
di dalam desa tepat nya di rumah aci
santa dan sastra duduk santai dan di jamu dengan baik oleh warga desa..
"aku tak menyangka kamu akan mengeluarkan kapak itu " ucap santa bertanya sambil meminum teh
"tak ada pilihan lain " ucap sastra, dia terlalu kuat?
"bukan kah itu berbahaya "ucap santa mengingat kan
"tidak tenang saja " ucap sastra santai, senjata ku tidak bisa di gunakan oleh orang lain karna hanya ras/keturunan bangsa ku yg bisa menggunakan nya...
"oh baiklah kalau begit "jawab santa, lalu di mana aswat?
"dia ada di luar bersama gadis itu "ucap sastra
oh, lantas kemana tujuan kita sekarang "ucap santa bertanya?
kita harus pergi ke satu daerah.. yg cukup jauh untuk mencari senjata kuno untuk mu "ucap sastra
" kemana itu "ucap santa
"kita akan pergi ke daerah lembah naga" ucap sastra memakan roti kering ,
aku pernah mendengar desas desus bahwa di sana ada senjata kuno yg kuat
"oh baik lah "ucap santa
ketika berbincang datang lah orang tua aci
sekedar basa basi
nak, apa luka mu sudah sembuh " ucap orang tua aci
"paman , kami baik baik saja mungkin sebelum malam kami akan pergi ? "
ucap santa
apa tidak terlalu cepat, kami senang kalian di sini "ucap ayah aci
"tidak paman kami masih banyak urusan yg sangat penting terutama kami harus menghabis kelompok penjahat itu sampai ke akar akar nya "ucap santa mengepal kan tangan nya
"baik lah nak desa kami terbuka untuk kalian "ucap Ibu aci tersenyum
aci dan aswat pun datang menghampiri mereka
"kaka apa kamu akan pergi "ucap aci sedih.
"iya "ucap santa tersenyum, jangan sedih kita pasti bertemu lagi
"baik kaka kalian harus berhati" ucap aci menghampiri santa & sastra
lalu aci pun memeluk santa & astra dengan wajah yg polos dan penuh terima kasih
sastra pun terkaget melihat ini, jelas untuk pertama kalinya dia merasakan hal yg seperti itu...
hah perasan apa ini "gumam sastra dalam hati nya Ini sedikit nyaman
jelas kalakter sombong dan berwibawa nya selama di Kerajaan tidak ada yg berani melakukan hal itu justru semua orang takut dan hormat .... dengan status nya sebagai Pangeran..
"ayo pergi " ucap santa
"Yos " ucap sastra
"paman bibi kami pergi "ucap santa hormat , aci jaga paman dan bibi
"baik kaka" ucap aci
sebelum pergi sastra pun memberi kan hadiah kepada aci
"ini untuk mu"ucap sastra jangan bersedih kau nampak tak cantik gadis kecil hahaha
"Terima kasih kaka " ucap aci senang
dan mereka pun melangkah pergi.
semua orang mengantarkan kepergian mereka ke pintu keluar desa dan melambai kan tangan
...****************...
"nampak nya kamu menyukai gadis kecil itu" ucap santa memiringkan kepalanya ke arah sastra
"hahaha gadis itu tidak buruk " ucap sastra tertawa. di tambah dia begitu manis ketika tersenyum
"ya, aku setuju semoga dia baik baik saja "ucap santa berjalan
"ya "ayo kita bergegas " ucap sastra., kita harus cepat ...
"baik "ucap santa mengangguk
beberapa minggu pun berlalu. mereka pun sampai di sebuah daerah yg bernama lembah naga..
"kita sampai " ucap sastra , sebaiknya kita beristirahat dulu sebelum masuk
"baik lah aku akan beristirahat dulu, dan menyalakan api untuk membakar daging" ucap santa mencari tempat
"baiklah daging harimau itu nampak nya lezat hahaha " ucap sastra tertawa
mendengar itu aswat pun meraung ,
seketika santa dan sastra tertawa..
Terima ini " ucap santa melemparkan daging ,
"terimakasih " ucap sastra
setelah mereka makan dan beristirahat mereka pun masuk kedalam lembah naga
untuk mencari senjata kuno yg cocok
"ayo pergi masuk " ucap sastra berjalan
"ya "ucap santa menjawab
"gunakan benda petunjuk arah mu " ucap santa menyuruh sastra
"baiklah itu pasti"ucap sastra, menjawab ayo ikuti ini, mengeluarkan benda petunjuk arah
santa pun mengangguk dan berjalan, mereka tiba tiba menemukan sebuah lubang yg tertutup akar pohon
"apa ini " ucap santa bertanya
mungkin lubang ini pintu masuk nya"ucap sastra, beranjak loncat kedalam
di ikuti santa dan aswat mereka pun masuk kedalam, dan sampai lah di sebuah tempat
waw tempat yg sangat luar biasa "ujar sastra kagum, kurasa akan banyak harta di sini
"kurasa begitu " ucap santa, semoga kita beruntung
"lihat lah itu ada sebuah pintu batu "ayo kita hampiri " ucap santa berjalan
"oh nampak nya ini di segel "ujar sastra, coba kamu gunakan mantra kuno untuk membuka nya...!
santa pun membuka pintu itu dan gagal
"ah ini tidak berhasil "ucap santa, apa yg harus kita lakukan
" coba aku lihat kitab kuno mu"ucap sastra memandang santa
"baiklah, ini" ucap santa. ini coba lah apa ada petunjuk
dan akhirnya sastra pun menemukan petunjuk untuk membuka pintu batu itu
"haha aku menemukan cara nya " ucap qsastra teriak
"kenapa ini " ucap santa merasa bingung
"tenang lah ayo kita masuk "ucap sastra
didalam goa terdapat banyak senjata kuno.
bebagai jenis
"apa yg harus ku pilih " ucap santa
semuanya nampak bagus..
ketika santa sedang memilih senjata kuno tiba tiba ada pisau kembar yg memancar dari arah yg jauh...
