
santa dengan enggan membuka mata, dan mencari sosok sastra yg tak terdengar suaranya.....
huuuuuuh santa menghela nafas panjang dan mencari keberadaan sastra..
paman maaf boleh kah aku tau sastra kemana nampak nya suara dan aura tidak terdengar dan terasa " ucap santa merasa bingung 😕❓
tuan muda sastra sedang bee kultivasi di sebelah utara dekat sungai di temani ulah dan harimau anda tuan " ucap wusang dengan penuh hormat
ah baiklah!!!
tapi mengapa aku merasa ada yg salah dengan sastra " ucap santa pernah tanda tanya?
tidak lama kemudian sosok su yg tinggi besar berlari panik secara memanggil manggil santa...
teman kecil teman kecil lihat kesana ada yg salah dengan teman sastra " ucap si panik dan penuh ketakutan
santa memandang su dengan tatapan kosong sebelum kesadaran nya kembali pulih dan melesat ke tempat sastra..
wajah santa memucat melihat sastra yg di selimuti aura hitam yg ganas.. energi dari segel kuno bereaksi dengan ganas mengikis kekuatan dan kesadaran sastra
kawan apa yg terjadi padamu " ucap santa panik seraya menyandarkan sastra pada tubuh nya ....
ahhh santa mendesah dengan terengah engah berkata nampak nya tubuh ku sudah tak kuat lagi kawan " ucap sastra mnahan sakit.
aswat dan oroci meraunh dan memdesis dengan pelan merasakan kesedihan mendalam melihat sastra yg biasa nya tersenyum bangga menjerit kesakitan
paman wusang kemari " teriak santa
dengan sedikit gemetar wusang berjalan mengghampiri santa seraya berkata ada apa tuan " ucap wusang
apa kamu tahu tempat reruntuhan kuno itu " ucap santa bertanya dengan wajah yg pucat karena cemas
ah ya tuan tapi pintu masuk nya masih di segel , " ucap wusang menjelaskan
tidak apa ayo pergi sekarang dan ya perintah kan anak buah mu mengumpulkan harta dari goa kelelawar dan suruh mereka menyusul kita... " gumam santa
paman su paman wusang ayo pergi!!
awan api datang
wussss awan api datang menghampiri santa dan diam di tanah
semuanya ayo naik " ucap santa
baik " ucap semuanya bergegas pergi
di atas awan santa hanya mematung dan sesekali melirik santa yg bebaring di hadapan nya
oroci yg biasanya bertingkah aktif dan aswat terlihat murung
ah santa tanpa sadar mengepal kan tangan nya.. energi tak terasa sedikit mengalir..di seluruh tubuh nya.. lamunan santa terbangun karena wusang berteriak!!
santa menoleh ke arah wusang yg berteriak
tuan di hadapan kita ada pasukan kerajaan
" ucap wusong sedikit bingung
terlihat burung raksasa yg di tunggangi sosok gagah berdiri jauh di hadapan kelompok santa
biar kan mereka ucap santa kita tak punya waktu " ucap santa untuk bicara atau berurusan dengan mereka...
su dan wusang hanya mengangguk diam dan tanpa berkomentar lebih jauh
namun ketika mereka berjalan dengan kecepatan tinggi wuss serangan mendadak melesat ke arah merekaa sebelum di hentikan aswat dengan aungan yg mengandung kekuatan
dar ledakan!! menggema
santa dengan dingin melirik ke arah kelompok pasukan kerajaan dan berkata dengan nada acuh " apa mau kalian menyerang kami dengan tiba tiba?
kami di utus oleh kerajaan untuk mengajak anda datang menghadap ke pada raja " ucap panglima
maaf kami ada urusan sekarang namun kalo urusan kami sudah selsai kami akan datang " ucap santa memutar tubuh nya dan akan segera bergegas.
hey kalian berani melawan perintah Raja " teriak panglima
maaf panglima zonsan " ucap wusang kami akan datang namun kami ada urusan penting untuk menolong teman kami yg sedang terluka..
ah di sekarat ya " ucap zonsan dengan sombong, namun aku tak perduli dia mau mati atau hidup yg jelas kalian semua harus ikut menghadap raja..
