
setelah beberapa lama sastra tertidur dia pun perlahan membuka matanya..!!
ahhh kenapa aku tertidur disini "ucap sastra dan sastra pun terus berjalan keluar kemah
apa kamu sudah bangun kawan " ucap santa sambil memindai tubuh sastra
ya apa yang terjadi padaku " ucap sastra merasa bingung
kamu beberapa hari lalu pingsan ketika ber kultivasi " ucap Santa menjelaskan
ah yaa aku ingat sialan aku merasa dalam neraka! sungguh segel brengsek aku harus segera melepaskan segel ini " ucap sastra kelas
ya ayo kita bergegas mencari ramuan kuno iblis hitam " ucap santa sembari menepuk pundak sastra dan ya aku pastikan orang yg membuat mu seperti ini akan mati
sastra pun yg mendengar ucapan santa hanya tersenyum. jelas "sastra tau karakteristik dari teman Nya itu ( santa)
ayo kita bergegas kita jangan membuang waktu disini " ucap sastra
ah apa kamu sudah sehat dengan benar " ucap santa dengan enggan
aku sudah baik baik saja " ucap sastra, tenang lah tuan ini takan mati hanya karena rongsokan
di sebelah lain dua sosok besar menghampiri dan menyapa sastra
apa anda sudah sehat " ucap su wusang ?
ya seperti itulah " jawab sastra dengan santai.. ngomong ngomong di mana aswat & oroci aku tak melihat nya
mereka sedang tidur " ucap santa ya seperti nya kamu tahu mereka seperti apa?
sastra pun hanya tertawa seraya berkata " ya mereka berdua adalah hewan paling malas di benua ini
santa hanya mendesah pelan dan berkata " ayo semua nya kita akan melanjutkan perjalan
baik " ucap semua orang
aswat dan oroci pun terbangun dan memburu ke arah sastra ya jelas mereka senang melihat sastra yg sudah bangun
meraung& mendesis " aswat & oroci
hey hey dua pemalas aku baik baik saja " ucap sastra merasa senang
tak lama kemudian mereka pun memulai perjalanan.. menuju raja siluman kelelawar
setelah beberapa lama mereka pun di hadang oleh dua sosok yg sangat menyeram kan
hahahaha lama tidak bertemu sodara ku " ucap kunzi menyapa wusang
hah kunzi sedang apa kamu disini " ucap wusang
kamu tidak perlu tahu aku sedang apa yg jelas aku ada urusan dengan mu " ucap xunzi seraya menatap ganas kearah wusang
dengan tenang santa berjalan dua langkah dan berkata " paman maaf kami terburu buru harap paman memberi jalan
dengan mengerutkan kening xunzi memanggil sodaranya yg bernama xunlong dan berkata " xunlong apa kamu mengenal bocah itu
tidak "ucap xunlong acuh tak acuh
hey bocah siapa kamu berani memerintahkan kami untu membiarkan mu lewat " ucap xunzi sombong
aku santa dan aku ada urusan yg penting jadi pama harap berikan aku jalan " ucap santa sedikit meninggikan suara nya
hah warior bintang satu puncak begitu sombong, apa kamu mencari kematian bocah sialan " ucap xunzi dan ya aku punya urusan dengan bedebah yg satu itu
maaf paman kami harus pergi bersama jadi saya tidak bisa meninggal kan paman wusang dia harus ikut dengan saya " ucap santa
di sisi lain sastra yg melihat dua xun mulai merasa sakit kepala yg menimbulkan amarah pada dirinya.. memuncak seketika sastra mengehela nafas dalam dalam dan melesat langsung ke arah xunzi
banyak bicara kalian bedebah membuat muak tuan ini " ucap sastra mengayunkan kapak nya ke arah xunzi
(dam) kapak sastra di tahan dengan mudah oleh xunzi
dengan senyum yg menghina xunzi berkata " sampah kecil aku hargai nyali mu tapi kamu harus tahu apa itu perbedaan kekuatan...
