
" Apa kalian lupa siapa aku? aku putri dari Jack Felix apapun yg ingin ku tahu pasti bisa kudapat dengan sekali jentikan jari. " jawab Anis dengan senyum menyeringainya.
" Apa jangan² kamu sudah tau semua ini akan terjadi atau kamu yg merencanakan ini semua. " tanya Bisma menyipitkan mata.
Pletakkk
" Aww kenapa kau memukul kepala ku. " ucap Bisma kesal pada Diah.
" Itu karena kau bodoh!! Mana mungkin nona mau mencelakai keluarganya sendiri. " jawab Diah ketus.
" Yakkk aku hanya menanyakannya bukan menuduhnya. " ucap Bisma
" Dasar kau memang bodoh tuan. " ucap Diah tersenyum sinis.
" Yaakkk siapa yg kau bilang bodoh ? aku ini tampan semua wanita terpana melihat pesona ku. " jelas Bisma bangga.
" Cihh tingkat kebodohanmu meningkat, hanya wanita gila yg mudah tertipu dengan pesona indah mu itu. " ucap Diah.
" Aahh akhirnya kau mengakui bahwa pesona ku indah nona. " jawab Bisma tersenyum senang.
Diah yg menyadari perkataannya tadi terperanjat kaget. Kenapa ia mengatakan hal itu pasti Bisma sekarang merasa sedang senang bagaikan diatasi awan.
" Sial Diah kenapa kau bodoh sekali sihhh... aaarrggg aku sangat malu jika terlihat gugup seperti ini. " batin Diah
" Heyy aku mengatakan hanya wanita gila yg terpengaruh bukan berarti aku juga. " elak Diah menahan gugupnya.
" Apa kalian memang seperti ini setiap bertemu ? " tanya Anis.
" Yaahh mereka sering seperti ini, ingin rasanya uncle menikahkan mereka berdua. " ucap Gio membuat mereka terkejut.
" TIDAKKK!!!! itu tidak akan terjadi
" teriak Diah dan Bisma serempak.
" Tuhkan kalian berdua menjawab dengan serempak, awas loo kak dari benci lama² bisa jadi cinta. " ucap Anis langsung berlari ke kamar.
" Yaaakkk dasar adik nakal akan ku beri kau pelajaran. " teriak Diah dan Bisma serempak.
Sesaat mereka saling tatap dan kembali mengalihkan pandangan.
Degg...
" Kenapa.. kenapa jantungku berdetak kencang saat melihat matanya? Aagghh sial. " batin Bisma.
" Aaghhh kenapa rasanya jantungku seperti berlari maraton? ap.. apa yg terjadi saat aku menatap matanya entah aku merasa ada perasaan aneh yg muncul. " batin Diah.
" Sudahlah lebih baik kalian bersiap utk besok dan istirahat lah. " ucap Gio beranjak dari duduknya.
Mereka semua pergi ke kamar masing² utk istirahat agar besok mereka bisa bangun lebih awal. Karena perjalanan menuju New York memakan waktu cukup lama hingga esok mereka akan berangkat pagi.
Keesokan harinya mereka semua sudah berkumpul di ruang keluarga sambil membawa barang mereka masing².
" Apa semua sudah selesai ? " tanya Gio menatap Bisma, Anis dan Diah.
" Emm.. kurasa sudah uncle, barang²ku juga tidak terlalu banyak hanya yg ku perlukan saat perjalanan saja. " sahut Anis.
" Aku juga. " sahut Diah dan Bisma serempak.
" Ekhem ciee barengan lagi nih. " goda Anis pada Diah dan Bisma.
" Dek masih pagi jgn pancing keributan lagi. " ucap Bisma mengalihkan kegugupan nya.
" Sial kenapa aku tiba²menjadi grogi seperti ini?? sadar Bis sadar!!! lo gk boleh gugup ntar yg ada lo diledek habis²an. " batin Bisma.
" Mengapa aku merasa salah tingkah seperti ini sejak kemarin? apa jgn²aku sudah terpancing oleh pesona Bisma. Aagghhh dasar Bisma kau membuat ku tidak bisa berfikir jernih. " batin Diah.
" Hmm ayo uncle kita berangkat tinggalkan saja sejoli yg jatuh hati tapi gengsi itu. " ucap Anis membuat Diah dan Bisma kesal.
" Ihhh mana sudi gue jatuh hati sama cewek tattoan gk ada alus nya dikit lagii. " ucap Bisma membuat Diah kaget.
