Girl & Boy Mafia

Girl & Boy Mafia
Eps 2



Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari, Gio baru saja sampai di bandara International Ngurah Rai di Bali.


Gio langsung bergegas menuju mansion, dia juga sudah mengabari putranya kalau dia sudah sampai di Bali. Gio dijemput salah satu mafioso yg diperintahkan oleh Bisma.


~Skip mansion~


Kini Gio sudah berada di mansion saat dia sampai dilihatnya mansion sangat sepi mungkin semua orang sudah tidur.


Dia berjalan menuju kamar yg telah disediakan dan merebahkan diri di kasur king size . Dirinya sangat lelah karena melakukan perjalanan yg cukup jauh tk lama Gio pun tertidur.


Matahari mulai menampakkan sinarnya menggantikan malam yg dingin dan penuh dengan kekhawatiran. Sang mentari mulai menembus pelindung kaca di kamar sosok gadis yg masih bergelut dengan selimutnya. Karena merasa terganggu si gadis mulai mengerjapkan mata dan memulai aktivitas paginya. Ia bergegas mandi dan mengganti pakaiannya, 1 jam berlalu kini gadis cantik ini mulai keluar kamar menuju meja makan. Ia terkejut melihat org yg berada di meja makan siapa lagi kalau bukan Gio. Yaa... Anis sejak kemarin menantikan penjelasan Gio mengenai keluarganya yg di New York.


Ia duduk di meja makan hendak berbicara namun ditahan oleh Bisma.


" Uncle ba- " belum sempat Anis bicara Bisma sudah memotong pembicaraan Anis.


" Sarapan dulu nanti kita bahas masalah ini. "


Anis diam dan mulai memakan sarapannya. Gio dan Bisma merasa sedih dengan kejadian pahit yg menimpa keluarga Anis. Mereka berdua bingung bagaimana cara menjelaskannya pada Anis. Ia pasti akan merasa tertekan atas berita yg akan disampaikan Gio.


~Skip selesai makan.


Kini mereka tengah berkumpul di ruang tamu, sungguh Anis sangat khawatir dengan keadaan keluarganya. Semalam ia terus menelfon kedua org tuanya namun nomornya masih tidak aktif sejak kemarin. Dia juga menghubungi nenek,kakek dan keluarganya yg lain tapi nihil tidak bisa dihubungi. Ia juga sudah melacak keberadaan anggota keluarganya tapi hasilnya tetap sama, dia tidak menemukan titik terang apapun.


" Uncle bagaimana ini? aku sudah menghubungi semuanya tapi tetap tidak bisa. " ucap Anis sedih


" Sebenarnya apa yg sudah terjadi sejak kemarin hatiku tidak tenang dan entah kenapa aku merasa akan kehilangan sosok seseorang. " lanjut Anis membuat Bisma dan Gio ikut sedih.


" Baiklah uncle akan jelaskan semuanya tapi kamu jgn memotong pembicaraan uncle dan uncle harap kamu bisa bersabar atas semua ini. " jelas Gio sedih dan menundukkan kepala.


" A.. apa yg uncle maksud? " tanya Anis dengan mata yg sudah memerah.


" Baiklah jadi begini saat semua anggota keluarga mu menuju kemari mereka diserang oleh kelompok mafia dan pesawat yg mereka tumpangi meledak di atas. "


* Flashback on


~New York City ~


Hari ini seluruh anggota keluarga sedang berkumpul di ruang keluarga, mereka akan merencanakan keberangkatan mereka ke Bali karena anak semata wayang mereka akan berulang tahun 2 hari lagi. John, Alice, Jackson, Wama, Lia, Dan Johan terus berbincang memberikan pendapat mereka tentang rencana yg mereka akan lakukan 2 hari lagi.


Hari semakin larut mereka meyelesaikan pembicaraan mereka dan langsung bergegas untuk tidur karena besok mereka akan membeli kebutuhan dan hadiah yg akan mereka berikan.


*For your info!!


- John dan Alice adalah orang tua Anis


- Jackson dan Wama adalah kakek dan nenek Anis.


- Lia adalah adik perempuan dari John ( ayah Anis).


- Johan adalah anak angkat dari tuan Jackson dan nyonya Wama atau adik angkat dari John dan Lia.


(Aku gk ceritain secara detail tentang Johan ya readers karena biar gk berbelit dan para readers biar mudah memahami . Intinya Johan diangkat menjadi anak dari keluarga Felix karena saat itu Wama ( nenek Anis) sedang di rampok dan kebetulan Johan lewat lalu menolong nyonya Wama. Kebetulan kondisi Johan tidak memiliki kerabat atau org tua maka dari itu nyonya Wama dan tuan Jackson memutuskan utk mengadopsi Johan.)


