
santan bersandar di pohon meregangkan tubuh dan mengambil seruling nya.
meniup nya dengan sangat merdu...
terlihat di pohon sepasang burung berdiam dengan romantis seraya menikmatu suara seruling...angin berhembus mengikuti suara seruling...
su & wusang memejamkan matanya seraya merasakan suara seruling yg terdengar seperti energi yg menghilangkan lelah di tubuh nya ) suara seruling yg sangat indah " gumam su berbicara dengan pelan
setelah beberapa waktu santa pun berhenti memainkan seruling nya dan bergegas bangun seraya berkata " ayo semuanya kita berangkat
sastra dengan tarikan nafas menghirup udara hmmmaaahh berkata dengan semangat " ayo kita bantai raja siluman itu
di ikuti su dan wusang serta semua bawahan wusang
ketika beberapa waktu berjalan sastra berhenti dan membagikan beberapa ramuan kepada semua nya..
kawan lihat lah ini " ucap santa seraya memperlihatkan ramuan dan beberapa senjata..
apa itu dari kantong penyimpanan duo xun " ucap wusang penuh minat melihat ramuan dan senjata yg hebat
ambilah " ucap santa, aku sudah ambil tiga ramuan api dan 2 ramuan guntur untuk memperkuat kedua matrial ku yg beunsur api dan guntur.. !!
sastra pun mengambil satu ramuan kuno air hitam dan sisa nya di ambil oleh su wusang dan semua bawahan wusang
, jelas mereka tersenyum lebar bisa mendapat kan manfaat yg besar ketika mengikuti kelompok santa
...****************...
setelah lama berjalan akhirnya mereka tiba di pintu masuk menuju kediaman raja siluman kelelawar yg bernama sodi
kita, sampai teman kecil " ucap su dengan expresi suram jelas dia tau kekuatan macam apa yg di miliki raja sodi
dengan acuh tak acuh santa berdiri dengan tenang dan memiringkan Kepala nya ke arah sastra.. seraya bertanya " kawan apa kamu butuh darah raja siluman kelelawar?
ya begitulah kawan tuan ini butuh darah nya untuk menyerap kapak kuno ku " ucap sastra menggosok kepalanya
baiklah " ucap santa ,kalo kamu butuh darah nya berarti dia harus mati, jadi tidak ada alasan kembali paman
hah dengan wajah bingung dan suram hati su mulai bergetar mendengar ucapan anak muda (santa )di hadapan nya "sungguh bocah yang mengerikan " ucap su dalam hati
ayo masuk " ucap santa memimpin jalan masuk kedalam kekuasaan raja kelelawar
baik " ucap semuanya bersemangat
wus wus ketika masuk mereka di sambut dengan pasukan kelelawar....
paman su dan & paman wusang aku akan merepotkan kalian " ucap santa dengan tenang di tangan nya pedang dewa penghancur.... yg di selimuti api dan energi guntur yg mengerikan....
aswat oroci & aku " ucap sastra akan menghabisi kelelawar yg sedikit kuat dan ya aku harus menyerah kan raja nya pada mu kawan
baik lah " ucap santa berjalan melesat mencari raja kelelawar :
kelompok sastra pun mulai bertarung dengan pasukan kelelawar .. terdengar suara ledakan dan suara senjata yg beradu
(trang trang bam darrrr)
terlihat di goa yg sangat gelap terlihat sosok hitam bersayap dan gigi bertaring mengangkat mulut nya seperti orang yg tersenyum menghina. seraya berkata "ternyata ada darah yg sangat kuat dan nampak nya sungguh lezat "
santa pun berjalan dan Sesekali menebas pasukan kelelawar yg menyerang nya
bls bls bls
hahahaha "aku tak menyangka hari ini aku akan minum darah mahluk dari benua luar" ucap sodi yg menggantung di udara
santa hanya mengerutkan kening dan menatap ke langit dengan nada acuh berbicara " ya aku ingin lihat darah siapa yg akan di minum "
dengan suara tawa yg menyeram kan sodi. dengan perlahan mengeluarkan aura hitam dalam tubuh nya.. riak riak misterius merembes keluar
aku akui kamu cukup punya nyali tapi hasil akhirnya akan sama darah mu akan aku minum " ucap sodi dengan tatapan lapar dan menjilat bibir nya sea akan santa adalah makanan.
santa hanya mrnggeriyitkan mulutnya.. sebelum dia melesat ke udara dengan ganas
bam dua senjata beradu dengan dahsyat..
bolo black " teriak sodi menghempaskan energi hitam ke arah santa.
