Isekai de Boku wa Kami to Knight ni Naru

Isekai de Boku wa Kami to Knight ni Naru
Keliling Sekolah



" Hah... Akhirnya "


Setelah mengalahkan Giant Golem, aku langsung berlari keluar karena tidak ingin menjadi bahan perhatian.


Sekarang aku berada di kantin karena lapar. Aku memesan steak sapi dengan rica-rica sayap naga.


" Hah, sepertinya enak sekali--"


" Hei menyingkirlah "


" ??? "


" Disini adalah tempat dudukku "


" Ooh.. "


" Ada apa dengan responmu! Kau tidak tahu dia? Dia adalah Grand Knight urutan ke 15 kau tahu! "


" Ahh... Maaf-maaf, aku akan pindah.


Lebih baik aku tidak membuat masalah yang merepotkan "


Aku pun lalu pindah ke meja yang agak jauh.


" Tuan lihat! Nona Mizuha menuju kearah sini!"


" Benarkah? "


" Emm.. Mereka bilang Mizuha? "


" Selamat pagi Nona Mizuha-- "


" Ah.. Benar, Yanagi!! "


" Eeii... "


Aku melihat hal yang lumayan memalukan. Pria itu mencoba menyapa Mizuha, tapi dia malah langsung ke arahku tanpa merespon orang itu.


" Yanagi, lama tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu? "


" Baik-baik saja, Owww... Sepertinya aku akan berurusan dengan hal yang merepotkan "


Pria itu dengan 2 temannya datang sesini lalu mengajak berbicara dengan Mizuha.


" P-pagi Nona Mizuha "


" Oh.. Pagi juga "


" Apa anda ingin minum teh bersama kami? "


" Ahh... "


" Ayolah, lebih baik terima tawaran kami daripada berbincang dengan sampah ini "


" Sampah? "


" Apa anda tahu, dia adalah murid baru yang hanya memiliki Mana 900. Dia tidak selevel dengan anda. Hanya akan membuat status anda jelek jika dekat-dekat dengannya "


" Kau... "


" M-mizuha? "


" Hei, kau pikir kau juga selevel denganku? "


" Heh? "


" Gawat... "


" Biarku beritahu, aku tidak akan memaafkanmu karena telah menjelekkan Yanagi "


" Aaaa..... "


" Water Storm Cannon "


Ketiga-tiganya terlepas karena skill Mizuha.


" Huh.. Sekarang kita bisa melanjutkan perbincangan lagi karena lalat-lalat itu sudah pergi "


" Ahh.... S-senang bisa bertemu denganmu lagi "


" Emm... Aku juga "


" Mizue dimana? "


" Dia disini, sekarang dia sedang berbincang dan mendengarmu "


" Apa maksudmu? "


" Kami berbagi kesadaran "


" H-hai Mizue "


" Hai juga Yanagi "


" Cara berbicaranya langsung berbeda saat Mizue yang berbicara "


" Apa kau punya waktu? "


" Emm.. Ada sih "


" Kalau begitu mau kami antar mengeliling sekolah? "


" Boleh "


" Mizuha, apa kau lupa kita masih punya tugas untuk mengurus dokumen "


" Ah.. Benar juga, maaf ya Yanagi "


" Tidak apa-apa "


Mizue dan Mizuha pun pergi. Tapi tak kusangka Mizuha sekarang menjadi ceria sekali. Aku pun berjalan-jalan mengelilingi sekolah karena waktuku masih lumayan lama.


" Hooaahh... Besar sekali kalau dilihat dengan dekat "


" Benar ya "


" Eh.?? "


" Lama tak jumpa Yanagi "


" Virgo, Virgea... Lama tak jumpa. Bagaimana dengan tubuh kalian? "


" Baik-baik saja "


" Kami bahkan bisa lebih mudah membawa banyak barang "


" Apa yang kamu lakukan di luar sini? Bukannya sekarang masih jam pelajaran? "


" Ya.. Aku hanya mendapatkan waktu istirahat lebih awal. Lalu kalian? "


" Kami hanya duduk disini sambil relaksasi dibawah pohon ini, tadi kami tidak ada jam mengajar "


" Oohh... "


" Ahh.. Sudah waktunya "


" Kalian mau kemana? "


" Kami ada jam mengajar sekarang "


" Sampai jumpa Yanagi "


" Oo.. Sampai jumpa "


Virgo dan Virgea pun pergi. Aku disana kembali berjalan-jalan di sekitar lapangan yang besar. Disana aku melihat seseorang seperti Mildea.


