JENNIE ALEXXANDRA

JENNIE ALEXXANDRA
Bagas Pov



Cantik, begitulah kata yang pas dan tepat untuk menggambarkan seorang Jennie ku.


ya,aku mengclaim dia milikku dia gadisku.


sebelumnya aku sudah banyak melihat gadis cantik,pintar,kaya,atau mungkin sexy ,tapi seolah mereka tidak berkesan dihatiku.namun ketika aku melihat dia(Jennie)entah kenapa hatiku menginginkan dia menjadi pendamping hidupku,dia memang jauh dari kata sexy seperti kriteriaku.aku mengira ini adalah bentuk rasa kasihan terhadap anak gadis yang tertinggal di halte bus,aku salah perasaan ini ternyata perasaan ingin memilikinya.


Awalnya aku melihat seorang gadis sedang duduk disebuah halte yang agak sepi,eh bukan agak sih tapi memang sepi. aku tidak berinisiatif menghampirinya,tapi entah kenapa kaki ku seakan melangkah tanpa persetujuan dari logikaku.aku Kemudian turun dari mobilku,dia masih belum melihatku.


Aku kira dia hantu


"mana ada cewek cantik,duduk di halte sendirian haltenya sepi lagi" batinku.


aku dapat melihat bayangan gadis itu, perasaan lega pun menyelimuti,karena kata mamaku kalau mau lihat dia manusia atau bukan liat saja dari bayangnnya.aku dapat melihat bayangan gadis cantik itu, sedangkan gadis itu sedang memijat kakinya entah lah mungkin dia kelelahan.


aku mendekatinya dan menyapanya


"apa kau perlu bantuan nona?" tanyaku sekaligus membuka pembicaraan


gadis itu mendongakkan kepalanya menatap wajahku"tidak apa aku bisa jalan sendiri" kata gadis itu cengengesan


"aku tau kakimu sakit,dan kau tidak bisa berjalan,biarkan aku mengantarmu,sampai kapan kau mau disini,iii nanti ada yang menculik atau merampok mu bagaimana,kau kan gadis kecil yang tidak punya tenaga, kataku panjang lebar.


akhirnya setelah bercipika cipiki dengannya, aku kemudian mengajak gadis itu kemobilku,dan tentu saja aku sudah berkenalan dengan gadis itu,namanya Jennie. ya Jennie dia sangat lembut,dari tampangnya dia sudah bisa ditebak sangat polos dan lemah sehingga mudah untuk ditindas oleh musuhnya.


aku kemudian menjalankan mobilku,aku sempat singgah di sebuah warung untuk membeli es kelapa aku juga membeli es kelapa untuk Jennie,dia menolak, bukan Bagas namaku kalau tidak pandai memaksa hahaha....,ya aku memaksanya,dia akhirnya mau menerima es kelapaku.kami kemudian berjalan kembali membelah ibu kota Jakarta yang tidak pernah berhenti beraktivitas.


dia memberikan alamat rumahnya padaku,dia Ternyata tinggal dikawasan elit dan bersih sama sepertiku namun berbeda kota,aku tinggal di Yogyakarta untuk liburan aku menginap dirumah nenek dari ibuku, saat ini aku sedang liburan ke Jakarta sebelum kembali pulang ke Yogyakarta atau ke bali.sedangkan ibu dan ayahku tinggal dikorea,papaku orang Korea asli beliau juga Seorang bangsawan,aku tidak bisa sedikitpun bahasa Korea, karena aku tinggal dibali.ya aku memang sangat sangat cinta pada Bali,aku tinggal di daerah Kuta daerah yang tidak pernah bisa sepi kalau malam tiba.eh malah jadi cerita ok flashback tentang familly ku dulu ya...


namaku Bagas Abraman,aku anak ke 3 dari tiga bersaudara kakakku perempuan mereka kembar namanya Kim Hyuna Abraham dan Kim Hyuki Abraham mereka sama sama sudah menikah aku saja yang belum,aku sedang menunggu Jennie ku hehehe...


nama Abraham diambil dari nama kakek dari ibuku Cokro Abraham dan Nenek dari ibuku


Gendhis Abraham,kata mamaku nenekku dan kakekku dulu orang susah.kakekku dulu hanya sebagai tukang panen tebu,sedangkan nenekku bekerja di pabrik tebunya.mereka akhirnya naik derajat setelah pamanku kakak dari ibuku bekerja dengan layak sebagai seorang dokter yang sukses,pamanku kini sudah membuka praktek dirumahnya tentu dengan bantuan istrinya yang juga seorang suster mereka bertemu saat sedang bertugas di papua.kakekku dan nenekku sekarang sudah menjadi juragan diyogyakarta bukan di kotanya tapi didesanya.sedangkan mamaku bertemu dengan papaku diindonesia saat mamaku mengejar perampok mamaku dibantu papaku,saat itulah cinta tumbuh diantara mereka. papaku anak tunggal dari keluarga bangsawan dengan marga Kim,papa dan mamaku memperjuangkan cintanya karena mamaku dulu tidak direstui oleh nenek ku dari Korea,maklum saja karena perbedaan derajat.tapi sekarang justru berbanding terbalik nenekku yang dari Korea sangat menyayangi mamaku dengan caranya sendiri.aku tidak menyandang marga dari papaku karena waktu aku lahir mamaku bertengkar hebat dengan nenekku dari Korea,mamaku kemudian pulang ke Indonesia bersama papaku,mamaku juga sedang mengandung aku waktu itu,aku kemudian lahir di Indonesia sehingga aku tidak mendapat marga dari ayahku.