wusang pun dengan panik berjalan kedepan dan berkata "urusan mu dengan ku jadi biarkan dia lewat
hahaha baiklah "ucap xunzi, kalo itu permintaan terakhir mu sebelum ku penggal aku akan mengijinkan sampah ini pergi
ayo kalian pergilah aku akan mengurusnya " ucap wusang dengan wajah pucat
haaaah santa pun menghela napas dan menggelengkan kepala nya dan berkata "tidak pama kamu harus ikut dengan ku sesuai kesepakatan kita dan ya soal orang itu aku akan menghabisinya dulu
tapi tuan muda dia sangat kuat bahkan level anda berbeda " ucap wusang berkata dengan nada yg sedikit gemetar
tanpa mendengarkan perkataan wusang santa menoleh ke sastra dan mengangukan kepalanya pertanda mereka siapa bertarung
kawan kamu hadapi si bacot itu dan aku akan menghadapi si bodoh yg diam itu " ucap sastra yg mulai kesal
baik lah " ucap santa . tanpa banyak ba bi bu dan bacot.. santa pun mengambil pedang dari tubuhnya blas melesat ke arah xunzi di ikuti aswat yg meraung dan menerjang... ke titik buta xunzi
pertarungan jarak dekat pun terjadi.
trang trang trong suara senjata beradu terdengar.. nampak xunzi bisa menghalau dan menghindari serangan santa dan sastra
bocah kamu cukup pandai tapi sayang sekali level kita berbeda " ucap xunzi
di sisi lain sastra & orici terus menerus menyerang xunlong dengan ganas
kembali dengan santa yg masih tenang melihat ke arah xunzi dengan acuh tak acuh menunggu xunzi memancarkan serangan
kenapa kamu diam paman " ucap santa apa kamu takut ?
haha bocah sialan aku akan membunuh mu blsss xunzi melesat dengan pedang di tangan nya menyerang santa namun berhasil di tahan oleh santa dan di pukul mundur....
kurang ajar "ucap xunzi marah. baiklah jurus xunpeng.. hancur kan energi berupa burung hantu melolong di udara melesat ke arah santa dengan ganas..
santa pun dengan tenang mengeluarkan jurus braja geni nya.. kobaran api bersiul di udara menjadi bentuk macan api menerjang ke arah xunzi
dam dua kekuatan beradu dengan ganas ledakan dahsyat. menghemapas ka pohon pohon dan mahluk hidup yg ada di dekat pertarungan
ah medesah pelan dengan menyeka darah dari mulut nya dan secara berkata " sial bocah itu tidak biasa. .
xunlong berlari ke arah xunzi untuk menggabungkan kekuatan " ayo kita gabungkan kekuatan kita " ucap xunzi
baik " ucap xunzi .. merapal kan mantra dan jari jari xunzi membentuk segel kuno
wuss energi hitam dan merah menyatu membawa aura ganas
tuan menghindar itu kartu utama mereka " teriak wusang kepada santa & sastra
namun dengan tenang santa berbicara " kawan bisakah kamu menahan nya..
hemm baiklah aku punya ide "ucap sastra, melesat dengan aswat dan oroci
tiga sosok berdiri di depan santa dan mengeluarkan jurus gabungan... tiga kekuatan dahsyat bergabung mengembun di hadapan mereka...
paman buat aray pelindung.. " ucap santa menoleh ke arah " su & wusang
baik " ucap kedua nya serentak membentuk aray pelindung
wussssa dua kekuatan melesat beradu dengan keras ledakan menggema tanah bergetar.. dengan dahsyat. darrrrrrr ledakan terjadi....dengan dahsyat nya
ketika ledakan mulai reda wussss naga dan biru dengan riak riak guntur mlesat di susul api yg berwujud macan melolong dari udara menghantam dua xun dengan menyedihkan..
bam bam darrrrrrrrrrre suara kesakitan dan jeritan perlahan hilang.. terlihat samar samar di balik kabun dua sosok mati denga n tubuh yg hancur
orici makan mereka" ucap sastra.. tanpa ampun
memdesis " orosi melesat memakan kedua mayat dari xun
mereka menang anak muda yang sangat gila " gumam su & wusang dalam hati
ah tuan ini sangat lelah " ucap sastra , kawan kita beristirahat dulu sebentar sebelum melanjutkan perjalanan
santa berjalan dan menganggukan kepala dan duduk bersandar kepohon di dtemani aswat..