KING OFF ASEAN

KING OFF ASEAN
09 pertarungan sengit



melanjutkan langkah dan petualangan santa aswat & sastra ..


dengan santai berjalan mencari tempat yg aman untuk berkultivasi...


ah sangat sulit mencari tempat yg nyaman disini "ucap sastra malas


ya "hutan lebat ini memang tidak nyaman untuk berkultivasi." ucap santa, namun kita harus terus mencari tempat yg aman


"hah akhir nya kita keluar juga dari lembah sialan itu.. "gumam sastra meregang kan otot-otot nya


harus kah kita membuat gubuk di sini? " ucap santa bertanya?


Buat lah aku dan aswat akan mencari bahan makanan dan minum " agar kita bisa beristirahat


sastra & aswat pun pergi dan mencari bahan makanan.


sedangkan santa membangun gubuk seadanya...


apa kah sudah beres " ucap sastra membawa makanan..


ya seadanya saja.."ucap santa sambil menyalakan api


ayo bakar daging ini " ucap sastra aku sangat lapar


kemana kita akan berjalan setelah ini " ucap santa, sambil membakar daging


"setelah makan berkultivasi lah baru kita memikirkan langkah selanjutnya "ucap sastra..


"baik lah" ucap santa, nampak nya ini sudah matang ini untuk mu...!


hahaha nampak nya ini lewat"ucap sastra hey aswat kenapa kamu diam ayo makan bodoh


"meraung " aswat


setelah mereka makan santa pun bergegas berkultivasi... dan memakan waktu satu yg cukup lama


sedangkan aswat dan sastra hanya makan dan bercanda sepanjang hari


hay aswat aku sangat bahagia dengan petualangan ini " ucap santa, berbaring di tanah, memandang langit malam


"meraung" aswat


seketika Aura yg ganas menyembur keluar cahaya hitam dan putih bergolak dari tubuh santa... dar ledakan besar pun terjadi


"oh luar biasa dia menerobos GRENMASTER bintang empat " ucap sastra , kagum, di masa depan dia akan jadi orang yg luar biasa


"akhirnya aku menerobos "ucap santa membuka matanya.. dan bergegas menghampiri sastra dan santa


"Kou memang jenius" ucap sastra,mampu menerobos dua bintang sekaligus


"aku hanya beruntung " ucap santa , sambil minum


"aku ingin pergi ke sebuah desa "ucap santa melihat sastra


"untuk apa " sastra bertanya


aku ingin mencari informasi tentang Setiap pergerakan kelompok itu. nampak nya banyak yg aneh


"iya benar aku setuju " ucap sastra, pergerakan mereka terlalu mencolok


"apa ada campur tangan dari seorang raja di empat kerajaan " ucap santa, berpikir


"ya itu bisa saja tapi kita harus punya bukti bukan"ucap sastra berbaring


"sekarang tidurlah besok kita pergi "ucap santa


...****************...


ketika santa berbicara sastra dan aswat sudah terlelap, jauh di dalam sebuah tempat banyak pasukan berkumpul untuk melakukan pergerakan dan menyerang desa...


" siap kan pasukan dan hancurkan desa itu dengan cepat" ucap pemimpin penjahat, dengan acuh tak acuh


"baik "ucap ratusan pasukan serempak


"ahhhh nampak nya ini sudah pagi "ucap sastra, hah sialan ini siang bergegas bangun..


"apa kau sudah bangu " ucap santa, duduk sambil makan


hey kawan kenapa kau tak membangun kan kami


"kalian terlihat pulas " ucap santa tersenyum kecil dan mengajak pergi..


ayo kita pergi


"tenang lah aku belum makan sesuatu "ucap sastra


"makan lah sambil berjalan "ucap santa melangkah


beberapa saat kemudian mereka pun sampai ke sebuah desa yg ramai penduduk


dengan ramah mereka saling memberi hormat .,....


"hey orang orang di sini ramah ramah "ucap sastra


"ya desa yg begitu tenang dan makmur" ucap santa...


tiba-tiba suara gemuruh terdengar


ratusan pasukan memakai baju hitam menyerang membabi buta


(brak brak brak) serang "teriak pasukan penjahat


" sial desa ini di serang " ucap santa


ketenangan , berubah menjadi riuh tangisan dan jeritan meminta tolong


"tolong tolong tolong " teriak warga


panik dan menangis


(bam bam bam )


"ayo kita habisi mereka" ucap santa


Yos "serah kan pada tuan ini" ucap sastra Ayo aswat habisi mereka


"meraung " aswat


Puluhan pasukan mati di bantai trio S.A.S


"siapa kalian bocah " ucap pemimpin pasukan penjahat yg bernama uwa amin


"tidak perlu tahu nama kami" ucap sastra hey sampah kenapa kamu menyerang desa ini


"bukan urusan kalian "ucap uwa amin acuh tak acuh , aku akan menghancurkan desa ini dan kalian berdua..


tanpa banyak bicara santa mengeluarkan aura membunuh dan kekuatan dahsyat nya


santa pun melesat dengan pisau kembar yg sudah di aliri kekuatan api dan guntur


dan sastra mengeluarkan kapak kembar nya yg di selimuti cahaya hitam..


