
" Dengan kekuasaanku, Bartholomea Lucas akan dihukum penjara seumur hidup. Lalu para prajurit bayaran akan menjadi budak kerajaan, para prajurit dan ksatria akan melakukan kerja tanpa istirahat untuk membangun ulang Lioner. Dan, para bangsawan akan kami sita seluruh hartanya sekaligus pangkatnya. Belajarlah menjadi rakyat biasa dan jika melakukan perbuatan seperti dulu maka hukumannya adalah mati. Sekian dan ini adalah akhir kerajaan Lioner, awal dari kerajaan Lones! "
Ya, itu adalah pidato dari sang raja. Menghancurkan kerajaan lama yang busuk lalu membangunnya kembali menjadi kerajaan yang lebih baik.
" Mildea, kami tahu bahwa kau bersedih. Tapi ini takdir kami "
" Tapi.. Kenapa aku tidak bersama kalian!! "
" Mildea, maafkan kami-- "
" Apakah anda adalah Hasyim? "
" Paduka Raja! "
Hasyim dan yang lain lalu segera memberi hormat pada sang raja.
" Tidak perlu, aku ingin berterima kasih pada kalian karena sudah membantu para rakyat saat aku sakit"
" Bukan apa-apa yang mulia "
" Aku telah mendengar semuanya dari Pemuda bernama Yanagi kalau kalian adalah Undead "
" Itu benar "
" Apa aku masih bisa memberi kalian hadiah? "
" Jika Yang Mulia ingin memberikan kami hadiah, maka tolong rawat Mildea. Dia adalah orang yang menenangkan kami dan menghangatkan hati kami para Undead. Dia sudah seperti keluarga bagi kami "
" Baiklah, Gadis ini akan aku angkat menjadi putriku "
" Terima kasih Yang Mulia "
Tubuh Hasyim dan yang lain mulai bersinar yang menandakan bahwa kutukannya segera hilang.
" Sudah saatnya ya "
" Semuanya!! "
" Mildea, aku tahu kau sedih tapi kuatkanlah hatimu. Kau adalah anggota Dark Fury! Jadilah gadis yang kuat "
" Hasyim "
" Mildea, kau sudah seperti adikku. Kau adalah cahaya bagiku.. Bagi kami... Jadi tersenyumlah "
" Eurela "
" Ya.. Nona Mildea, aku bukan orang yang bisa merangkai kata tapi terima kasih telah bertemu denganku "
" Rasyim "
" Mildea, aku harap kau selalu bahagia walau tidak bersama kami "
" Jasnim "
" Hei, tidak usah menangis. Lagipula kami sudah mati sangat lama. Sangat bodoh untuk menangisi para mayat dan tengkorak tua ini "
" Hei, kau saja yang tua! "
" Hahahahaha! "
" Hardim "
" Meldia, ingat kita akan selalu dihatimu jadi janganlah bersedih. Anak kesayanganku "
Hasyim dan yang lain berubah debu-debu bercahaya dan tertiup angin.
" Ayah!! "
Bagi Mildea, Dark Fury adalah keluarganya dan Hasyim adalah sosok ayah baginya. Tentu dia sedih, akan tetapi dia harus teguh untuk berjalan di dunia barunya.
Lalu, aku sedang merawat kepala yang pernah dipajang. Dan benar, dia masih hidup.
" S-sakit.. Kenapa aku tidak mati saja?"
" Tenanglah, aku juga tidak tahu tapi aku akan segera menyembuhkanmu "
Gadis yang kepalanya dipajang adalah gadis penjaga toko baju yang pernah aku temui. Dia dibawa prajurit, lalu disiksa, dan dipenggal. Akan tetapi masih misteri kenapa dia masih hidup hanya dengan kepala saja.
" I-ini sakit.. "
" Tenanglah, Virgo. Apa kau punya benang sihir? "
" Tentu, tapi tubuhnya sudah tidak terselamatkan. Sudah hangus oleh api"
" Begitunya.. "
Ini benar-benar membingungkan. Andai Dewa Pengobatan Armines ada disini pasti sudah terselesaikan.
" Yang, terselamatkan hanya kedua tangannya "
" Bagaimana ini, disini tidak ada orang yang mampu menciptakan tubuh buatan atau homonculus "
" Tolong bunuh saja aku "
" Masih belum pasti jika aku potong dirimu maka kau akan mati "
" ... Aku bersedia untuk berbagi tubuh dengannya "
" Heh!? Tunggu, itu melanggar Hukum kemanusiaan dan resikonya kau bisa mati jika operasinya gagal "
" Aku terima resiko itu. Beberapa saat ini walau pudar aku sering mengingat apa yang aku lakukan selama aku terkonrol oleh perdana menteri. Memang benar dia adalah dalangnya tapi tidak menutup kemungkinan aku yang melakukan penyiksaan dan pembunuhan itu "
" Tapi.. "
" Aku mohon agar aku membayar apa yang aku perbuat "
" B-baiklah, tapi aku tidak bisa menjamin keselamatanmu. Seluruh ahli bedah dan sihir penyembuhan, aku mohon bersiap untuk operasi! "
Aku pun melakukan operasi itu. Saat masih menjadi Dewa, Dewa para Undead sering menciptakan mahkluk aneh dengan menggunakan tubuh para mayat dan aku pernah melihat Dewa Pengetahuan Tetimus menciptakan homonculus pertama.
