
seseorang kemudian keluar dari mobil tersebut...
Jennie yang tidak menyadari seseorang menghampiri nya terus memijat kakinya karena sakit.
"apa kau perlu bantuan nona?" tanya orang tersebut
Jennie kemudian mendongakkan kepalanya menatap pria tersebut,tampan itulah kata yang pas untuk menggambar kan sosok pria tersebut
"tidak apa aku bisa jalan sendiri" kata Jennie cengengesan
"aku tau kakimu sakit,dan kau tidak bisa berjalan,biarkan aku mengantarmu,sampai kapan kau mau disini,iii nanti ada yang menculik atau merampok mu bagaimana,kau kan gadis kecil yang tidak punya tenaga, bagaimana kau melawan nanti?" bujuk pria tersebut,sambil bergidik ngeri
Jennie diam seolah berpikir
"tapi nanti kau yang merampokku atau menculik ku bagaimana?"
"iya,aku akan merampok dan menculik hatimu" kata pria tersebut sambil tersenyum menampilkan lesung pipinya
"tidak usah bercanda,kau benar bukan penculik atau perampok kan?"tanya Jennie memastikan
"iya,kenapa kau cerewet sekali,kalaupun aku merampokmu kau terlalu cantik untuk ku rampok,biarkan aku merampok hatimu,ayo cepat masuk ke mobilku nanti kuantar kau pulang"kata pria tersebut sambil mengulurkan tangannya kepada Jennie
jennie menerima uluran tangan tersebut
"hm terimakasih"
saat akan menjalankan mobilnya pria tersebut menatap Jennie dengan tatapan yang sulit diartikan
Jennie yang merasa ditatap melirik ke arah pria itu
"mau apa kau, jangan macam macam kau ya" kata Jennie sedikit merasa was"
"hahahhahahaha,hei nona manis aku hanya ingin berkenalan dengan mu,siapa namamu?" tanya pria tersebut sambil menggigit bibir bawahnya agar tawanya tidak lepas
"namaku Jennie Alexxandra kau bisa memanggilku Jennie" kata Jennie pada pria tersebut
"aku akan memanggilmu dengan panggilan yang berbeda dari yang lain,aku akan memanggilmu dengan panggilan Sandra bagaimana bolehkan?"
"iya" kata Jennie singkat
"apakah kau tidak ingin tau siapa namaku?" tanya pria tersebut
"jika kau memaksa baiklah aku ingin tau namamu"kata Jennie sambil tersenyum
"AKU CALON MASA DEPANMU,namaku Bagas Abraham,kau bisa memanggilku dengan sebutan Bagas" kata pria yang diketahui bernama Bagas
"hahahaha,kau ini ada ada saja" kata jennie
mereka kemudian kembali menjalankan mobilnya.jennie kemudian memberi alamat rumahnya pada pria tersebut.
Jennie seketika lupa tentang perjanjian yang dia buat dengan dilan,eh tidak tepatnya pernjanjian yang dilan buat untuknya.
"hm Sandra,aku mau mampir dulu ya,aku mau beli es kelapa,kamu tunggu dimobil dulu ya" kata Bagas melepas sabuk pengaman mobil
"kamu mau beli es kelapa,bentar ya gak ada penolakan ok" kata Bagas dengan jempolnya
"ok,tapi ini tidak apa kan?" tanya Jennie
"tidak apa santai saja" Bagas menimpali
m
Bagas Abraham
"udah yuk" kata Bagas kemudian menggandeng tangan Jennie
jennie segera melepas tangan Bagas namun Bagas melarangnya
"biarin dulu kayak gini,aku malu diliatin orang orang" elak Bagas
"dih ngapain malu,aneh" kata Jennie
"langsung anter aku pulang ya udah malem soalnya"
"ok siap"
saat sampai dirumah jennie
Jennie kemudian turun dari mobil bagas
"makasi ya gas,mau mampir dulu gak?" tanya Jennie
"gak makasi aku langsung pulang aja,byeee Sandra" kata Bagas dari dalam mobil
"iya gas byee" kata Jennie,dia kemudian melangkahkan kaki nya masuk ke rumahnya
"mungkin hari ini gua terakhir liat dia"
kata bagas, kemudian menancapkan gass dia kemudian mengendarakan mobilnya ke rumahnya....
Bagas kemudian mengingat ingat
"sepertinya ada yang kelupaan tapi apa ya"
(es kelapanya kelupaan gas,Lo lupa ngasi si Jennie)
ok eps kali ini sampai disini dulu ya readers
maaf kalo bahasanya kurang pass,maklum author baru aja nulis novel....
see you readers *_*
byee".... -_-