
Sudah 8 tahun rasanya aku telah melepaskan gelar dewaku. Kini aku sangat menikmati perjalananku. Tapi aku rasa, bumi disini 3 kali lebih besar dari bumi di duniaku. Kini aku sedang berjalan ke sebuah desa yang terkenal dengan makanan penutupnya itu es krim, kurasa desa ini satu-satunya yang memiliki es krim sama seperti di duniaku.
" Ahh.... Tidak sabar, es krim. Mungkin sudah 8000 tahun lebih aku tidak makan es krim. Uuuh........ Apalagi perkataan dari orang-orang,mereka bilang rasanya sangat enak, manis dan dengan rasa berbagai buah dan beri--"
Krusuk.... Krusuk.... Krusuk....
" Siapa disana! "
Dari semak-semak muncul seorang gadis, tapi.....
" Eh.. Telinga, tanduk, ekor sapi? "
Dari semak-semak muncul gadis tepatnya Ras Beastman, Manusia Sapi. Padahal kukira mereka sudah punah sejak 200 tahun yang lalu.
" Tolong... "
" Hah? "
" Hei, cepat!! Lihat, dia kearah sana!! "
Dari semak-semak muncul 4 orang pria. Gadis itu langsung berlari dan bersembunyi kebelakangku.
" Hei, bisa kau berikan gadis itu pada kami? "
" Ehh.... Anoo, bisa jelaskan apa yang terjadi? "
" Tidak usah banyak bicara, kau pikir kami takut karena tubuhmu tinggi dan besar? "
Bukk... Buuk..... Buukk.... Bukk...
" A-ampun.. "
" Hah... "
Hanya dalam beberapa detik aku mengalahkan mereka, bahkan aku tidak perlu menarik pedang.
" Ahh!! J-jika kau berikan dia akan kami beri emas sekaligus kau bisa membeli es krim dengan gratis seumur hidup-- "
" Hoii!! "
" Es krim? Aahh.... Jadi seperti itu "
" Bodoh, kenapa kau memberitahunya!! "
" Permisi tuan-tuan, apa kalian bisa memberitahuku hal itu? "
" Y-ya "
Setelah mereka memberitahu tentang rahasia es krim, aku mengikat mereka di pohon lalu mengirimkan surat ke Mizuha dan Virgo dengan catatan perbudakan ilegal. Dari yang aku dapatkan, di dunia ini sebenarnya masih terdapat sekitar 7 ras manusia sapi/ ras minotaur golongan rendah. Dan mereka semua diam-diam ditangkap oleh pihak perusahaan es krim itu, lalu mereka.............
" Jadi mereka semua ditangkap diperah susunya untuk menjadi bahan pokok es krim, ya memang benar susu mereka memiliki kualitas dari susu manapun. Aahhh..... Tapi lebih baik aku tidak melanjutkannya lagi, bisa gawat kalau aku membayangkannya.
Jadi hanya kau saja yang berhasil kabur? "
Gadis itu mengangguk.
" Ahh... Bajunya terlalu terbuka "
Aku pun melepas jubahku lalu menutupi tubuhnya dengan jubahku.
" Lalu, sekarang apa yang kau lakukan? "
Dia menggelengkan kepala.
" Kau tidak tahu mau apa? "
" Aku sangat ingin menyelamatkan Teman-temanku, tapi aku tidak berani kembali. Lalu walau bisa keluar mungkin kami ditangkap lagi "
" Hah... Jangan khawatir, Pertama-tama kita selamatkan Teman-temanmu "
Kami pun menuju ke kedai tempat menjual es krim.
" Ahh... Mau es krim? Berapa? "
" Aku ingin kalian melepas semua sapi kalian "
" Hah? "
Duuuaaarrr.......
" Apa aku terlalu berlebihan? "
" S-siapa kau!? "
" Ahh!! Lihat temanmu ada disini "
" Marine, Nami, Finnie, Falmia, Jennie, Fillia! "
Dia langsung berlari menuju ke Teman-temannya.
" Jeanne!! "
" Kenapa kau kembali? "
" Siapa dia? "
" Tenang, dia datang untuk membantu kita "
Jeanne langsung membuka borgol teman-temannya lalu mereka menuju ke arahku.