"hey liat itu " ucap sastra, nampak nya itu akan bagus untuk mu
baik lah akan ku ambil " ucap santa mengambil pisau kembar
"itu sangat bagus untuk mu "ucap sastra kamu bisa menggunakan itu untuk sementara sebelum kekuatan mu di puncak dan bisa mengendalikan kujang kembar kuno itu
"iya aku mengerti dan akan membiasakan diri"
"ah aku akan ambil ini " ucap sastra tersenyum, kapak yg sangat bagus
dengan ini aku bisa menggabungkan nya dengan kapak setan ku
seketika tempat itu pun bergetar.. menandakan waktu habis..
"ayo lari kita harus bergegas "ucap sastra
"iya ayo aswat" ucap santa melesat bersama menuju keluar
mereka pun melesat dengan cepat dan akhir nya keluar dari tempat itu.. dan bergegas kembali ke atas
"bagai mana cara kita kembali ke atas" ucap santa memandang lubang di atas kepala nya ,! yg berjarak ratusan meter
"ini mudah " ucap sastra mengeluarkan benda kuno seperti daun
"apa ini " ucap santa memandang daun kecil
"lihat lah "ucap sastra
dan tak lama kemudian daun itu membesar dan melayang..
"ayo naik " ucap sastra duduk di atas daun
"baik lah " ucap santa , nampak nya kamu banyak memiliki benda benda yg aneh
"hahaha tuan ini memang luar biasa bukan " ucap sastra tertawa
"iya harus ku akui " santa tersenyum
pada akhir nya mereka pun keluar dari lubang itu, dan melanjutkan pencarian ramuan kuno
"aku ingin mencari ramuan dulu" ucap sastra, agar kekuatan ku kembali kepuncak nya
"baik lah itu bagus " ucap santa, aku pun berpikir demikian aku ingin menerobos ke tahap GRENMASTER bintang 2
"ayo jangan buang buang waktu " ucap sastra, kita juga harus mencari ramuan untuk harimau bodoh ini
...****************...
"lihat itu " ucap santa, ini ramuan jamur hitam , bukan kah itu akan cocok untuk mu
hahaha aku sangat beruntung " ucap sastra tertawa, aku akan ambil dan menyerap nya.
"baik, aku akan berjaga " ucap santa
ketika sastra sedang menyerap ramuan tiba tiba kelabang beracun datang dan menyerang. sastra
"ini gawat "ucap santa melesat menghentikan serangan kelabang beracun
dentrang dentrang gesekan pisau kembar dan kelabang beracun beradu
"uh kulit nya kuat " ucap santa
santa pun punya ide untuk mengalir kan braja guntur ke pisau kanan braja geni ke pisau kiri nya
"Braja guntur braja geni Mengalir lah " ucap santa,
seketika guntur mengalir ke pisau kanan dan api ke pisau kiri
dengan gerakan secepat kilat santa melesat dan melompat ke udara lalu menancap kan pisau kembar ke kepala kelabang beracun
suara pekikan kesakitan terdengar sebelum ansur ansur memudar dan mati
"tampak nya aku harus berlatih lebih keras agar lebih handal menguasai dua pisau ini " ucap santa
seketika ledakan pun terjadi.. aura hitam yg di aliri petir melonjak dari tubuh sastra
mengeluarkan suara mendesir yg memekakakan telinga... serta memberi penindasan yg mendominasi
"sastra " teriak santa menatap kaget Apa ini aura GRENMASTER bintang lima " ucap santa, mengerikan
sastra pun membuka mata dan memindai sekeliling dan menemukan mayat kelabang beracun,
oh apa kau bertarung kawan " ucap sastra bangun dan memendang santa
ya itu bukan apa " ucap santa tenang
bocah ini memang berbakat mampu membunuh kelabang beracun sendirian " gumam sastra dalam hati
ayo cari ramuan untuk mu " ucap sastra
"tunggu , di mana aswat " ucap santa panik
seketika dar ledakan terjadi , nampak aswat sedang berevolusi , menjadi harimau putih dewasa dengan tubuh kekar taring tajam dan mengeluarkan aura hitam
"apa itu, ayo kita hampiri " ucap santa panik dan berlari.menuju suara
"apa kah itu harimau bodoh itu? " ucap sastra kaget, dia berevolusi
apa ? aswat apa kamu berevolusi bagus lah " ucap santa sekarang kamu nampak kuat,
meraung meraung meraung " aswat
raungan yg menggema dan mendominasi penindasan untuk semua hewan seakan semua hewan harus menunduk
"sekarang kamu punya tunggangan yg sangat kuat kawan "ucap sastra berjalan malas
"tunggu aura apa ini mengapa begitu kuat dan panas " ucap santa bingung
hem ini aura ramuan api puluhan tahun" ucap sastra nampaknya kamu beruntung
ayo ambil " ucap santa
ketika mereka menuju ramuan api nampak se, skor kalajengking api level 4 yg sangat besar ..
tunggu tampampak nya ini takan mudah " ucap santa
"serah kan padaku " ucap sastra melompat
"twin spirit " kapak petir " teriak sastra melompat dan melayangkan serangan mematikan...
dar ledakan dahsyat langsung membunuh kalajengking api
"luar biasa " ucap santa kagum
hahaha jurus baruku tampak nya sangat kuat " ucap sastra tertawa, ambil itu dan pergi
baiklah " kita cari tempat yg aman untuk ber kultivasi " ucap santa mengambil ramuan kuno
lanjut