
Santa pun tiba dan memasuki gerbang padepokan...
"siapa kamu " ucap penjaga
" aku ingin bertemu pemimpin "ucap santa memperlihatkan gulungan dari liam
" oh baiklah tunggu di sini"ucap penjaga
" santa menganguk"
"kamu silahkan masuk " ucap penjaga, lanjut berkata selamat datang di padepokan pedang suci
"terimakasih "ucap santa , tempat yg indah dan tenang , di mana kah para murid?
semua nya ada di tempat latihan. " ucap penjaga, aku akan mengantar mu ketempat pemimpin
"santa mengangguk "
"kamu masuk lah "ucap penjaga
"ayo masuk nak"ucap suara tua
santa pun masuk dan menyapa
" salam pemimpin "ucap santa hormat
banyak tetua di dalam aula pemimpin menatap santa.. mereka pun terkejut melihat anak muda menggunakan topeng dan pedang di tangan nya serta harimau kecil di samping kaki nya
"apa kamu santa " ucap tetua, aku baru tahu pak tua liam punya anak se hebat dirimu
(santa pun kaget dan bingung mendengar ucapan salah satu pemimpin )
anak " gumam santa dalam hati, apa kah isi gulungan itu mengatakan aku anak nya! agar aku bisa masuk kesini, hmm aku takan mengecewakan mu paman liam
"hari ini kamu pergilah ketempat istirahat mu " ucap salah satu pemimpin, besok kita akan mengadakan pengenalan murid baru di depan seluruh murid padepokan pedang suci..
santa pun mengangguk hormat dan pergi . di antar kan oleh murid senior
"ayo teman " ucap murid senior tak lama mereka sampai, ini tempat tidur mu beristirahat lah
"baik Terima kasih kaka senior" ucap santa
waktu pengenalan / penerimaan murid baru tiba nampak aula besar sudah di penuhi oleh murid & para tetua..
"tetua utama sampai" ucap murid senior
"salam tetua utama" ucap semua orang di aula serentak hormat
kali ini padepokan kita kedatangan satu murid baru.. dari kota ramuan obat..
silah kan kenal kan nama mu "ucap tetua utama
"santa pun berjalan ke arah depan dan tak sengaja melihat sosok anggun yg iya temua dua pasang mata bertatap..
"ah siapa dia " ucap sekar, tiba tiba melihat sorot mata yg persis dengan laki laki yg. menolong nya apakah itu dia gumam dalam hati
(santa pun melanjut mengenal kan diri)
"salam harmot untuk semua tetua dan senior
aku santa murid baru mohon bantuannya "
ucap santa
"mulai saat ini santa resmi jadi murid padepokan dan secara tidak langsung santa adalah keluarga kita. " ucap tetua setelah ini semua nya kembali berlatih
"di pahami tetua "serentak semua orang hormat
di hari yg sama santa pun mulai berlatih. dengan murid lain sampai malam
ketika selesai berlatih santa berjalan jalan di padepokan.. terlihat murid murid yg ramah saling menyapa.
walau santa punya sikap acuh tak acuh dan tenang.. dia selalu membalas salam orang lain
junior santa " teriak murid senior
"ya kaka senior bagai mana " ucap santa
panggil aku doy " ini tofa dan itu teguh" ucap doy mengenal kan diri dan lain lain
" salam senior "ucap santa
" jangan panggil senior panggil saja nama " ucap doy biar kita akrab.. ngomong ngomong kamu mau ke mana?
"baik " ucap santa aku mau berjalan jalan di padepokan. mencari angin malam
"oke semoga menyenangkan kawan" ucap doy
santa pun mengangguk dan pergi ke kolam dekat aula...
dia pun meniup seruling nya
🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼
suara seruling yg indah dan merdu menghayut kan malam udara berhembus dengan sejuk
"di satu ruangan seorang gadis cantik duduk ber kultivasi."
"suara apa ini " gumam sekar . perlahan membuka mata nya.. berjalan keluar dan melihat sosok bertopeng meniup seruling..