" Kau!! Kembalikan mereka, mereka milik kami!! "
" Mereka adalah milik mereka sendiri, jangan samakan mereka dengan benda "
" Kauu--"
" Oohhh.... Tampaknya ada orang yang membuat kerusuhan di tokoku "
" Ketua!! Hahaha.... Sekarang tamatlah riwayatmu! Ketua adalah salah satu penyihir terkuat di sini, bahkan umurnya lebih dari 500 tahun"
" Siapa yang berani menghancurkan tokoku---"
" Ohh.... "
" Ketua, dia adalah perusuhnya-- Ketua? "
" Ahh-- Bisa kita berbicara berdua saja"
Aku pun mengikutinya ke belakang tembok.
" Mohon ampuni saya!!! "
" Kau, jangan-jangan orang itu? "
" Maaf!! Saya mengulangi perbuatan saya "
" Emm... Bagaimana ya? Lepaskan mereka semua, lalu beri aku hak untuk makan es krim gratis di tempatmu "
" T-tapi... "
" Ada apa? "
" B-bukan apa-apa!! "
" Dan aku beritahu satu hal lagi. Kalau kau masih melakukan hal ini, kupastikan agar semuanya tidak mengingatmu saat mati "
" B-baik!! "
Akhirnya perbincangan kami selesai, tak kusangka salah satu dari 3 orang yang pernah memukuli Aoi sekarang adalah salah satu penyihir terkuat dan pemilik kedai es krim.
Aku akhirnya membawa para manusia sapi dan menukar mereka dengan 10 Sapi Yorg, jenis sapi yang lumayan langka dan kualitas susunya juga lumayan bagus. Aku bukan orang yang jahat, maka aku tukar. Aku lalu membawa mereka bertujuh menuju ke hutan yang lebat. Dimana aku akan mencoba melatih mereka.
" Emm.. Sepertinya disini bagus "
" Kenapa kau membawa kami disini?"
" Untuk melatih kaliam cara bertarung agar bisa melindungi diri "
" B-bertarung? Kami tidak bisa menggunakan senjata, lalu jika terkena bukankah akan sakit? "
" Benar juga, ras mereka adalah minotaur rendahan juga ras mereka hanya ada perempuan. Ras mereka dikenal sangat ramah dan juga lemah. Tentu sasaran empuk bagi ras lain.
Tenang saja, aku akan mengajari kalian cara menangkis serangan menggunakan pedang untuk awalan. Setelah itu terserah kalian ingin belajar bertarung, tapi aku tidak menjamin kalian bisa bertahan hanya karena berlatih menangkis serangan saja "
" ............. "
" M-maa.... Lebih baik aku ajari cara menangkis terlebih dahulu "
Aku menarik salah satu pedangku.
" Coba, salah satu dari kalian memegang pedang ini "
Jeanne yang pertama maju.
" Coba pegang ini "
" Eemmm!? "
Setelah pedang kulepaskan, ujung pedang langsung jatuh ke tanah.
" Emm!!! Hahh..... "
" Ahh... Aku lupa kalau berat pedangku itu terlalu berat untuk orang biasa apalagi bagi mereka.
Aahh! Kupikir berbahaya jika menggunakan pedang asli, biar aku buatkan pedang kayu "
Aku memotong beberapa pohon untuk bahan membuat beberapa pedang dan perisai.
" Baiklah, kukira untuk ukuran orang yang tidak bisa membuat senjata ini sudah bagus "
Lalu sisanya aku buat untuk menjadi boneka latihan dan membangun rumah kecil untuk mereka. Cukup lama untuk membuat rumah itu bersama mereka, karena fisik mereka tidak terlalu kuat.
Butuh 6 hari lebih untuk menyelesaikan rumah itu. Setelah selesai membangun aku mulai melatih mereka.
" Oke, aku akan mengajari kalian cara menggunakan perisai dan pedang. Pertama-tama pegang pedang dan perisai kalian dengan kuat lalu aku hanya akan mengajari kalian satu serangan, yaitu First Slash. Cukup kalian ayunkan secara horizontal dengan cepat dan kuat "
Mereka bertujuh mulai berlatih, sekiranya mereka masih belum bisa memukul dengan kuat dan cepat lelah.
" Emm.... Kurasa butuh waktu lama "
Aku pun mulai mengajak untuk berlari memutari bukit lalu berlatih push up dan angkat beban untuk melatih otot kaki dan tangan mereka.
" Heaahh!! "
Dduuaaakk!!!
