nya... " pedang dewa penghancur neraka..
aaaaaaaaa dua kekuatan kembali beradu dam ledakan dahsyat merusak area sekitar
demmm
santa dengan kejam melemparkan pedang nya ke arah wusang . dengan kecepatan kejam.. serta membengkak jadi pedang ukuran ratusan meter blassss menacap di tubuh wusang.
ahhhhh teriakan kesakitan terdengar , wusang kembali jadi ukuran normal dengan luka yg parah.. wajah yg pucat berkata. aku kalah ampuni nyawa ku tuan muda ..
pemimpin " ucap kelompok siluman
mengaku kalah ya... " ucap sastra melesat ingin menghantam kepala wusang
tunggu kawan.. biar kan dia hidup.. " ucap santa menghentikan sastra..
sastra pun menghentikan langkah nya dan mengerutkan kening.. sebelum bertanya ah sejak kapan kamu jadi lembut kawan ku?
santa menggelengkan kepalanya dan tersenyum ke arah sastra.. kita butuh dia untuk membantu kita membunuh raja dari siluman kelelawar
hihi kamu memang cukup pandai " ucap sastra menyeringai kejam.. jelas sastra paham maksud santa
santa berjalan dan berkata,, kepada wusang aku akan mengampuni kalian tapi aku ingin kamu dan bawahan mu membantu kami.. "
apa itu tuan " ucap wusang... penuh tanya
aku ingin kamu membantu ku menyerang kerajaan siluman kelelawar apa kamu mau?
ah dengan expresi yg suram dan penuh terpaksa dia menyetujui nya.. secara berpikir mungkin aku akan dapat manfaat ketika membantu anak ini gumam wusang " baik lah tuan muda aku setuju
baik lah obati luka mu dan semua anak buah mu... " ucap santa berjalan melemparkan kantong ramuan penyembuhan
kawan apa pendapat mu sekarang ucap santa.. bertanya kepada sastra ❓
lebih baik kita mendirikan kemah dan membuat api untuk membakar daging ..
dan ya kita juga bisa memasak air aku sangat lapar... " ucap sastra
baiklah.. " ucap santa.. eh paman mari kita bermalam dulu di sini 🚩
siap teman kecil ini aswat. memberikan aswat kepada santa.. aku akan mengambil air dan mencari beberap buah buhan
siap paman " Terima kasih.. kemari aswat
meraung ' aswat.. santa pun mengelus aswat dan berkata tampak nya kamu masih lemas aswat bertahan lah setelah wujud mu kembali ke ukuran normal kamu akan menjadi kuat lagi
...****************...
beberapa waktu pun berlalu sosok su muncul dengan membawa buah & sekantong air serta satu ekor sapi hutan
"teman kecil lihat lah ini,, ayo kita duduk dan makanan ini " ucap su seraya tersenyum lebar
santa dan sastra terkejut melihat su ,, ah dia memang gila ucap sastra. memandang su yg membawa makanan yg begitu banyak..
di sebelah yg agak jauh.. kelompok siluman yg di pimpin wusang hnya memandang dengan enggan jls mereka takut dan merasa gelisah namun pikiran itu terhenti setelah santa memanggil mereka..
hey paman wusang dan kalian kemarilah kita berkemah disini .. wusang dan kelompok nya yg terluka hanya terdiam memandang santa.... dan bergumam ah dia tak sekejam yg ku kira...
baiklah kalo anda yg meminta.. ucap wusang bangun dan menghampiri santa.. lalu duduk bersama
ah aku meminta maaf atas ucapan ku beberapa waktu lalu, ucap wusang.
lupakan saja semua orang akan berinteraksi seperti anda bila bertemu dengan orang asing.. namun sikap arogan dan sombong kadang kadang akan melemahkan kekuatan kita ucap santa namun akan berbeda bila yg berbicara orang jenius itu ucap santa memalingkan wajah nya dan melihat sastra yg sedang minum
uhuk uhuk " terbatuk " sastra dan berkata berhenti lah memuji tuan ini pemimpin aku akan merasa malu hahhaha ( tertawa) sastra
sudahlah semua nya makan lah dan beristirahat ',, setalah itu
baik " ucap semuanya mengangguk