
setelah santa ber kultivasi segera dia beranjak di temani sekar untuk ke aula dan ketika mereka datang sekar dan santa di sambut dengan ramah oleh semua tetua dan wusang yang melihat santa langsung membungkuk " tuan apa anda baik baik saja lama kita tak berjumpa " ucap wusang yang sedikit merindukan orang yang pernah dia bersumpah setia jadi bawahan nya santa
santa pun tersenyum dan membangun kan wusang dan serta berkata tentang kabar dan lain nya namun santa sedikit mengertutkan kening nya karena ada luka di tubuh nya " eh paham wusang apa yang terjadi pada mu " ucap santa bertanya. namun belum wusang menjawab, sekar langsung berkata " suamiku paman ini menolong ku kemarin sebelum kamu datang dan dia terkena serangan kuat dari orang itu "
santa pun langsung terkejut karena ucapan sekar " ah paman aku berterima kasih kepada mu karena menolong istri ku
" gumam santa dengan tulus namun wusang menggelengkan kepalanya dan berkata " ah saya hanya menahan nya saja " semua tetap tuan yang mengalah kan siluman sialan itu, namun kemana tuan sastra saya tidak melihat nya "
dengan sedikit rasa rindu terhadap kawan lama santa pun menghela nafas panjang seraya bergumam" dia ada urusan pribadi dan dia tidak ingin aku membantunya
setelah beberapa lama santa pun bertemu dengan su yang telah kembali dari tugas nya " hey teman kecil kamu kembali " ucap su dengan penuh semangat dan senyuman bahagia,"
santa pun mengiya kan pertanyaan su dengan senyuman lalu bergumam " paman nampak nya kamu semakin kuat "
hahhaa teman kecil jangan memuji begitu di banding anda saya bukan apa apa " ucap su setelah mereka berbicara santa yang duduk di kursi pimpinan menanyakan hal yang membuat orang terkejut " aku ingin tanya kepada kalian apa kalian tahu apa yang terjadi kepada bibi liu " ucap santa tegas dan memandangi para tetua,
si mang pun menjawab " bibi liu telah kehilangan anak nya tuan dan semenjak itu dia selalu berubah murung, dan anda bisa bertanya langsung kepada nya bahwa kami sudah melakukan segala upaya namun kami selalu gagal!
apa maksud kalian dengan segala ucapaya memang nya apa yang terjadi dulu saat bibi liu kehilangan anak nya " ucap santa, namun sebelum para tetua menceritakan apa yang terjadi santa menghentikan nya dan berkata" biar aku mendengar langsung dari bibi liu, paman su tolong panggil bibi liu " ucap santa
baik teman kecil aku akan bawa bibi liu " ucap su
aku harap kalian memang melakukan yang terbaik kepada semua orang " ucap santa kalo tidak jangan salah kan aku kalo kalian akan merasakan akibat nya " ucap santa dengan tegas
su Ming berkata " pemimpin jangan kawatir kita akan melakukan yang terbaik untuk semua orang " ketika semua nya sedang berbicara bibi liu pun datang dengan su
maaf pemimpin kenapa saya di panggil " ucap liu yang sedikit menunduk. apa saya melakukan kesalahan
santa pun tersenyum dan berkata bibi ceritakan apa yang terjadi dan apa kah sejak aku tidak ada para tetua membantu mu " ucap santa dengan aura yang sedikit mengintimidasi
baik pemimpin "ucap liu , semua tetua sudah bekerja kerasa selama pemimpin tidak ada namun saya tidak bisa menyalahkan para tetua memang saat itu kejadian nya memang melebihi batas dari para tetua. namun yang membuat saya sedih adalah saya selalu merasakan bahwa liu lang masih hidup walau saya menekan hal itu dan merasakan bahwa itu hanya karena kerinduan saya saja tapi saya tidak bisa berbohong kalau hati kecil saya seperti demikian
santa pun memberikan kendi kuno yang dia dapat dari rampasan raja siluman kelelawar lalu santa memeluk sekar sebelum pergi sekar pun tersenyum dan selalu mendoakan santa selalu selamat dan baik baik saja setelah beberapa lama santa langsung menghilang dan sudah berada di atas awan api di langit. di dalam aula kota para jendral dan pasukan khusus berjaga di aula untuk menjaga sekar & aswat jelas mereka takut kalo hal buruk menimpa sekar dan aswat
di atas awan sant duduk dengan tenang dan meniup seruling kesayangan nya yang di berikan orang tua nya kepada nya
alunan musik yang merdu mengiri perjalan santa udara berhembus dengan sejuk angin yang berhembus seperti ikut bernyanyi...
namun jauh di Benua ghoib sastra yang sedang duduk di singgah sana tampak pucat ketika mendengar berita dari bawahan nya " nampak tangan nya mengepal jelas beban besar sedang dia pikul
tuan ini gawat mereka akan menyerang kerajan kita dan saya mendapatkan informasi mereka akan mengirim kan 10 korang tahap king dan rata rata bintang empat serta di pimpin tiga orang tahan king bintang lima puncak serta pasukan elit 100 king bintang dua serta seribu tahan king bintang satu dan puluhan ribu pasukan biasa di tahap efic " ucap bawahan sastra menjelaskan perincian nya
sialan kekuatan gila macam apa itu ini akan gawat " ucap sastra walau pun kerjaan ghoib mempunyai banyak elit king namun jelas sekarang sastra tidak tau mana lawan atau kawan karena sastra sudah tau banyak nya penghianat di Kerajaan nya dalam benak nya selalu terpikir juga santa,, "ah apa aku harus meminta bantuan dia tapi ah dia memang hebat namun lawan ku kali ini jauh melebihi kekuatan nya sekarang dan kalo dia disini itu akan berbahaya bagi dirinya " gumam sastra
tuan tuan apa yang harus kita lakukan " ucap bawahan sastra bertanya dan sastra pun menjawab kapan mereka akan memulai perang " ucap sastra.
sekitar 1 tahun waktu benua tuan " ucap bawahan sastra
baik lah Persiap kan dari sekarang pasukan elite dan suruh semua jendral perang menemui ku sekarang juga " ucap sastra
baik tuan " ucap bawan langsung pergi
...----------------...
kembali kepada santa yang sudah berdiri di pintu masuk hutan larangan berdiri dengan kokoh memandang gerbang kuno yang nampak biasa namun menyimpan banyak misteri namun seketika santa tanpa pikir panjang langsung melangkah kaki untuk masuk tapi suara roh kujang bergema di telinga santa " jangan masuk tuan itu berbahaya
ah apa maksud kalian, lalu bagaimana mana aku bisa kedalam " uacap santa . dan roh kujang pun menjelaskan cara masuk kedalam hutan larangan agar tidak terkena kutukan kuno yang bisa membeku kan kekuatan seseorang . santa pun masuk dengan cara yang di ajar kan roh kujang dan benar saja santa bisa melewati gerbang itu tanpa terjadi apa apa!
namun seseorang dari kejauhan memperhatikan santa dan terkejut melihat santa melewati gerbang tapi baik baik saja " siapa dia mampu melewati gerbang sialan itu tampak nya dia bukan individu biasa...