(suwos dentrang dentrang) pertarungan sengit dengan gerakan cepat saling serang dua lawan satu .. .. terus berjalan


bertahan & menyerang antar dua belah pihak silih berganti


"hahaha bocah kalian lumayan juga "ucap uwa amin menggantung di langit..


"tidak perlu banyak bacot " ucap santa, ku habisi kau , melesat menyerang


"haha Terima ini bocah "ucap uwa amin, tongkat iblis penghancur,


serangan dahsyat mengarah ke santa dengan kecepatan yg sangat gila menghantam santa


aaaaaaa " ucap santa menahan serangan, sialan dia begitu kuat ...!


disisi lain sastra melompat ke langit dan memberikan serangan ..


"twis iblis " teriak sastra Hancurkan kan


(bam bam bam )serangan dahsyat menerjang ke arah uwa amin


(brak brak) uwa Amin jatuh ke bawah dan membuat tanah hancur ...


"Sialan mereka cukup kuat " ucap uwa amin. berdiri


sebelum uwa amin berdiri dan mengembalikan pokus nya.


tiba tiba serangan cakar harimau menerjang ke arah nya.


"meraung " aswat


"sialan " ucap uwa amin terkaget dengan serangan mendadak aswat


"bagus aswat " ucap santa


"Jurus pengunci aktif kan" teriak sastra dari langit, santa lakukan


baik " ucap santa, Api guntur, gelombang kehancuran


di tangan santa berkumpul bola api & guntur yg menjadi satu , siap menerjang ke arah uwa Amin


(suwos dar dar dar) serangan dahsyat menghantam tubuh uwa amin dengan kejam .... menyebabkan area sekitar Hancur berantakan


"kurang ajar kalian ,Apa kalian bosen hidup " ucap uwa amin


mendengar itu santa pun tertawa gila


dan melangkah menuju uwa amin dengan pisau kembar nya


hahahaha hahaha tidak takut mati kata mu " ucap santa tertawa apa kau pikir aku ini masih hidup, setelah kalian hancurkan desa ku dan membunuh kedua orang tua ku


"melihat itu sastra hanya terdiam dari atas langit "


"KEKUATAN GILA MELONJAK DI KEDUA PISAU SANTA,, dan langsung menusuk kepala & menebas leher uwa amin


"apa kamu baik baik saja " ucap sastra


"ya "ucap santa melemparkan kepala uwa amin


seketika waraga desa pun bersorak sorang girang atas terbunuhnya uwa amin dan mengucap kan Terima kasih kepad trio S.A.S


" Terima kasih " ucap kepala desa & warga


ayo ikut aku dan beristirahat lah


trio S. A. S pun mengangguk dan mengikuti kepada desa


"silahkan nak , " ucap kepala desa menyajikan makanan dan minuman


"terimakasih paman " ucap santa, boleh kah aku bertnya sesuatu?


"apa itu nak "ucap kepala desa memandang


"kenapa desa ini di serang " ucap santa


,apa paman punya informasi


"aku tidak banyak tahu " ucap paman tapi ada beberapa hal yg beredar


"apa itu paman"ucap santa penasaran


"dari apa yg aku tau bahwa mereka menyerang desa dan membunuh semua warga itu semua ada maksud yg masih belum jelas " ucap kepala desa,


"tapi hal yg paling aneh adalah mereka ngumpul kan mayat mayat warga yg mereka bunuh" ucap kepala desa sedikit ngeri dan takut


"kenapa mayat itu di kumpul kan"ucap santa, memandang kepala desa


"dulu ada satu warga yg berhasil lolos dari pembantaian dan bersembunyi" ujar kepala desa, dia melihat pemimpin yg melakukan penyerangan mengeluarkan kendi


"kendi " gumam santa penuh tanya


ya, kendi itu di terbang kan di atas. mayat yg terkumpul lalu dia. membaca mantra yg membuat seluruh darah dari dalam tubuh mayat keluar.. " ucap kepala desa


"apa ❓lalu bagai mana " paman


"setelah darah keluar kendi itu menampung nya " ucap kepala desa, dan membawa kendi itu pergi


"brengsek mereka" ucap sastra


"kenapa? apa kamu tahu sesuatu" ucap santa bertanya


"ya aku pernah membaca buku kuno, tentang metode rahasia " ucap sastra, untuk meningkatkan kekuatan ke tahap legends


"apa" ucap santa terkaget, Lalu apa yg harus kita lakukan ?


"dari apa yg aku tahu " metode iblis itu hanya bisa di lakukan dalam 500 tahun sekali , kita cukup mencegah terkumpul nya darah " ucap sastra


"apa kah darah itu tidak kering" ucap santa


"tidak, kendi yg mereka gunakan harus nya kendi kuno yg bernama kendi abadi" ucap sastra


"ah ini semakin rumit " ucap santa


setelah mereka berbincang cukup lama mereka pun beristirahat sebelum pergi


meninggal kan desa


"kalian beristirahat lah dulu waktu sudah semakin malam " ucap kepala desa


"baik paman Terima kasih " ucap santa hormat


lanjut