Mendengar perkataan Bisma, Diah merasa sedih. Apa salah jika seorang perempuan tattoan? dari segi ucapan Diah bisa tau jika Bisma menganggap ia sebagai wanita yg hina.
Diah pergi meninggalkan rumah dengan raut wajah suram, Bisma yg melihat Diah pergi begitu saja merasa bersalah.
* Skip di bandara.
Kini mereka sudah sampai di bandara, Anis melihat sikap Diah yg aneh menjadi bingung. Biasanya Diah akan selalu ribut dan menjahili Bisma tapi sekarang sikap Diah lebih pendiam dan wajahnya juga nampak murung. Anis menatap Bisma dengan lekat tapi Bisma hanya menunduk. Kini Anis paham bahwa Bisma telah menyinggung perasaan Diah, Anis menatap Bisma dengan tatapan membunuhnya Bisma yg ditatap hanya bisa menelan ludahnya susah payah.
Glekkk...
" Mampus gue udah nyinggung Diah selama ini kan Anis udah nganggep dia sebagai saudarinya, gue harus minta maaf sama Diah sebelum singa betina mulai ngamuk. " batin Bisma.
" Awas lo kak!! gue bakal cincang² lo ntar kalo dah nyampek rumah. Beraninya buat kakak perempuan gue sedih. " batin Anis menatap Bisma.
Bisma yg mengerti tatapan Anis segera memasuki pesawat dan duduk disamping dady nya. Gio yg melihat anaknya keringat dingin mengernyit heran.
" Kau kenapa boy ? kenapa wajahmu berkeringat ? " tanya Gio pada anaknya.
" Gawat dad, sepertinya singa betina marah padaku. " ucap Bisma membuat Gio heran.
" Apa yg kau maksud boy, singa apa yg kau maksud ? " tanya Gio heran.
Anis yg ingin duduk di depan kursi Gio menatap Bisma secara intens membuat Bisma berkeringat dingin dan bergetar.
Gio yg mengerti pun hanya menahan tawa melihat ekspresi anaknya yg ketakutan akan amukan Anis.
Saat perjalanan Anis menatap Diah yg terlihat lebih pendiam, ia terus memandang keluar jendela. Anis mendekat dan menyentuh bahu Diah.
" Kak jika ada masalah ceritalah padaku jangan kakak pendam sendirian." ucap Anis.
" Hmm... tidak ada dek, kakak cuma ngerasa gaenak badan aja kok. " jawab Diah sambil tersenyum.
" Benarkah? gaenak badan atau gaenak hati kak? " tanya Ania membuat Diah mematung.
" Apaan si dek iishh. " ucap Diah kesal.
" Hahahaha baiklah² aku tidak akan menggoda mu lagi kak tapi ceritakanlah beban di hatimu. " ucap Anis sambil menatap Diah.
" Huhh baiklah. " jawab Diah menghembuskan nafasnya kasar.
Diah mulai menceritakan awal mula pertengkarannya dengan Bisma hingga perkataan Bisma yg mengatakan bahwa ia perempuan bertatto dan tidak memiliki hati. Tidak ada yg ditutupi lagi oleh Diah mengenai kegundahan perasaannya.
Mendengar perkataan Bisma yg menghina Diah membuat Anis kesal. Ia akan memberikan Bisma pelajaran saat tiba di mansion nanti.
Setelah menempuh perjalanan yg cukup lama, akhirnya mereka sampai di Bandara Internasional John F. Kennedy.
Bandara Internasional John F. Kennedy (IATA: JFK, ICAO: KJFK, FAA LID: JFK) adalah bandara internasional yang terletak di Jamaica, Queens, Kota New York, Negara Bagian New York, Amerika Serikat.
*Bandara Internasional John F. Kennedy*
Banyak pasang mata yg menatap mereka dengan penuh kekaguman. Mereka yg ditatap hanya cuek dan acuh karena sudah terbiasa. Setibanya di depan bandara banyak mobil yg berhenti di depan mereka, banyak pria berjas hitam dan memakai kacamata menghampiri mereka dan membukakan pintu. Lagi² perhatian orang di bandara berdecak kagum melihat itu, tak hanya cantik dan tampan tapi juga mapan dan tajir pikir mereka.
Bersambung....
Guyss jgn lupa kasii like dan vote nya yaa 🤗 jgn lupa komentarnya jugaa 😁
Dukung dan support terus ya kk... jika ada kesalahan kata atau alur cerita yg gk nyambung mohon beri sarannya 😊😘