pedang dewa " ucap santa menebas energi hitam yg mengarah pada nya
mereka pun berancang anacang untuk menyerang dengan senjata di tangan masing masing
trank trank trank.. "kamu cukup pandai aku mulai tertarik " teriak sodi sembari melancarkan serangan...
dam wussss, santa terpental ke belakang ..
dengan nafas yg terengah engah santa mengeluarkan braja geni nya... yg mengembun di langit api merah seperti matahari berubah jadi sosok macan yg menerjang sodi.. belum sempat sodi menghindar
bam ledakan menghantam tubuh nya dan terlempar ke tanah. terlihat tanah rusak parah...
kurang ajar " teriak sodi melesat terbang dan mengeluarkan serangan terkuat nya
black death,
wussss energi hitam misterius mengembun berubah jadi sosok kelelawar hitam yg besar melolong dengan ganas membuat area di sekitar gelap mata hari tertutup dengan kejam
ah ini gawat " ucap sastra yg sedang bertarung dengan pasukan kelelawar yg sangat banyak..
su dan wusang hanya mengerutkan kening nya seraya bergunam "gawat apa yg akan dia lakukan untuk menghadapi serangan itu"
santa pun mengerutkan kening sebelum dia mengeluarkan braja geni dan braja guntur nya. dua energi ganas melayang di atas tangan nya. " menyatu teriak santa
wussss guntur dan api melolong di udara menjadi naga biru samar dan macan merah darah , naga meliuk liuk dengan sangat ganas...... dan macan melesat menerjang dengan gila
bam ledakan!!!!
dua kekuatan puncak beradu dengan mengerikan tanah bergetar pepohonan hancur dan udara terdistorsi dengan kejam
ah mendesah sodi dengan menyedihkan." sialan dia begitu hebat ucap sodi . seraya menyeka darah hitam dari mulut nya
tanpa banyak bicara santa mengerjakan jari nya dan membuat segel kuno wuss pedang di punggung nya terbang ke langit membengkak menjadi ukuran raksasa.. yg di selimuti api dan guntur.
kurang aja "ucap sodi , mengutuk dam sodi meledakan aura yg ganas mengeluarkan energi hitam yg berubah jadi tombak rakaaas yg berputar di depan nya wusss meluat ke arah santa..
santa hanya diam dan tidak melepaskan serangan nya...... justru santa mengulurkan satu tangan berhadapan dengan tombak sodi blas tombak sodi menghilang menjadi ketiadaan
sodi dan yg lain tercengang, terkecuali sastra yg hanya tersenyum seraya berkata " cincin penghisap ya bagus bagus
ketika sodi terkejut melihat serangan terkuat nya hilang dengan misterius... santa menjentikan jarinya. ke depan menjunjuk sodi wussss pedang dewa penghancur membawa tekanan pembunuhan melesat dengan ganas..
ke arah sodi
ketika sodi melihat serangan santa dia (sodi) berniat untuk kabur sebelum terhenti oleh jurus pengunci dari sastra su & wusang
kay " teriak semaunya
wajah sodi pucat & bergetar merasakan kematian yg dekat dengan nya..
ah sialan "ucap sodi berjuang kabur
bam ledakan !!!
pedang dewa penghancur menghantam sodi dengan kejam dan melesat ke tanah dengan menyedihkan tanah berlubang dan hancur ratusan meter tubuh sodi tergeletak dengan pedang yg menancap menembus tubuh nya.
kawan cepat ambil darah nya " ucap santa memerintah sastra bergegas.. sebelum sodi meledakan dirinya..
baik " ucap sastra melesat dan mengeluarkan kendi penghisap untuk menarik esensi darah sodi ketika darah esensi di dapat kan santa menyuruh oroci Mekan mayat sodi
orici makan mayat ini " ucap sastra melirik oroci yg sedang mengulung tubuh nya
ular raksasa berdesis dan mengeliat dan memakan mayat sodi. setelah makan mayat sodi oroci berubah menjadi ular kecil dan santa pun memberi ramuan kuno binatang yg di dapat dari dalam tubuh ular kepala sembilan beberapa waktu lalu
di tempat lain yg tak jauh ratusan kelelawar berhamburan dengan panik.. jelas mereka paham bahwa pemimpin mereka sudah mati...
semuanya pulih kan diri kalian dahulu setelah itu kita susuri ruangan ini " ucap santa dengan tenang.. dan duduk di temani aswat..
semua orang bersikap patuh ketika sosok muda yg tampan dan tenang itu bicara jelas kalau mereka bertindak bodoh akan menjadi mayat dan itu hal yg merugikan...