" Ini sudah cukup, walau mereka tidak memiliki kekuatan yang besar tapi dengan kecepatan tebasan mereka pasti sudah fatal jika mengenai musuh. Hari ini latihan menyerang kalian sudah cukup, sekarang cara untuk menggunakan perisai, counter, dan cara memantulkan serangan musuh dengan perisai "
7 minggu berlalu, mungkin mereka sudah cukup keahlian untuk bertahan diri. Semua yang aku ajari telah mereka terapkan dan sempurna.
" Emm!! Es krim ini enak sekali!! "
" Oh.. Sebenarnya aku ada permintaan "
Sekarang aku sudah berada di kedai es krim yang dimiliki orang itu, Lord Elmoine.
" Apa itu? "
" Kau tahu bukan, kalau mereka itu ras yang sangat jauh dari hal yang disebut pertarungan. Aku sudah mengajari mereka cara menggunakan perisai dan pedang, tapi mereka masih tidak paham akan sihir. Sihir bukan bidangku, jadi aku ingin memintamu untuk mengajari mereka"
" Walau anda Dewa? "
" Dewa juga memiliki bidangnya kau tahu, jika kami memiliki segalanya. Tidak perlu yang namanya penggolongan "
" Aaa.... "
" Aku hanya meminta mengajari mereka 5 sihir, Enchant, Light Shield, Detection, Heal, dan Air Barrier "
" Itu saja? Bukankah semua itu hanya sihir dasar, Air Barrier saja masih menengah ke bawah "
" Tujuanku bukan untuk mengajari mereka cara bertarung tapi bertahan dan melindungi diri "
" Baiklah, saya akan mengajari mereka "
" Ooh? Kau langsung mau? "
" Tentu saja, siapa yang mau menolak perintah dewa? "
" Hahaha....... Baiklah ayo "
Aku pun membawa Elmoine, saat para gadis melihat dia terlihat wajah takut dan benci terhadap dia.
" S-semua tenanglah, dia disini untuk mengajari kalian beberapa sihir atas permintaanku "
"......."
Mereka sedikit ragu terhadapnya mengingat perbuatannya dulu. Elmoine mengajari mereka apa yang aku suruh, tapi siapa sangka kalau dia sangat hebat dalam mengajarkan sihir. Hanya butuh waktu seminggu mereka paham apa yang diajarkan.
" Hemm... Hujannya masih lebat, kau yakin tetap akan pulang sekarang? "
" Iya, saya rasa mereka pasti tidak nyaman dengan keberadaan saya. Permisi "
" Baiklah kalau begitu, hati-hati dijalan "
Baru 1 menit Elmoine pergi Marine menghampiriku.
" Tuan Yanagi!!! "
" Marine? Ada apa? "
" Dimana Tuan Elmoine? "
" Baru saja dia pulang "
Marine langsung berlari keluar.
" Marine? Kenapa dengannya? "
Keesokannya Elmoine datang lagi untuk membantu membangun tembok kayu, membajak tanah untuk dibuat perkebunan, dan memperbesar rumah karena Jeanne dan yang lain ingin membangun bar bagi petualang.
" Kalian yakin? "
" Iya.. "
" Emm... Aku rasa bukan masalah untuk kalian yang sekarang "
Akhirnya pembangunan dimulai. Aku membajak tanah, para perempuan membangun tembok kayu di sekeliling, dan Elmoine memperbesar rumah dengan sihirnya.
" Emm..... Entah kenapa Elmoine dengan Marine tampak dekat sekali sejak tadi? "
Setelah langit mulai menggelap Elmoine pun berpamitan untuk kembali.
" Kalau begitu saya akan kembali "
" Ahh.. "
" Sepertinya anda benar "
" ??? "
" Jauh lebih menyenangkan bisa berdampingan "
" Tentu saja "
" Besok saya akan membawa beberapa orang sebagai relawan disini "
" Ooo.. "
Keesokannya Elmoine membawa beberapa orang.
" Jadi mereka yang kau bilang kemarin "
" Benar "
" Perkenalkan mereka adalah Luna Fristica, Camila Ryuuoe, Chris Dellon, dan Macker.
Luna adalah ras half Beastman half elf, ayahnya adalah manusia harimau dan ibunya adalah High Elf. Walau masih berumur 13 tahun, kemampuan sebagai ahli pedang sangat hebat.