"dia " ucap sekar nampak terhayut dalam suara seruling ..
nampak para tetua berdiri memandangi sosok bertopeng itu dan menikmati suara yg merdu seakan kelelahan dalam tubuh hlang di bawa oleh angin
"jangan" ucap tetua menggelengka kepala
beberapa saat kemudian santa pun beres mengambil aswat yg tertidur ke pelukan nya .. seketika dia menoleh.. dan kaget melihat banyak orang
"aaa maaf apa saya mengganggu kalian semua " ucap santa hormat
"tidak nak " ucap tetua tersenyum justru kami menikmatinya.. terimakasih sura seruling mu indah...
santa pun kaget mengucap terimakasih
terima kasih tetua " ucap santa hormat
semua nya pun bubar..
di tempat yg jauh di dalam hutan terlihat empat remaja yg sedang berlatih .
dan satu orang duduk membaca buku kono
" ah mereka berdua ' ucap satra aku merindukan nya..
"kaka " ucap yota ' kamu kenapa dari tadi melamun
"tidak " aku hanya rindu berpetualang dengan mereka
"maaf kaka karna kami kaka jadi tidak bisa pergi" ucap yota
"sudah lah bocah jangan banyak bicara"
ucap sastra
"kaka ini ada pesan " ucap gadis kecil
" kemarilah "linlin
"apa dari dia " ucap sastra dan membaca pesan ( kawan kami sekarang berada di padepokan pedang suci kami harus menjadi murid untuk merebutkan hadiah turnamen antar kerajaan , semoga kalian baik baik saja" ucap santa dalam surat
" hahahaha sialan dia itu bermaksud ikut turnamen apa mendekati gadis cantik itu " ucap sastra tertawa
di tempat yg jauh. dua sosok muncul dan mencari keberadaan santa dan sastra
bagai mana ini kita belum menemukan jejak" ucap uwa amin
"hemm iya " ucap satu tetua mendengus dingin
kembali ke padepokan terlihat di dalam aula santa sedang belajar tentang sejarah kuno
"senjata kuno yg melegenda di benua ini ada banyak dan Sa alah satunya "ucap tetua 9
pertama kujang kembar
kedua trisula iblis
ketiga pedang sakor
empat tombak naga
kelima palu bumi
dan masih banyak lagi yg lain"
ucap tetua 9
dan kalian harus tau ada beberapa senjata yg bisa di serap kedalam tubuh " ucap tetua 9
santa dan semua murid lain pun terkejut
"maksudnya ketua " ucap santa. bukan kah ramuan saja yg bisa di serap
ada beberapa senjata yg bisa di serap
namun mempunyai efek yg mengerikan bila gagal tau pun berhasil
cara untuk menyerap nya gimana tetua " ucap doy bertanya , aku ingin menyerap senjata ku
"tidak semudah itu" cara menyerap nya sulit hanya ada di buku kuno yg hilang ratusan tahun lalu , untuk semua petunjuk nya... ucap tetua
"sudah lah kalian beristirahat lah dahulu besok akan di adakan pertandingan persahabatan " ucap tetua 9
"baik tetua " ucap semua murid
"santa pun diam diam mengirim surat kepada sastra .
"kawan kirim kan aku informasi tentang jurus & rahasia menyerap senjata " ucap santa dalam surat
"burung putih pun terbang ke angkasa mengantar kan surat kepada sastra"
"santa ayo ke aula " ucap doy . ada pengumuman penting
"baik " ucap santa
pengumuman pun di kumandangkan
para murid semua tiga hari lagi akan di adakan seleksi pemilihan .. peserta yg akan ikut dalam turnamen antar negara
" ucap ketua ke dua
"apa maksud nya itu " ucap santa bertanya
jadi kita akan bertarung satu lawan satu yg kuat dan jadi juara satu sampe tiga akan jadi perwakilan padepokan.." ucap tofa
"berjuanglah kawan " ucap doy
"ini kesempatan ku " ucap santa dalam hati