~Back to flasback!!


Keesokan harinya semua keluar utk membeli hadiah utk Anis sedangkan Jack dia pergi ke perusahaan miliknya untuk menanda tangani berkas yg penting karena kemungkinan keluarganya akan membutuhkan waktu 1 minggu di Bali.


Karena merasa lelah Jack memanggil sekretarisnya utk membuatkan secangkir kopi.


" Dof tolong buatkan saya kopi. " panggilnya lewat telefon


" Baik tuan. " Dof berjalan menuju dapur membuatkan bosnya kopi.


Jack menyenderkan kepalanya dan memejamkan matanya sambil menunggu kopinya siap.5 menit kemudian seseorang mengetuk pintu dengan membawa secangkir kopi.


Tok


Tok


Tok


" Ini kopi yg tuan minta"


" Hmm terima kasih, lanjutkanlah pekerjaan mu. " ucap Jack.


Belum sempat Dof membuka pintu Jack kembali memanggilnya.


" Dof besok tolong kau hendel pekerjaan di kantor, besok aku harus ke Bali ada urusan penting yg tidak bisa aku tunda. "


jelas Jack


" Baik tuan, berapa lama anda berada di sana? " tanya Dof.


" Mungkin sekitar 1 minggu, kau bawalah berkas yg harus ku tanda tangani utk 1 minggu kedepan. " ucap Jack


" Baik tuan, kalau tidak ada lagi saya mohon undur diri. " ucap Dof sopan berlalu pergi.


Jack hanya menganggukkan kepalanya tanpa ia sadari seseorang di balik pintu tersenyum licik. Yaa... dia adalah salah satu mata² dari David yg menyamar sebagai OB di perusahaan Jack. Dan bodohnya Jack tidak menyadari kehadiran anak buah dari David.


OB tersebut langsung pergi dan meninggalkan perusahaan tanpa sepengetahuan orang, dia pergi menuju markas dan memberi laporan pada ketuanya .


Keesokan harinya semua keluarga Felix sudah berada di bandara dan akan segera menuju ke Bali mempersiapkan kejutan utk putri mereka. Tapi entah mengapa perasaan Alice menjadi khawatir dia tidak tahu apa yg akan terjadi kedepannya, dia berusaha utk tenang dan segera menepis fikiran buruknya.


" Kenapa ini.. mengapa perasaan ku menjadi tidak enak dan takut. " batinnya.


Jack yg merasa ada perubahan raut wajah sang istri mengernyitkan dahinya.


" Ada apa sayang? kenapa kau nampak cemas? apa ada masalah atau barangmu ada yg tertinggal ? tanya Jack lembut pada sang istri.


" Entahlah perasaan ku tiba²tidak enak, aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi. " jelas Alice.


" Tenanglah itu hanya perasaanmu saja, kita berdoa dan percaya tidak akan terjadi hal buruk. " jelas Jack menatap istrinya.


Alice hanya mengangguk dan tersenyum padahal hatinya masih merasa cemas.


Kini mereka sudah berada dalam pesawat entah mengapa perasaan Alice semakin takut. Dia terus berdoa agar tidak terjadi hal buruk pada putrinya dan perjalanan mereka akan selamat sampai tujuan.


Saat semua sedang tidur tiba²pesawat yang mereka tumpangi mengalami kesalahan semua mulai cemas.


*For your info!!


mereka ga makek pesawat pribadi ya guyss karena jika mereka memakai pesawat pribadi bakal ketahuan musuh²nya Jack. *Jadi mereka nyewa pesawat umum khusus buat keluarga mereka*.


Back to flashback!!


" Astaga kenapa ini.. kenapa bisa seperti ini. " ucap Alice cemas


"Tenanglah sayang. " ucap Jack menenangkan istrinya.


" Grandma tenang ok, kita pasti bakal baik²aja. " ucap Johan menenangkan neneknya.


"Grandpa juga tenanglah kita berdoa agar tidak terjadi sesuatu. " ucap Johan menenangkan kakeknya.


Tiba²terdengar suara ledakan kecil dari arah belakang sontak mereka semua menoleh kebelakang dan tiba²....


Bersambung.....


Hayuuuukkkk kepo kan 😂


Mohon maaf ya kakak²semua yg baca aku up nya lama. Soalnya di rumah lagi ada upacara adat jadii sibuk bantu²di rumah duluu.