Camila adalah pemanah terhebat di desanya, dia mencari sebuah desa lain untuk ditinggali karena desanya hancur oleh ogre.
Chris adalah mantan Kepala Ksatria di kerajaan Mestine, dia berhenti dari jabatannya karena tidak suka akan sistem pemerintahan disana yang korup.
Macker adalah Temanku, walau dia agar seram sebenarnya dia baik dan ramah. Dia juga ahli dalam sihir penyembuhan dan meracik obat "
" Perkenalkan namaku Yanagi K. Nightwalr, lalu kalian mau menjadi apa disini? "
" Ehh? "
" Tentu saja, disini perlu beberapa profesi bukan? "
" Saya ingin menjadi penjaga gerbang, karena ayah saya dulu adalah penjaga gerbang di desa "
" Saya sama, menjaga gerbang dengan panah saya "
" Pelayan "
" Ehh?? "
" Sebenarnya dulu saya menjadi kepala ksatria karena keinginan ayah angkat saya, tapi harapan saya adalah menjadi pelayan di bar. Jika anda ingin saya menjadi ksatria itu tidak masalah, asalkan saya masih bisa menjadi pelayan Bar "
" O-ok "
" Anda pasti tahu, saya ingin menjadi dokter disini "
" Emm... Aku rasa kurang dua lagi, untung aku memanggil mereka "
" Siapa yang anda maksud? "
" Ahh.. Mereka sudah sampai "
" Clafera!? "
" Chris? "
" Kau mengenalinya Chris? "
" Tentu, kami adalah teman lama di Akademi "
" Ohhh "
" Sepertinya ada yang sudah mengenali Clafera, biar kuperkenalkan yang lain. Ridia Uoslos, Minho, Alexia Esbeth.
Clafera dan Ridia akan membantu mengurus perkebunan, Alexia akan mengurus Tamer House. Lalu yang terakhir Minho....."
" Aku akan mengurus keamanan luar tembok dan dalam, lalu jangan ganggu aku "
Minho pun pergi ke pohon dan duduk di dahannya.
" Ahh... "
" Dewa Yanagi, sebenarnya dia siapa? Kenapa sifatnya seperti itu? "
" Ah... Dia itu anakku "
" Anak!!!?? "
" Bukan asli, tapi anak angkat. Dulu dia dikirim ke labirin kematian oleh seorang penyihir hitam dalam keadaan hidup. Selama 20 tahun dia berlari, takut, tersiksa dengan monster dan suasana di dalam sana. Lalu setelah dewasa sifatnya seperti ini, tolong maafkan sifatnya ya "
" Oo... Lalu Tamer House? Apa itu? "
" Ah.. Maksudnya tempat dimana terbangun untuk mengurus monster-monster yang bisa dijinak untuk sebagai partner petualang "
" Ahh... "
" Lalu aku butuh peranmu "
" Saya? "
" Tentu, title milikmu bukankah termasuk 10 penyihir agung "
" Ya, walau saya yang paling lemah. Memang ada apa? "
" Tentu saja untuk mendeklarasikan tempat ini menjadi wilayah mandiri "
" Hah... Begitu rupanya, baiklah. Jika hanya itu saya masih bisa, lagi pula wilayah disini tidak terlalu luas "
" Kalau begitu ayo kita lanjutkan pembangunan!"
Kami pun melanjutkan pembangunan. Pembangunan ini butuh waktu sekitar 1 bulan. Dan saat selesai, Elmoine mengirim surat untuk Raja Thorest agar menerima kedaulatan desa kecil ini. Dan itu langsung diterima juga disetujui oleh sang Raja.
" Yosh... Waktunya aku harus pergi "
" Tuan Yanagi, terima kasih atas semuanya!! "
" Tidak apa-apa, lalu Elmoine pastikan kau menjaga Marine dengan baik. Dia adalah wanita yang baik, pastikan dia bahagia saat menjadi istrimu "
" B-BAGAIMANA ANDA TAHU!? "
Wajah Elmoine dan Marine langsung memerah.
" Dimana Minho? "
" Ah.. Katanya dia sedang menjaga daerah luar desa dari monster "
" Hah.. Padahal baru saja bertemu setelah sekian lama. Apa aku ayah yang buruk ya"
" S-semangatlah Dewa Yanagi "
" Kalau begitu aku pergi dulu "