
Bukan inovasi baru dalam sebuah teknologi, operasi plastik biasanya digunakan sekian banyak perempuan untuk mempercantik dirinya secara instan. Namun saat ini Viona harus menjalani operasi itu bukan karena dia tidak terlahir cantik namun karena kulitnya terluka sangat parah. Bagaimana dia bisa bertemu orang-orang jika
penampilannya seperti itu.
Viona berada di dalam pesawat dia melihat awan-awan putih di ketinggian selain itu dia juga melihat segerombolan burung tengah terbang kesana dan kemari dengan riangnya, Viona masih tersenyum mengamatinya ternyata dia sama seperti burung itu ketika dia terjatuh masih ada sahabat yang memberinya semangat untuk terus berjuang.
Tidak ada salahnya mengeluh namun dengan mengeluh suasana tidak akan pernah berubah begitu juga keadaannya, mau menyalahkan orang lain pun tidak ada gunanya. Ibunya dengan ramah mendampinginya begitu juga dengan Blair yang kini tengah membaca majalah harian surat kabar.
“Blair ada apa bukankah kamu jarang membaca majalah, kenapa kamu sampai fokus seperti itu?” Viona betanya sambil terus fokus dengan tatapan mata blair.
“Celaka Vio, gosip disini menyebarkan rumor jika Louis Group akan bangkrut. Dan itu di sebabkan karena presiden mereka jatuh cinta dengan pewaris Daisy yang artinya Kimberly dalam berita ini.”
Blair mendekati tempat Viona beristirahat, kemudian dia menujukkan sebuah majalah sambil menuntun tangannya menunjukkan berita yang di maksud olehnya.
“Tidak bisa kah kita menutup berita ini, jika di biarkan orang-orang akan beranggapan bahwa Daisy memanfaatkan ini untuk mengeruk kekayaan dari Louis Corp.”
Blair menggeleng dia tidak tahu harus apa karena saat ini mereka masih dalam pesawat dan tidak mungkin untuk menyalakan ponsel atau benda-benda elektronik lainnya. Perjalanan itu masih panjang namun masalah
seakan akan terus menyerang bagaimana tindakan yang akan di ambil oleh Kimberly, akankah dia akan segera mengambil keputusan untuk semua itu. Saat itu tidak mungkin bagi Kimberly untuk tidak tahu mengenai berita itu karena dia adalah tokoh utama untuk semua ini.
Pesawat melesat dengan sempurna, menembus gumpalan-gumpalan awan putih langit terlihat sangat biru karena memang cuaca saat itu sangatlah mendukung untuk melakukan penerbangan, bumi terbentang luas terlihat sangat
hijau dari ketinggian begitu juga dengan laut yang begitu indah di pandang mata. Andaikan bisa kelilig dunia pasti akan mengasik kan untuk merasakan kehangatan, kesejukan dan kenyamanan darii berbagai belahan dunia.
Sementara itu Kimberly tengah berusaha untuk meredam semua berita, dia tidak sendiri namun dibantu oleh ayahnya dan juga sekertaris ayahnya Joseph, namun saat ini Mery sekertaris Grace juga sedang berada di
rumah besar tersebut walaupun Grace sudah memutuskan untuk keluar dari industri desain namun masih banyak sekali desain yang belum dia kerjakan ditambah lagi desain pesanan putrinya waktu itu.
“Bibi Mery apakah kamu tahu cara meredam gosip ini?” tanya Kimberly saat gosip tentang dia memanfaatkan perusahaan Louis mencuat, hal itu sedikit menimbulkan dampak untuk perusahaan ayahnya.
“Jika dulu saat saya bersama nyonya, saya akan meredam gosip dengan gosip baru nona. Pada dasarnya netizen memang akan tertarik dengan gosip baru yang menggemparkan. Sama seperti saat ini gosip baru tersebut adalah hubungan anda dengan tuan muda Keith bukan.”
Mery mengatakan apa yang bisa dia katakan, itu adalah hal yang biasa dia lakukan untuk menutup gosip tentang grace termasuk saat grace jatuh pingsan waktu itu. Grace melihat putrinya tengah berbicara dengan asisten
“Bagaimana jika berita yang kita viralkan selanjutnya adalah aku menjadi desainer di perusahaan Daisy, jadi judulnya Miss Grace mengambil keputusan untuk menjadi desainer perusahaan suaminya. Dengan begitu opini publik bisa di redam sedikit, fokus mereka juga akan teralihkan dan trending topik akan tergantikan.”
Grace duduk di samping Kimberly wanits itu menatap tangan putrinya yang ada di dalam gendongan dia menghela nafas, di tengah lukanya gadis itu masih terus berusaha untuk membereskan masalah hingga tidak membebani
orang lain.
“Tapi ma, bukankah kamu memutuskan untuk beristirahat di rumah kenapa harus kembali bekerja? Kamu tidak jadi berhenti jika begitu.” Jawab Kimberly sambil menatap ibunya yang tengah tersenyum itu.
“itu kan perusahaan papamu yang artinya punyaku juga, jadi misalnya aku minta izin untuk istirahat bukannya sangat wajar. Sangat jarang seorang nyonya perusahaan menduduki bagian kepala desainer, jadi itu akan
membuat orang-orang berfikir lagi kenapa dan mengapa yang akhirnya beritamu akan tenggelam dengan sendirinya.”
Kimberly mencoba mencerna sementara Mery hanya diam saja dia tidak berbicara karena akan mengikuti apapun keputusan yang di ambil oleh Grace. Joseph yang mendengar itu merasa itu adalah ide terbaik selain posisi
kepala desain yang sudah lama kosong Grace juga merupakan desainer ternama yang artinya jika dia bergabung dengan perusahaan itu akan membawa keuntungan yang sangat besar bagi perusahaan. Selama ini hanya dengan nama Grace saja sudah banyak keuntungan yang di dapatkan jadi pasti akan banyak keuntungan lain jika
grace hadir di perusahaan.
“Paman Joseph, apakah menurutmu keputusan ini baik? Papa tidak ada di rumah jadi sepertinya hanya kamu yang bisa mengambil keputusan wakil presdir Joseph.” Ucap kimberly sambil mengalihkan pandangannya ke arah Joseph yang tengah fokus pada layar laptopnya.
“Menurut saya ya nona, hal ini memang bagus karena selain menutup gosip anda hal ini akan banyak memberikan keuntungan untuk perusahaan selain itu kursi kepala desainer memang harus di isi dengan atau oleh orang
yang tepat. Dan jika nyonya bersedia dialah kandidat yang paling tepat.”
Joseph mengutarakan pendapatnya sementara itu Kimberly dan yang lainnya terdiam dalam pikirannya
masing-masing, tak lama kemudian mereka sepakat untuk melakukan itu dan langkah selanjutnya yang mereka ambil masih harus menunggu keputusan Daisy.
Semuanya menghela nafas berharap semuanya akan baik-baik saja namun kini Kimberly justru kepikiran dengan Keith Louis bagaimana jika laki-laki itu terganggu dengan berita itu dan juga bagaimana perusahaan Louis
bisa kocar kacir karena selama yang dia tahu di bawah ke pemimpinan Keith perusahaan tersebut kembali berjaya.