ok sekarang nama papa dan mamaku.


nama papaku Kim Donghan,dia biasa dipanggil Han atau Hwan, sedangkan mamaku dulu waktu di Indonesia namanya Indah Puspita Abraham,namun saat dia menikah dengan papaku namanya berganti menjadi Kim YeonNa,papa dan mamaku sangat tegas dan tidak pernah memperlihatkannya tawa mereka pada orang lain.


ok back to the topic


aku kemudian sampai dirumahnya,rumah yang sudah aku yakini mengandung kehangatan... dia Kemudian berpamitan padaku,dalam hati aku berat melepas kepergian gadis itu,mungkin ini terakhir aku melihatnya begitulah pikirku,karena aku akan mulai bekerja dikorea sebagai pilot Minggu depan, walaupun aku menolak karena aku ingin bekerja diindonesia bukan dikorea,tapi memang bawaan memaksa ku berasal dari ayahku apalah dayaku aku pun menyetujuinya,namun masalahku adalah aku tidak bisa bahasa Korea,tapi kata papaku perlahan-lahan nanti juga bisa.aku hanya mengiyakan saja untung aku bisa bahasa Inggris dengan lancar.


perlahan dia hilang dari hadapanku,aku tersenyum kecut...


keesokan harinya aku benar benar tidak bisa menghilangkan bayangan Jennie dalam pikiranku,dia selalu hadir dimimpiku, mungkin inikah yang dinamakan jatuh cinta?? ah aku pun tidak tau, aku membuang perasaan itu jauh jauh karena pria jahat sepertiku tidak layak bersanding dengan gadis seperti Jennie.aku selalu merasa tidak layak saat aku mengingat tentang perilaku-ku yang seenaknya dan egois?? tentu aku memang sangat egois banyak orang yang telah aku lukai hatinya,aku tidak menyombongkan diriku tapi aku mungkin bisa disebut playboy kelas kakap


entah apa yang mendorongku aku menulis surat untuk Jennie berharap aku bisa bertemu untuk kedua kalinya dengannya.


setidaknya saat aku kembali ke Korea aku telah mengungkap perasanku pada gadis yang aku cintai yaitu Jennie Seorang...


aku menulis surat dengan kata kata seadanya kata kata yang berasal dari dalam hatiku,dalam hati aku berharap aku bisa bertemu dengannya untuk terakhir kalinya...


beberapa hari kemudian aku ingin sekali kepantai, aku kemudian pergi kepantai.


aku mengganti hoodieku dengan kaos warna abu.aku kemudian berenang dan menyelam.


saat aku sedang berenang "ahh" aku berteriak karena sebuah batu hampir mengenai kepalaku,aku Sangat terkejut dalam hati aku mencaci maki orang yang melempari ku batu,setelah menenangkan perasaan,aku kemudian menengadahkan kepalaku mencari orang sialan yang melempariku batu.


Deggg....


aku berhenti mengumpatnya sesaat, memastikan dia adalah gadis itu.


hatiku berdesir tatkala gadis yang aku rindukan duduk dipasir putih dengan wajahnya yang menatapku panik,aku tau dia tidak sengaja melempariku batu


"mas maafkan saya,saya tidak sengaja" gadis itu berkata demikian padaku dengan wajah panik, dia masih belum mengenali pria yang lupa memberikan es kelapanya


aku kemudian berjalan ke tepian pantai,menghampiri Jennie


"masih ingat denganku hm??" kataku


" Bagas?" kata Jennie sambil mengernyitkan dahinya


"ingatanmu ternyata Bagus juga"


"maafkan aku gas,tadi aku tidak sengaja aku tidak tau tadi ada dirimu yang menyelam" kata. Jennie menundukkan kepalanya itu membuatku semakin ingin mengerjai nya


aku kemudian mengajak nya dinner dia terus saja memberi alasan yang bodoh dan bodoh.


aku kemudian bersikeras akan mengajaknya dinner,dia akhirnya pasrah dan meneruti keinginan ku


kami kemudian berjalan kearah tempat mobil Jennie diparkirkan, sebenarnya aku kesini bawa mobil tapi aku berbohong pada nya agar aku bisa bersama nya.aku kemudian mengatakan pada Jennie aku akan kekamar mandi mengganti baju, aku kemudian bergegas kemobilku mengambil surat yang sudah ku buat dengan hatiku yang Paling dalam."untung aku membawa surat ini"batinku.aku bergegas mengganti baju ku dan membawa hoodieku.saat aku sudah selesai dengan urusanku,aku kembali ke parkiran,aku melihat Jennie sedang melamun.


