How To Survive As The Villainess

How To Survive As The Villainess
Chapter 19 : Kembaran Beatrice



"Hey tunggu!" teriak Beatrice berusaha mengejar orang berjubah yang ia lihat tadi


Lari nya sangat cepat sekali, tak memungkinkan Beatrice dapat mengejar nya


"Hahh...hahh..Pengawal! cepat kejar orang berjubah itu lalu bawakan kepadaku!" ucap Beatrice mutlak, pengawal Beatrice yang mendengar perintah nya pun langsung menganggukan kepala lalu mengejar orang itu


Tak sampai 1 menit pengawal Beatrice telah kembali sembari membawakan orang yang Beatrice suruh untuk membawa kepada nya


Orang berjubah itu terduduk di hadapan Beatrice sembari menatap nyalang sang tuan putri


"Tolong tinggalkan aku berdua saja dengan nya" perintah Beatrice berniat mengusir pengawal nya


"Tapi tuan putri, bagaimana jika ia kabur lagi?" tanya sang pengawal khawatir


"Hal itu tidak akan terjadi percayalah padaku" jawab Beatrice tersenyum untuk meyakinkan pengawal nya


Ketika si pengawal istana milik Beatrice sudah tak terlihat


Beatrice pun membuka perlahan jubah orang di hadapan nya, rambut yang bergelombang...mata berwarna violet yang sedang menatap tajam ke arah Beatrice. Orang di hadapan Beatrice ini persis sekali dengan diri nya!             Beatrice membulatkan mata nya melihat orang di hadapan nya ini, ia seolah olah melihat cerminan dari diri nya sendiri


"Kau...!" Beatrice membuka suara kaget


"Beatrix?" lanjut Beatrice bertanya sembari menyentuh pipi orang itu, membuat nya semakin kaget akibat ucapan nya sendiri. Kenapa ia tau nama orang di hadapan nya ini


"I-iya. Hormat kepada tuan putri kekaisaran Castris, sang cahaya kekaisaran Castris yang agung" Beatrix menunduk hormat kepada Beatrice


"Kenapa kau memberi hormat kepadaku? kau adalah kembaranku sendiri" ucap Beatrice yang lagi-lagi bukan dia lah yang mengucapkan


"Aku bukan bagian dari keluarga Countessa lagi, aku bukanlah kembaran tuan putri seperti mu. Aku hanyalah anak buangan" balas Beatrix menunduk


"Aku juga di buang ke istana yang kejam kok" senyum Beatrice Countess****a. Benar, sekarang Beatrice De Castris telah sadar jika orang yang berucap selama ini adalah jiwa Beatrice Countessa


"Bukankah itu bagus? bahkan sekarang pun kau hidup bahagia kan" balas Beatrix terkekeh mengejek


"Kau terlalu merendah padahal di hadapan mu kebahagian telah menunggu" lanjut nya lagi


"Kenapa memang nya? bukankah kau juga bisa mendapatkan kebahagiaan?" ujar Beatrice


"Memang bisa, namun tak mudah tidak seperti kau yang hanya melangkah sekali saja" balas nya


"Huh pergi sana, pasti kakak ipar mu telah menuggu" ucap Beatrix


"Ehm baiklah, jaga diri mu baik-baik. Aku akan kembali lagi nanti, aku pergi dulu" pamit Beatrice lalu melangkahkan kaki nya, namun sebelum jauh dari Beatrix, Beatrix yang di belakang nya berucap


"Tolong jaga Beatrice ku dengan baik, Tracey Walt"


Beatrice membelalakkan mata nya melihat kebelakang, namun nihil...Beatrix telah menghilang dari sana


...----------------...


Beatrice masih memikirkan perkataan terakhir Beatrix tadi, namun cepat-cepat ia hilangkan pikiran nya lalu menaiki satu persatu tangga kecil menuju kereta kuda


"Darimana saja?" tanya Savella pasal nya adik ipar nya ini pergi lumayan lama


"Kakak Ella tidak perlu tau, ini privasi" jawab Beatrice


"Begitu ya, ternyata adik ipar ku sudah besar sehingga bisa menjaga privasi" ejek Savella, yang di ejek hanya menggembungkan pipi kesal


......................


Perjalanan dari desa ke kota utama kekaisaran Castris sangatlah jauh sehingga menempuh waktu perjalanan 2 jam setengah, membuat orang-orang yang berada dalam kereta kuda terlelap


"Kenapa aku ada di sini?" kaget nya


"Aku yang membawamu ke sini" jawab orang di sebelah kanan nya, itu Areez yang sedang bekerja di meja kerja nya


"Tunggu sejak kapan meja kerja nya di pindahkan ke dalam sini?" batin Beatrice bersweatdrop


"Sekarang jam berapa?" tanya Beatrice


"Jam 7 malam" jawab Areez


"H-hah?! yang benar saja aku tidur lama sekali! padahal saat di kereta kuda tadi baru jam 2 siang" ucap Beatrice menjambak rambut nya


"Kau sudah seperti koala saja" ejek Areez


"Tch diam kau! aku ingin mandi dulu deh lalu makan" Beatrice mengkesal


"Lalu lanjut tidur lagi" jahil Areez


"Diam saja kau!" teriak Beatrice lalu membanting pintu kamar


...----------------...


...>Introducing<...



Name:Khaiz Dhaval


Age:2000+ Y.O


Skin:White (Vanilla)


Hair:Straight, Porcelain


Eyes:Laguna


Height:184 Cm


Weight:52 Kg


Status:Great Tower Wizard



Name:Beatrix Countessa


Age:16 Y.O


Skin:Pale White (Ivory)


Hair:Curly, Bleach Blonde


Eyes:Violet


Height:160 Cm


Weight:42 Kg


Status:Daughter Of Count