" Mildea! "


" Ah.. Benar, rupanya itu kau "


" Lama tak jumpa, bagaimana dengan pendaftaranmu? "


" Aku masuk kelas D "


" Eh? Kenapa? "


" Manaku hanya 900 "


" Walau kau sekuat itu? Emm.. Tidak apa-apa, nanti kamu bisa mengurusnya nanti. Aku pergi dulu, sekarang jam pelajaranku sudah dimulai "


" Sampai jumpa "


Mildea pun pergi sekarang aku ingin berjalan-jalan lagi karena masih banyak waktu, aku menuju ke kolam renang. Untung saja setiap jalan terdapat tanda, jadi aku tidak takut tersesat.


" Waw besar sekali! Emm? "


" Hai Jack!! "


" Fidia, hai juga "


" Akhirnya kau kesini juga "


" Sedang apa kau disini? "


" hanya berlatih untuk olimpiade renang 2 bulan nanti "


" Oohh... Semangatnya "


" Jack! Apa kau keberatan kupanggil seperti itu? "


" Emm.. Tidak, aku lumayan nyaman dipanggil Jack olehmu "


" Jadi aku boleh memanggilmu Jack seterusnya? "


" Tentu "


" Terima kasih "


" Ahh.. Aku pergi dulu, aku ingin melihat tempat lain "


" Baiklah sampai jumpa "


Aku pun menuju ke tempat sparring untuk melatih fisik (gym).


" Hemm... Ah.. Jeanne, Ridia, Alexia, Minho! "


" Oohh... Hai tuan Yanagi! "


" Ridia aku duluan "


Minho pun pergi.


" Hah.... Apa dia masih membenciku?"


" T-tidak hanya saja Nona Minho sedang sibuk saja. Ya, sibuk "


" Ahh... Ya, aku senang melihat kalian. Aku ingin kembali, kelasku akan dimulai "


" Sampai jumpa "


Walau sedih karena Minho masih menghindariku, aku harus tetap tegar.


" Ahh.. Lama juga ya, Yanagi "


" Suara ini... Edna? "


" Ya "


" Oohh.. Ternyata kau juga guru disini? "


" Walau baru tahun ini "


" Kau mau kelas mana? "


" Kelasmu, kelas D "


" Ingin berjalan bersama? "


" Tentu "


Kami pun menuju ke kelas, saat sampai terlihat para murid semua kelelahan.


" Ah.. Pasti karena itu "


" Tentunya, Duduklah pelajaran dimulai "


Setelah pelajaran dimulai, aku ke kamarku. Disana aku mendapatkan kamar sendiri karena ganjil. Setelah itu aku mandi di kamar mandi asrama laki-laki.


" Kau! Pasti berbuat curang kan! "


" Heh? "


Baru saja tiba, aku sudah mendapat urusan lagi.


" Maksudmu? "


" Orang rendahan seperti dirimu mana mungkin bisa mengalahkan Giant Golem dengan sekali serang! Pasti karena pedangmu itu kan! "


" Ehh.. "


" Anak kelas 1 tahun ini benar-benar berisik ya, asal kalian tahu saja. Yanagi memiliki kekuatan lebih besar dari kalian "


" Dia... Pemegang kursi ke 7 Lefanor van Finsel! "


" Lama tak jumpa Yanagi "


" Ohh... Lefanor, kau masih seorang murid? "


" Benar, aku baru saja masuk 2 tahun yang lalu "


" Ohh... "


" Lalu kalian, jika kalian pikir dia kuat karena pedangnya. Coba kalahkan dia dalam adu panco dan coba angkat pedang ini kalau bisa "


Semua murid langsung menantangku karena ingin membuktikannya. Semuanya kalah denganku, sepertinya mereka kurang melatih fisiknya.


Setelah itu mereka mencoba mengangkat pedangku tapi tidak berhasil juga. Ya, Black Steel memang pedangku yang paling berat. Aku saja sedikit terkejut Lefanor bisa mengangkatnya.


" Apa kalian sudah percaya? "


" W-walau kami membencinya kami akui kalau dia benar-benar kuat "


" Jangan menilai orang terlalu cepat, CEPAT KEMBALI KE KAMAR KALIAN!! JAM KALIAN SUDAH SELESAI, SEKARANG GILIRAN KELAS 3 YANG MENGGUNAKAN KAMAR MANDI!! "


Semuanya langsung berlari karena takut.


" Sepertinya aku harus kembali juga "


" Yanagi "


" Emm? "


" Tolong jaga Kakak "


" ??? Baiklah? "


Setelah itu aku pergi ke kamar lalu bersiap untuk tidur. Tapi....


DUUBBRAKK


" Siapa disa........ na? Apa yang kalian lakukan disini? "


Entah kenapa, Anna, Mizuha, Mizue, Anne, Mildea, Virgo, Virgea, Edna, Fidia, Jeanne, Ridia, dan Alexia berada didepan pintu kamarku.