
setelah beristirahat semua nya kumpul untuk memulai perjalanan kembali
ayo semua nya kita kembali " ucap doy
ya ayo cepat aku sudah rindu padepokan " ucap semua murid
ya kita harus cepat paman kusir pasti sudah menunggu kita " ucap sekar aswat ayo kembali
meraung " aswat melompat kepelukan sekar
itu paman kusir " ucap doy, melambai kan tangan kearah pama kusir
mereka pun menaiki kereta kuda dan pergi
kenapa kamu doy " ucap baka bertanya
tidak kawan , aku hanya sedang resah " ucap doy , akan kah aku bisa menghabisi orang berengsek itu di turnamen nanti
ah siapa yg kamu maksud doy " ucap baka, apa dia murid berbakat dari Kerajaan timur itu
iya dia bernama Sona " ucap doy, mengepalkan tangan nya
santa pun terkaget melihat raut wajah doy yg begitu penuh amarah dan dendam
tidak biasanya dia seperti itu " gumam santa dalam hati
apa kamu punya masalah dengan dia " ucap sekar
ya aku dan dia pernah bertukar pukulan di masa lalu saat usia ku 15 tahun.. aku pun kalah dan hampiri di bunuh nya sebelum seseorang menolongku
kenapa kamu bertukar pukulan dengan nya " ucap murid murid senior
dia membunuh adik ku " ucap doy mengepal kan tangan nya, dengan amarah,
mendengar itu semua orang terkaget
apa " ucap semua orang
orang yg luar biasa menyembunyikan luka yg dalam di balik senyum nya " ucap santa dalam hati
sudah lah lupakan " ucap doy , mengalihkan pembicaraan
hey kawan kenapa kemarin serangan kalajengking api menghilang di hadapan mu ?
itu karena cincin ini " ucap santa memperlihatkan cincin penghisap
luar biasa " ucap semuanya.. dari mata kamu dapat benda itu ucap doy kagum
dari sebuah hutan dahulu ketika aku sedang mencari ramuan kuno" ucap santa
hahaha kamu memang luar biasa kawan " ucap baka dan yg lain
sesekali sekar menatap santa. dengan tatapan penuh perhatian
santa yg menyadari hal itu berbalik dan menatap sekar
adegan itu pun di lihat oleh murid murid lain
apa mereka sedang jatuh cinta " bisik doy kepada baka
bisa jadi " ucap baka tersenyum
uhuk uhuk
doy pun batuk kecil dan berkata kita akan sampai
sekar dan santa pun kembali ke kondisi normal nya..
ah kita sampai " ucap baka, ayo semua nya
mereka pun turun dari kereta kuda dan masuk kedalam padepokan.
Terima kasih paman kusir" ucap semua
baik nak semoga bertemu lagi " ucap paman kusir pergi
mereka pun di sambut oleh murid murid lain
akhirnya kalian kembali ucap semua nya
ya kami berhasil mendapatkan banyak ramuan " ucap doy
luar biasa " ucap tofa dan lain lain., ayo bicara di dalam
baik lah " ucap doy mengajak santa , ayo kawan
semua nya berjalan ke tempat masing masing ....
ketika malam tiba terlihat santa yg sedang berkultivasi.
sedangkan sekar sedang duduk di pinggir kolam. ditemani aswat.
aswat ini untuk mu " ucap sekar memberi kalung kepada aswat..
meraung " aswat merasakan kebahagiaan diberikan kalung yg di pakai kan di leher nya..
setelah beberapa lama murid murid perempuan menghampiri sekar dan menemani nya.. mengobrol
kaka senior " ucap sri , apa bener kalo murid baru itu sangat kuat . aku mendengar dari murid laki laki yg sendang membicarakan nya
ya dia memang kuat" ucap sekar
ah tapi aku penasaran kaka terhadap wajah nya " ucap sri dia begitu misterius
sekar pun tersenyum mendengar perkataan sri
ah itu santa " ucap semua murid perempuan saling berbisik penuh kagum
tak lama semua murid perempuan pun pergi meninggalkan sekar sendiri
nampak sekar pun menjadi tegang terlihat wajah nya yg cantik memerah .. dan tubuh nya sedikit bergetar..
