
Srrrrkkkkk srrrkkk suara selimut yang bergesekan karena gerakan streching di pagi hari
"Bangun" suara itu terdengar begitu hangat di telinga Aerra
tak lama terasa ada tangan yang mengusap usap rambut gadis cantik itu dengan sangat lembut
"Ayo bangun, kamu sudah terlalu banyak tidur" ucapan itu terdengar begitu halus dan sangat hangat tanpa nada memaksa sedikitpun
Arion Danadyaksa laki laki bertubuh six pack berkacamata dan tergolong laki laki yang good looking adalah teman Aeera saat dikampus, pertemanan mereka awalnya sama seperti pertemanan yang biasanya terjadi, namun Arion yang sudah diketahui Aeera bahwa dia adalah seorang playboy berwajah innocent yang telah banyak menodai wanita termasuk dirinya
"hmmmmm iya iya aku bangun" lirih Aeera dengan mata masih tertutup
"Kamu mau sarapan apa? masih mau ayam ayaman atau kamu mau daging?" tanya Arion sambil menunjukkan ponselnya yang sudah memasukki aplikasi delivery food
"Terserah kamu"
"yaudah aku pesan steak dan salad untuk kamu ya" tegas Arion memutuskan
"Rion"
"Apa?"
"Kamu capek ga?"
"semalem?"
"iya"
"lumayan sih, aku agak lama untuk klimaks. kenapa, kamu capek ya?"
"lumayan"
"yaudah kalau gitu kamu pakai baju dulu, terus mandi ya, kamu harus wangi lagi" ucap Arion sambil menyatukan keningnya dengan kening Aeera
"yaudah aku mandi dulu ya"
...
Aeera terlihat cantik meskipun hanya menggunakan handuk dan rambut hitamnya yang masih basah setelah mandi terurai dan menghidupkan warna kulit Aeera yang putih
"Emang gabisa ya kurirnya nganterin langsung ke kamar?"
"Ra... ini Hotel bukan kosan, aku turun dulu ya, oh iya aku balik kamu harus udah cantik"
"Aku kan udah cantik"
"iyasih, tapi cantiknya harus plus plus"
"iyaudah sana"
tak lama setelah Arion menutup pintu suara panggilan telepon Hp Arion berbunyi dan memunculkan nama My Princess, seketika itu juga hati Aeera mencelos dan merasakan denyutan di dadanya, merasa sesak dan sedih
"harusnya gue tahu diri" Aeera langsung mengambil tasnya dan merapihkan pakaian yang ada di lemari
"Ra...ayo makan"
"Aku makannya nanti aja" jawab Aeera yang sedang memasukkan pakaian ke dalam ransel
"Kamu ngapainsih rapih rapih sekarang?!, mau buru buru pulang?" Arion menatap Aeera dengan heran
"Ada panggilan dari My Princess tadi 3x manggil tuh, kamu pasti dicariin dia, jadi aku mau pulang aja" jawab Aeera sambil memasukkan baju
Terasa lengan kuat melingkar di pinggang Aeera dan tercium wangi yang tak asing adalah wangi Arion, pelukan Arion dari belakang membuat Aeera menghentikan aktivitasnya dan berbalik menatap Arion
"Maaf" ucap Aeera dengan sorot mata penyesalan
"Kenapa Ra?...Buat apa minta maaf?"
"Aku terbawa suasana" ungkap Aeera dengan ekspresi wajah bersalah dan menyesli apa yang baru ia lakukan
"Hei are you okay?" tanya Arion sambil menyeka dagu Aeera membuat mata mereka mau tak mau bertemu salin beradu pandangan tatapan Aeera begitu kosong dan tanpa harapan
"Kamu udah tahu sejak awal, kamu bukan satu satunya Ra..."
"Iya aku tahu" jawab Aeera berusaha tak merasakan apapun meskipun tetap saja hatinya tidak terima akan kenyataan bahwa laki laki yang dicintainya tidak hanya memiliki 1 atau 2 wanita, kenyataan bahwa Aeera adalah wanita yang ke sekian dari seluruh