Girl & Boy Mafia

Girl & Boy Mafia
Eps 1



Hari ini adalah hari ulang tahun Anis yg ke 18 tahun sekaligus kelulusan Anis karena sudah menyelesaikan S3'nya di Bali. Hari yang harusnya diselimuti kebahagiaan karena bertambahnya umur, hari dimana kehangatan kita rasakan karena berkumpul dengan semua keluarga. Tapi tidak dengan Anis, sejak kemarin ia menunggu kehadiran keluarga besarnya untuk merayakan hari ulang tahunnya tapi sampai sekarang belum juga datang. Ia merasa khawatir dengan keluarganya karena sejak kemarin semua keluarganya tidak dapat dihubunginya dan tidak mendapat kabar sama sekali.


~ Bali waktu setempat. ~


" Kak Bis tolong selidiki apa yang terjadi dengan keluarga ku di New York, sejak kemarin mereka bilang akan kesini tapi tidak ada tanda²mereka akan kembali. " jelas Anis khawatir.


" Ya... Kakak rasa juga begitu dek ada sesuatu yang mengganjal dari kemarin di pikiran kakak. Baiklah kakak akan menyuruh salah satu anak buah kita untuk menyelidikinya. " jawab Bisma khawatir.


*For your info!! *


[Bisma adalah anak dari Gio tangan kanan mafia Black Devil. Bisma ditunjuk oleh tuan John (ayah Anis) untuk menjadi asisten pribadi Anis. Bisma juga sudah dilatih secara khusus oleh tuan John untuk bisa melindungi Anis saat ada bahaya yang datang. Karena kepintarannya dan juga kepandaiannya dalam bela diri dan bersenjata ia ditunjuk sebagai asisten pribadi Anis.]


Kemudian Bisma memanggil beberapa anggota mafioso untuk pergi ke New York untuk melihat apa yang terjadi dengan keluarga Anis. Biasanya jika saat ulang tahun Anis keluarganya akan selalu datang sejak kemarin dan akan menyiapkan kejutan untuk Anis tapi sekarang berbeda tidak ada kabar sama sekali dari mereka semua.


Saat hendak menjelaskan maksud dari Bisma memanggil beberapa mafioso kehadapannya, tiba² ponsel Bisma berdering. Dia melihat nama si pemanggil yaitu " Dady " ( Gio, tangan kanan dari Black Devil).


" Dady? Untuk apa dia menelfon ku tidak biasanya dia menelfon. " gumam Bisma dalam hati.


"📞 Halo dad, tumben kau menghubungi ku apa yang terjadi ? " tanya Bisma curiga.


"📞 Bis, kau bawa Anis sembunyi di rumah bawah tanah tengah hutan dan tinggalkan mansion secepatnya sekarang!! " perintah Gio.


"📞 Tapi kenapa? Ap- " belum sempat Bisma bicara Gio sudah memotong nya dengan marah.


"📞 Kau jangan banyak tanya!! Cepat bawa princess pergi dan ambil senjata kalian dan surat² penting. Setelah itu pergi menjauh secepatnya. Nanti dady akan menjelaskan apa yang terjadi. " seru Gio panik.


" 📞Baiklah. " jawab Bisma singkat dan mengakhiri telefonnya.


* For your info *


[Gio adalah tangan kanan tuan John di dunia bawah sekaligus ayah dari Bisma. Gio adalah salah satu orang yang dipercaya oleh tuan John untuk membantunya mengurus dunia bawah. Gio juga sudah berteman dengan tuan John saat kecil dan sampai sekarang mereka masih bersama.]


Bisma segera beranjak dari duduknya dan berlari untuk mengambil beberapa surat penting dan berbagai senjata yang dibuat khusus oleh Anis. Lalu ia bergegas menuju kamar Anis untuk memanggilnya.


" Dek ayo cepet kita harus tinggalkan mansion ini. " suruh Bisma panik.


" Emang kenapa harus ninggalin mansion? kata dady kita tidak boleh keluar dari area mansion ini. " tanya Anis pada Bisma.


" Dek ntar aja nanya'nya ya... sekarang kita harus tinggalin mansion ini tanpa jejak secepatnya. Tadi paman Gio telpon kakak nyuruh kita harus ninggalin mansion secepatnya!! " jelas Bisma sambil menarik tangan Anis menuju garasi.


~ Skip di garasi.


Beberapa mafioso dan asisten rumah tangga sudah dibawa ke mansion bawah tanah tengah hutan, Anis masih menunggu Bisma di dalam mobil.


Sedangkan Bisma menekan tombol darurat yang ada di ujung garasi setelah itu ia berlari menuju mobilnya.


Tombol darurat itu berfungsi untuk menyembunyikan mansion, fitur canggih itu sudah diatur dan disediakan oleh tuan John jika ada musuh yang sudah mengetahui keberadaan Anis. Fitur canggih itu dilengkapi dengan mode sembunyi, para musuh tidak akan melihat jika di depan mereka itu adalah mansion besar dan mewah melainkan hanya lapangan luas.


~ Skip mansion bawah tanah. ~


Sesampainya di mansion Anis langsung mengajak Bisma bicara di ruang kerja yang tersedia di mansion itu.