maaf senior mengganggu " ucap santa
tidak apa apa " ucap sekar
boleh kah aku duduk " ucap santa
silahkan mereka pun duduk berhadapan dengan jarak dua atau tiga meter
aswat kemarilah" ucap santa,
meraung" aswat ,melompat kepelukan santa
apa ini dari kaka senior "ucap santa melihat kalung di leher aswat
meraung " aswat
senior terimakasih " ucap santa, senior selalu membantu aku merawat aswat
tidak apa " ucap sekar lembut, dari mana kamu menemukan aswat tanya sekar pada santa
ya dulu aku menemukan nya di hutan "ketika dia masih bayi
apa kamu mencurinya dari orang tua nya" ucap sekar.
tidak " ucap santa, orang tuanya mati di bunuh ular kepala sembilan dan aku merawat nya
oh pantas dia salalu bersikap baik padamu " ucap sekar memandang aswat
tampak semua murid mengintip dari kejauhan dengan heran pemandangan langka yg belum pernah mereka lihat putri dari padepokan yg sangat dingin dan anggun bisa bicara dan duduk dengan laki laki yg baru masuk.. di tambah dengan penampilan yg misterius
hey aswat apa kamu tak ingin pergi " ucap tofa, kemarilah jngn ganggu urusan orang dewasa
hahaha semua orang tertawa mendengar ucapan doy.. santa pun melompat dan mengejar tofa
meraung aswat mengejar tofa , hey kawan aku bercanda ayolah ucaf tofa berlari menghindari aswat kecil .sambil tertawa
semua orang pun semakin bahagia melihat kekocakan aswat dan tofa..
tak lama aswat pun berhenti dan memandang wanita cantik, dan menghampiri nya dengan langkah yg sangat lemah
melihat itu sri pun menghampiri aswat
kemarilah aswat siapa yg mengganggu mu biar aku yg menghajar nya" ucap sri memeluk aswat
aswAt pun meraung pelan di pelukan sri dan mengoyangkan ekor nya ke arah tofa. seakan sedang mengejek tofa
lihat lah harimau kecil itu pandai memilih wanita cantik ucap tofa tertawa
semua orang dibuat tertawa oleh tingkah aswat
sejar pun tersenyum bahagia melihat tingkah aswat ..
terlihat tetua, sangat bahagia melihat sekar , tersenyum bahagia.
ah senyum yg indah " ucap tetua kedua , aku melihat senyum itu 10 tahun lalu dan sekarang dia tersenyum lagi
ya " ucap tetua pertama, santa dan aswat mereka pembawa pembeda di padepokan kita
aku setuju aku pun merasa begitu di tambah dia orang yg sangat misterius dan tak henti memberi kita kejutan " ucap tetua ke tiga mungkin di masa depan dia akan terkenal di benua ini
tapi aku merasa ada yg aneh dengan anak itu " ucap tetua pertama
apa itu " ujar kedua tetua
dia nampak menekan kekuatan aslinya dan menyembunyikan nya " ucap tetua pertama, tapi itu hanya perkiraan ku
ya kami pun merasa seperti itu " ucap kedua tetua mengangukan kepala
ah apakah kalian tidak merasa aneh, bukan kah suasana satu tahun ini tenang " ucap ketua ketiga
hahaha ya ya penjahat itu ya sekarang jarang bergerak " ucap tetua ke dua
mereka terhenti olah dua pemuda itu dan aku dengar mereka berkomplot bukan hanya berdua.. " ucap terua
apa ❓ mereka punya pasukan " ucap tetua je tiga
bukan pasukan tapi ada beberapa orang kuat di bawah kedua pemuda itu mereka di sebut tiger black " ucap tetua pertama . jumlah mereka ada enam orang dan dua binatang legendaris di samping mereka
"organisasi tiger black ya " ucap tetua kedua, tapi kita harus berterimakasih karna mereka kerajaan barat sedikit tenang
ya aku setuju " ucap semua tetua
...****************...
jauh dari suatu tempat sosok misterius sedang duduk dengan penuh amarah
kurang ajar " ucap sosok misterius, siapa mereka sebenarnya. sampai bisa membunuh bawahan ku
benar tuan " ucap bawahan, mereka sungguh kuat , di tambah mereka punya peliharaan hewan hewan legendaris
apa hewan legendaris " ucap pemimpin misterius,
ya tuan " ucap bawahan, mereka juga punya beberapa orang dan punya organisasi tiger black
mereka sungguh berani " ucap pemimpin misterius , sekarang kamu pergi ke timur ke selatan dan utara beritahu mereka tentang hal ini
baik tuan laksanakan " ucap bawahan melesat menghilang