
Srak! srak!
"T-tuan putri!" teriak penjaga mencari tuan putri atau yang lebih di kenal Beatrice
Beatrice sedang melarikan diri dari istana Veldivanty sebagai istana utama, padahal sedang ada tamu dari kerajaan lain dan ia harus menyambut tamu kerajaan karna Beatrice juga seorang anggota kerajaan
Beatrice berlari menjauh dari penjaga sampai masuk ke inti hutan dan bertemu gubuk tua
"Hahh...hahh" Beatrice kecapekan habis berlari, mengambil istirahat nya dengan duduk di tanah dan melihat sekeliling nya sampai ia melihat tubuh seorang gadis tak jauh dari nya
"K-kau! jangan menakutiku sialan" ucap Beatrice karna wajah gadis itu tak terlihat jelas karna bayangan pohon yang besar
"Ah! maaf menakutimu tuan putri. Hormat kepada tuan putri kekaisaran Castris" hormat gadis itu kepada Beatrice
"K-kau?! Diana..." ucap Beatrice pelan
"Ah ternyata tuan putri masih mengenaliku, a-aku pelayan waktu itu. Senang sekali bisa bertemu dengan anda kembali!" Diana berucap sembari tersenyum akibat senang
"Tch aku lah yang tidak senang. Ternyata dia tumbuh dengan baik juga ya, padahal dulu nya sungguh lusuh dan jelek. Bisa-bisa aku benar-benar tersaingi oleh nya " batin Beatrice memaki Diana sangking kesal nya
"Ada apa tuan putri di sini? apakah anda mencari saya" tanya Diana di barengi percaya diri nya dengan efek bunga-bunga di sekitar Diana
"Tch ngapain juga aku mencari wanita rendahan seperti mu!" muak Beatrice dengan tingkah laku nya yang keimut imut-an
"Ah...maaf tuan putri hiks, a-aku bukan bermaksud begitu" tangis Diana
"Sialan jangan menangis, dari dulu kau cengeng sekali!" ucap Beatrice sembari menutup telinga nya akibat suara melengking Diana, rasa nya gendang telinga nya akan pecah mendengar suara Diana sekali lagi
"H-humph baiklah!" Diana mengusap air mata yang mengalir deras di pipi nya, ia berjalan ke arah Beatrice dan duduk di rerumputan hijau berdua bersama Beatrice
"Saya akan mengulangi pertanyaan saya ya, tuan putri. Anda sedang apa di sini? tanya Diana sekali lagi
"Aku sedang kabur dari istana Veldivanty..." jawab Beatrice sembari menyembunyikan wajah nya di antara kedua kaki nya
"Ah, kenapa anda kabur dari istana Veldivanty?" tanya Diana lagi
"Aku malas sekali ada tamu kerajaan Nefathar" jawab Beatrice lagi
"Lalu kenapa kau ada di sini sendiri Diana?" tanya Beatrice sembari menolehkan wajah nya menghadap Diana
"Aku hanya mengunjungi rumah lama ku. Aku rindu ibu ku..." ujar Diana sendu
"Benar, sebelum aku di adopsi oleh Baroness Hovelly"
"Ada apa dengan ibu mu?"
"Ibu ku adalah orang yang mudah penyakitan, jadi salah makan bisa berakibat fatal. Di istana Shonnet kami di perlakukan tak layak membuat ibu ku sakit-sakitan jadi kami mengundur kan diri, lalu beberapa bulan setelah itu ibu ku meninggal sehingga aku di temukan kepala panti dan 2 tahun di sana akhir nya aku bertemu dengan nona Maria Hovelly, dan aku di adopsi nya"
"Begitu ya, kalau begitu maafkan atas perlakuan tak layak dari anggota kerajaan...kami tak terlalu melihat kalian berdua. Jika kau bilang kepada ku sedari dulu pasti aku akan membantu mu"
"Ah aku takut kepada tuan putri waktu itu...sebenarnya saya mendekati anda untuk minta bantuan"
"Ah maafkan aku, aku sungguh minta maaf" ucap Beatrice merasa bersalah dan menyesal
"Tak apa-apa, memang inilah takdir" ucap Diana tersenyum, membuat Beatrice yang melihat itu menjadi sesak
Beatrice salah menilai Diana, mungkin ia terlalu egois ingin memiliki Areez untuk diri nya sendiri
"Hey, ayo kembali. Seperti nya aku sudah di cari, kau juga seharusnya pulang ke rumah mungkin Baroness Maria juga mengkhawatirkan mu" ucap Beatrice lalu beranjak dari duduk nya dan di susul oleh Diana
Dan mereka berjalan berdampingan sampai keluar dari hutan
...----------------...
Name:Diana Hovelly
Age:16 Y.O
Skin:Pale White (Ivory)
Hair:Curly, Espresso
Eyes:Pewter
Height:160 Cm
Weight:50 Kg
Status:Daughter Of Baron Hovelly