Pertama-tama aku membuat mereka tak sadarkan diri dengan bius lalu memotong sebagian leher Virgo sambil meminta pengguna sihir terus mengaliri Mana, setelah itu aku sedikit menggeser letak kepala Virgo lalu mencangkokkan kepala gadis itu. Setelah itu aku menjahit menggunakan benang sihir dan tidak lupa sebelum menjahit aku mengatur saraf-saraf dan posisi leher mereka.
Memang ini sangat menjijikkan aku saja merasa bahwa melakukan perbuatan ini adalah hal yang menjijikkan. Sampai-sampai ada yang muntah melihat operasi ini.
Setelah itu mencangkokkan kedua tangannya dan selesai.
" Hah.. Akhir selesai, tinggal menjaga keadaan mereka tetap normal.
Kalian boleh pergi, biar aku yang mengurus ini "
Semuanya lega karena bisa keluar dari ruangan, sedangkan aku terus mengalirkan Manaku karena Mana mereka terus keluar selama beberapa saat.
Esoknya, mereka sudah sadar. Dan aku menempatkan mereka di ruang pasien.
" Aww... Masih sedikit terasa sakit "
" Benar.. "
" Kalian jangan terlalu menggerakkan kepala dan 2 tangan kalian yang lain. Benangnya masih belum menyatu dengan sempurna, butuh sehari lagi agar menyatu sempurna "
" Maaf, karenaku kau jadi seperti ini "
" Tidak apa-apa, anggap saja ini bayaran karena telah menyiksa dan memenggal kepalamu "
" Tapi.. "
" Tenang saja, jika berpikir akan dikira makhluk aneh. Aku tidak masalah, karena ini adalah dosaku. Malah aku yang harus meminta maaf padamu. Seharusnya aku memberikan tubuhku padamu "
" Tidak! Itu malah seperti aku membunuhmu "
" Bukankah setimpal? "
" Tidak! Ini saja sudah cukup "
" Ngomong-ngomong siapa namamu?"
" Virgea "
" Virgea, mulai sekarang mohon bantuannya "
" Y-ya.. "
Setelah sehari, Virgo harus melaksanakan hukuman kerjanya untuk membangun kembali kerajaan.
Saat itu saudara laki-lakinya benar-benar marah padaku bahkan raja terkejut. Tapi Virgo menjelaskan kalau ini kemauannya. Butuh waktu lama saudaranya menerima, dan para warga sekaligus prajurit juga sangat heran dan terkejut.
Raja meringankan hukum Virgo karena kondisinya saat dan kini Virgea satu tubuh dengan Virgo. Jika menghukum berat Virgo sama saja menghukum orang tidak bersalah (Virgea) pikir sang Raja.
Setelah beberapa hari, banyak anak kecil yang sering melihat Virgo dan Virgea karena penasaran dengan penampilan mereka dan akhirnya anak-anak itu akrab dengan mereka lalu diikuti para warga.
" Hah... Waktunya aku pergi lagi ya "
" Kau yakin tidak ingin tinggal? "
" Tidak, aku ingin melihat banyak tempat lagi "
" Yanagi! "
Mildea, Virgo dan Virgea tiba-tiba memanggilku secara bersamaan.
" Ahh.. Anda duluan "
" Kalian berdua saja "
" Hah... Kalian ini kenapa? Jika ingin bertanya apakah kita bisa bertemu lagi, jawabannya adalah Akademi Exton "
" Tunggu, kau masih belum ksatria resmi. Padahal kau sangat kuat! "
" Ya.. Title bukan hal yang menunjukkan kebolehan seseorang bukan. Dan aku belum pasti akan segera ke Akademi Exton, tapi sekitar 4 tahun lagi aku akan kesana "
" Kalau begitu kami tunggu "
" Heh? Bukankah kalian sudah menjadi ksatria? "
" Lisensi kami dicabut karena tindakan kami, kami harus mengulangi lagi "
" Begitunya, kalau begitu sampai jumpa disana. Wind Shoot! "
Aku pun melesat menggunakan Wind Shoot untuk terbang dan menuju tempat yang ingin aku jumpai, Victoricity.