" Kak kenapa kita harus pindah? " tanya Anis pada Bisma.


" Kakak juga nggak tau dek, paman Gio belum memberi kita kabar apa yang terjadi di New York. " jawab Bisma lesu.


" Lebih baik kita istirahat kak kita tunggu penjelasan dari paman Gio besok, mungkin besok paman Gio serta keluarga ku akan kesini. " jawab Anis dengan senyum kecutnya.


Melihat senyum terpaksa dari Anis membuat Bisma menjadi sedih. Bisma ingat dia belum memberikan Anis hadiah ulang tahunnya, Bisma beranjak dari duduknya dan menyuruh Anis menunggunya sebentar.


" Aishh.. ditinggal lagi. " jawab Anis sambil menggelengkan kepalanya.


Selang beberapa menit Bisma datang dengan membawa kado untuk Anis, lalu duduk disamping Anis.


" Selamat ulang tahun ya dek, maaf kakak gabisa ngasi kamu sesuatu yang mewah. Semoga kamu panjang umur dan selalu bahagia. " ujar Bisma tulus.


" Terima kasih kak." jawab Anis memeluk Bisma sambil menangis.


" Hey... bidadari kecil kakak gak boleh nangis !! " jawab Bisma sambil mengusap air mata Anis.


" Anis bersyukur masih punya kakak yang selalu nemenin Anis saat Anis sedih kak. Kakak selalu ada buat Anis kala Anis sendiri, makasi banyak kakak selalu nemenin Anis dari kecil. " jawab Anis masih terisak menangis.


" Heyy... berhentilah menangis!! Kakak akan selalu menjaga adik tersayang kakak ini agar tidak pernah sendiri dan sedih lagi. " jawab Bisma mengusap lembut kepala Anis.


Anis bahagia mendengar perkataan Bisma, dia bersyukur bisa memiliki kakak seperti Bisma walaupun bukan kakak kandungnya. Saat tidak ada keluarganya Bisma lah yang selalu menemani Anis.


Saat mereka sedang asik berpelukan tiba²ponsel Bisma berdering, Bisma segera mengangkat telepon dari dady nya.


"📞Hallo " ucap Bisma


"📞 Bis apa kau sudah sampai ?" tanya Gio pada Bisma.


"📞 Sudah dad. " ucap Bisma.


"📞 Ingat baik²perkataan dady!! kalian jangan ada yg keluar dari mansion sebelum dady sampai disana, dan tolong aktifkan mode sembunyi di mansion serta sembunyikan lokasi mansion agar tidak bisa dilacak siapapun. " perintah Gio tegas.


"📞 Baik dad akan segera aku lakukan. " ucap Bisma .


"📞 Baiklah akan dady tutup telepon nya." ucap Gio hendak mematikan ponselnya tapi dicegah oleh Anis.


"📞Tunggu uncle jangan dimatikan!! Aku ingin bertanya bagaimana keadaan keluarga ku disana, mengapa mereka tidak kembali kesini untuk menjenguk ku? " tanya Anis pada Gio.


"📞 Maaf sayang uncle gk bisa jawab sekarang. " ucap Gio sendu.


"📞 Kenapa ? apa terjadi sesuatu disana? apa keluarga ku baik²saja? cepat katakan!! " ucap Anis membentak.


"📞 Tunggu uncle sampai disana, uncle akan menjelaskan semuanya. Sekarang uncle sedang berada di bandara." ucap Gio


"📞 Baiklah hati²" jawab Anis sendu


Gio memutuskan ponselnya dan membuang nafasnya kasar.


"Uhhh... maaf anis uncle tidak bisa menjaga semua keluarga mu tapi uncle janji akan membunuh orang yg telah merencanakan semua hal ini. " gumam Gio marah.


Kini Gio sedang berada di pesawat menuju Bali. Dia akan menjelaskan semua yg terjadi di New York serta kejadian yg menimpa semua keluarga Anis. Gio memutuskan untuk tidur selama perjalanan karena sejak kemarin dia tidak tidur. Butuh waktu yang lama untuk sampai di Bali karena jarak penerbangan dari New York City ke Bali membutuhkan waktu 12 jam 45 menit.


~ New York City ~


Sedangkan di kota New York , di sebuah mansion tua terlihat sosok pria yg sedang merayakan kemenangannya karena telah memusnahkan seluruh anggota keluarga Felix. Dia tertawa karena berhasil melenyapkan musuhnya dan akan menguasai kedudukan mafia pertama terkuat di dunia. Dia adalah David Daraffian ketua mafia Blue Dragon yg haus dengan kekuasaan.


" Hahahaha... akhirnya aku berhasil melenyapkan mu. Dan aku akan menjadi mafia yg ditakuti dan terkuat di dunia, tidak akan ada lagi yg bisa menyaingi ku lagi. " tawa David menggelegar.


Tanpa ia ketahui bahwa satu keturunan Felix masih hidup dan sedang disembunyikan. Dan pastinya suatu saat orang itu akan membalaskan semua yg dilakukan oleh David.


Bersambung...