"hei Jennie" kataku berteriak hingga membuat orang orang menoleh padaku dan Jennie


Jennie kemudian membalikkan badannya menghadap arahku dengan sangat pelan dan perlahan.


eh,tapi dia malah marah marah tak jelas.


aku bergegas mengajaknya pulang


kerumahnya agar tidak kemalaman.


kami kemudian berjalan membelah jalan raya.


saat sampai dirumahnya aku takut yang dikatakan Jennie benar,aku takut ayahnya sangat galak galak dan galak,hufttt aku menarik nafas kemudian mengangguk mantap pada diriku sendiri seolah mengambil keputusan yang tepat.jennie kembali menakut nakuti dengan kalimatnya,makin kesini aku makin sadar bahwa ayahnya dia sebenarnya tidak galak itu hanya alasan Jennie,aku kemudian ber'oh saja padanya.meski aku sudah membuang rasa takut itu, perasaan itu datang kembali saat jennie memencet bel rumahnya.


DagDigDug rasanya hatiku....


dan tepat saat bel ke 3 pintu terbuka menampilkan sipemilik rumah,Tante Tante sosialita dengan gaya rambut disanggul,dress warna biru tua, serta gelang dan perhiasan lainnya.


*glekkk*


aku menelan ludahku saat melihat Tante sosialita itu,kalau ibunya saja segaul dan semenakutkan itu bagaimana dengan ayahnya, batinku.


Jennie Kemudian menatap kearah ku sesaat kemudian seolah tersenyum mengejek,aku kemudian menetralkan perasaanku.


aku dan jennie Kemudian masuk kedalam rumah rumah itu kami kemudian duduk disofa.


"heh Jane siapa laki laki yang kamu bawa ini"


aku menoleh pada asal suara itu, mataku langsung terhenti saat menatap Seorang pria agak tua eh ralat maksudnya om om tampan hehehe,aku baru sadar kalo dia adalah ayahnya Jennie.


aku harus menahan emosiku agar tidak meledak saat itu juga,bagaimana bisa pasangan tua ini (Alex dan Dewi) mengerjai ku Habis habisan hingga aku takut menatap wajah mereka


saat mereka menyatakan cuman bercanda aku kemudian memberanikan diri menatap mereka, mereka tersenyum ramah kearah ku,aku pun membalas senyumannya


jennie kemudian pamit kebelakang mau membuatkan ku teh,aku hanya mengiyakan saja.aku dan keluarga Jennie kemudian mengobrol santai Mereka sangat ramah dan hangat.


beberapa menit Kemudian, handphone ku berbunyi,aku izin kebelakang untuk mengangkat teleponku.


"hallo" kata mama diseberang sana,ya yang menelepon ku adalah mamaku


"iya ma?" tanyaku sambil mengernyitkan dahi


"Bagas,kamu pulang ke Korea sekarang ya,papa kamu tadi pingsan belum sadar sadar sampai sekarang,cepet kamu pulang" kata mamaku panik


aku panik bercampur khawatir,kakiku lemas, bagaimana tidak aku sudah beberapa bulan ini aku tidak menemui papaku, sebelumnya aku sempat bertengkar dengan papaku, karena masalah pekerjaanku,aku kemudian mengiyakan kata mama.


aku kemudian memesan tiket secara mendadak walaupun agak malam.aku akan tetap pergi kekorea apapun caranya.


aku kemudian kembali masuk kerumah Jennie dan berpamitan pada ayah dan ibunya Jennie,tak lupa aku juga menemui Jennie.


aku mencium dahi Jennie saat dia sedang tidur,aku mematikan kompor gas yang masih menyala,pantesan dari tadi tehnya ga Dateng Dateng batinku.aku kemudian menelepon teman dekatku dan menyuruhnya menjemputku,aku menberi alamat rumah Jennie pada temanku lewat SMS bahasa kerennya sharelock.aku Kemudian menitipkan surat kepada ayah dan ibu Jennie surat itu buat jennie.mereka awalnya bingung,tapi akhirnya mereka menganggukkan dan tersenyum.aku pun berpamitan pada mereka,dan menitipkan salam buat Jennie,aku melambaikan tanganku pada pasangan romantis itu,karena temanku sudah menjemputku.


*Pesawat*


Aku duduk disebelah jendela pesawat,aku milihat kearah bawah sambil mengingat pertama kali aku bertemu dengan Jennie,aku berharap aku bisa bertemu dengan Jennie lagi kapanpun itu, walaupun aku tau nanti ketika kita bertemu pasti dengan keadaan yang berbeda


*Aku Mencintaimu JENNIE ALEXXANDRA


-BAGAS KESAYANGNMU


Batinku.Aku berharap Jennie mendengar suara hatiku.....


Buat readers :


Maaf ya kalo karya author banyak yang salah,maklumin author baru nulis novel,kalo ada masukan kasi tau dikomen ya nanti pasti author balas,maaf juga kalo author update nya gak nentu,author sibuk daring


*Dukung Author Selalu Ya Readers,Jangan Lupa Like Nya Like Dari Kalian Sangat Berarti Buat Author*