santa pun terkejut mendengar ucapan zonsan. tangan nya mengepal keras matanya berubah menjadi redup amarah melonjak dengan gila "aku harap kamu mengerti sampah, jangan kan kerajaan mu dewa sekali pun akan ku hancurkan bila menghalangi jalan ku "ucap santa melesat dengan pedang ditangan nya
wusang, su dan semua pasukan kerajaan bergetar mendengar ucapan santa yg di penuhi ancaman...
beraninya kau " ucap zonsan marah.
namun belum sempat dia berkata lagi santa dengan pedang dewa penghancur nya sudah mendarat di wajah zonsan
bam ledakan!!!
kepala zonsan hancur tubuh tanpa kepala melayang dengan menyedihkan jatuh ke bawah ...
jangan berani menghina sodaraku "ucap santa acuh tak acuh dan kembali menaiki awan api nya. .... ayo pergi
su & wusang hanya berkeringat dingin melihat santa menebas jendral kerajaan tanpa rasa takut sedikit pun..
...****************...
di atas awan sosok santa yg masih tanpa expresi menatap sastra yg pucat dan mulai menampakan urat urat hitam misterius..
ahhhhh sastra mendesah dan mengerang kesakitan..
kawan bertahan lah aku akan secepatnya mendapatkan ramuan kuno iblis hitam..
ah sialan " ucap santa medesah pelan dan bertanya paman wusang apa kah tempat nya masih jauh?
tuan tempat yg kita tuju hanya beberapa mil lagi " ucap wusang menjawab
baik lah " ucap santa..... menambah kecepatan awan api
beberapa waktu pun berlalu dan mereka sampai ketempat tujuan..
ayo turun " ucap santa berjalan dan membawa sastra yg mulai kurus dan semakin pucat !!
tampak banyak hewan buas yg ganas, namun santa tidak memperdulikan nya... dan terus berjalan tatapan nya yg penuh amarah membawa aura membunuh yg kaya .. bahkan membuat hewan buas lari ketakutan ketika menatap santa
tuan ini tempat nya ucap wusang " menunjuk, pintu di bawah gunung, ya jelas dibawah gunung itu ada Makam kuno yg terdapat banyak rahasia dan harta
bagai mana cara membuka nya " ucap santa..
wusang pun dengan enggan berkata " tuan maaf kan aku tapi aku tak tau yg aku tahu tempat ini terbuka secara otomatis!!
ah apa ini bisa di hancurkan " ucap santa meraba dinding batu yg terdapat tulisan kuno
sudah banyak ahli top yg mencoba nya namun percuma saja " gumam wusang
santa pun terdiam memikirkan cara untuk masuk namun jelas dia tidak tau cara nya " sialan bagai mana aku masuk kedalam " gumam santa mengerutakan kening nya
ketika santa terdiam.. suara erangan kesakitan dan aura yg sangat aneh mulai keluar dari tubuh sastra..
santa pun terkaget dan langsung menghampiri sastra.. kawan bertahan lah.. ucap santa. langsung berdiri dari duduk nya dan menggengam pedang di tangan nya...
wusa melesat ke arah pintu batu yg tersegel..
bantu aku " ucap santa meminta di pinjam kan kekuatan oleh roh kujang..
baik tuan" jawab roh kujang..
aura yg ganas melonjak tato kuno di dalam lengan baju santa mulai menjalar.
api dan guntur membungkus pedang dewa penghancur melesat santa menghantam pintu masuk dengan kekuatan penuh ..
bam ledakan?!!!!!
gunung bergoncang burung burung berterbangan dengan panik tanah bergetar seperti gempa bumi...
trck trck retakan terdengar.. pintu masuk hancur menjadi ketiadaan
wusang & su terdiam menatap pintu yg hancur ...berantakan.. oleh serangan mengerikan dari santa " mungkin kalo aku yg terkena serangan itu nasib ku akan sama seperti pintu itu " ucap wusang sedikit bergetar dan merinding melihat serangan santa
ayo semuanya masuk kedalam " ucap santa sambil berjalan membawa sastra