Falling In Love With My Coach

Falling In Love With My Coach
telat sekolah 1: laki-laki asing



Kringggggg............


Alarm di dalam kamar anna terus berdering tetapi anna masih lelap di dalam tidurnya padahal jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi. Mama anna yang mendengar alarm dari dalam kamar anna berbunyi terus dan anna yang belum juga bangun, mama anna masuk ke dalam kamar anna dan mendapati anaknya itu masih tertidur lelap.


"anna, kok jam segini belum bangun sih." kata mama anna saat melihat anaknya yang masih tertidur lelap di atas ranjang tidurnya.


"anna, anna, anna." mama anna memanggil berkali-kali dan menggoyang-goyangkan badan anna untuk membangunkan anna.


"hmmmmmmm." jawaban anna tetapi masih menutup matanya.


"anna ayo cepat bangun, nanti kamu telat berangkat ke sekolah loh." mama anna mencoba lagi untuk membangunkan anna.


"iya bu bentar lagi, 5 menit lagi." anna menjawab sambil mengulurkan tangannya yang menunjukkan 5 jari kearah mamanya.


"anna! Ayo cepat bangun, sekarang itu sudah jam 7.30." mama anna masih berusaha membangunkan anna.


"apa! Jam 7.30!" anna lalu membuka matanya lebar dan bangun dari tidurnya.


"iya, sekarang sudah 7.30 tuh kamu lihat jamnya." kata mama anna sambil menunjuk jam yang ada di meja sebelah ranjang tidur anna.


"aduhhhh! Mama gimana sih kok nggak ngebangunin anna." kata anna kepada mama sambil melihat ke arah jam.


"mama tu sudah bangunin kamu berkali-kali tapi kamu tu nggak bangun-bangun." kata mama anna kepada anna.


"duhhhhh, pasti ini gara-gara aku nonton konser musik tadi malam sampai kemaleman." kata anna menyalahkan dirinya sendiri.


"yang nyuruh nonton konser sampai malam siapa." kata ibunya kepada anna.


"iya ya aku yang salah." kata anna yang menyalahkan dirinya sendiri.


"yaudah ayo cepat bangun dan mandi nanti kamu terlambat lagi berangkat ke sekolah." kata mama anna kepada anna.


"yaudah aku mandi." kata anna sambil mengelengkn kepalanya.


"kalo gitu mama keluar dulu ya, kamu mandinya cepat biar nggak telat berangkat ke sekolah." kata mama anna kepada anna.


"iya ma." jawab anna.


Mama anna keluar dari kamar anna dan anna mandi lalu bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, setelah anna selesai bersiap-siap anna keluar dari dalam kamar anna berlari dari dalam kamarnya menuju keluar rumah.


"aduhhh gue harus cepat nih biar nggak telat ke sekolah." anna berlari dari kamarnya ke arah ruang tamu.


"anna kamu ayo cepat sini makan dulu." mama anna memanggil anna dari meja makan.


"nggak usah ma, anna udah telat ke sekolah ini ma." kata anna dan menghentikan larinya.


"makan sedikit aja, ayo cepat sini." kata mama anna kepada anna.


"nggak usah ma, anna pergi ke sekolah aja sekarang ma." kata anna.


"anna, sayang." panggil mama anna


"ma, anna pamit ya dadah ma." anna pergi berlari keluar rumah tanpa sarapan.


Anna berlari keluar rumah dan dia pergi menuju terminal bis yang ada di depan komplek perumahannya. Sesampai anna di terminal bis anna berdiri dan menunggu bis datang.


"kok sepi banget sih nggak ada bis yang lewat apa atau gue telat datangnya."kata saat melihat sekeliling sepi.


Anna sudah menunggu cukup lama tapi tidak ada satu bis pun yang datang ke terminal.


"kayaknya nggak akan ada bis yang akan datang deh, gue jalan kesana aja deh siapa tau ada taxsi, angkot, atau ojek di sana." kata anna saat menunggu bis yang belum datang juga.


Anna brrjalan menjauh dari terminal bis untuk mencari taxsi, angkot, atau ojek untuk dia pergi ke sekolah. Setelah berjalan cukup jauh anna berhenti dan mencoba untuk menunggu taxsi, angkot, atau ojek yang lewat.


"gue nunggu di sini aja deh siapa tau ada yang lewat." kata anna


Anna menunggu cukup lama tetapi belum ada satu pun taxsi, angkot, atau ojek yang lewat.


"duhhhh kok nggak ada yang lewat ya, mana gue udah telat banget lagi ke sekolah." kata anna sambil melihat jam yang ada di tangannya.


Disekolah alin dan beno khawatir karena sahabatnya anna belum juga


"lin, anna kok belum datang juga ya." kata beno kepada alin sambil melihat ke arah luar pintu.


"iya gue juga nggak tau." kata alin kepada beno dengan rasa khawatir.


Sedangkan anna yang sedang menunggu kendaraan yang lewat di pinggir jalan, anna melihat di seberang jalan ada sebuah taxsi yang berhenti anna lalu menyeberang dan memanggil taxsi tersebut.


"taxsi! taxsi! tunggu." anna memanggil taxsi sambil berlari.


Sopir taxsi itu lalu berhenti menghentikan mobil taxsinya karena mendengar panggilan.


"akhirnya ada taxsi juga." kata anna dengan ngos-ngossan.


Anna membuka pintu mobil taxsi lalu masuk ke dalam mobil taxsi tersebut.


"neng mau saya antar kemana." sopir taxsi itu bertanya kepada anna kemana tujuannya.


"ke smk cakrawala ya pak." jawab anna.


"siap neng, kalo gitu kita berangkat neng." kata bapak sopir taxsi kepada anna.


"iya pak." anna menganggukkan kepalanya.


Saat sopir taxsi itu mqu menginjak gas mobilnya tiba-tiba ada seorang pria yang mengenakan helm full face membawa ibu-ibu hamil menghentikan taxsi yang di naiki sama anna.


"pak kenapa kok nggak jalan pak." anna bertanya kepada sopir taxsi kenapa mobil taxsinya belum juga jalan.


"maaf neng itu ada laki-laki sama ibu hamil yang berhentiin kita." kata sopir taxsi menjelaskan situasi kenapa mobil taxsinya belum juga jalan.


"duhh siapa sih tu orang nggak tau apa orang sudah telat ke sekolah." kata anna dengan kesal saat melihat laki-laki tersebt menghentikan taxsinya.


"maaf pak, maaf tunggu sebentar." kata laki-laki tersebut sambil membuka pintu mobil taxsi bagian belakang.


"ehhh ehhh ada apa ini." kata anna saat melihat laki-laki itu membuka pintu mobil taxsinya.


"ini tolong bawa ibu ini ke rumah sakit dulu dia mau ngelahirin." jelas laki-laki itu kenapa dia menghentikan taxsinya.


"ohhh nggak bisa taxsi ini mau ngantar gue ke sekolah gue udah telat ini." kata anna bersikeras bahwa taxsinya ini harus mengantar dia ke sekolah karena dia udah telak pergi ke sekolah.


"iya sekalian aja kan bisa." laki-laki itu juga bersikeras.


"kalo saya bilang nggak bisa ya nggak bisa." anna juga masih bersikeras.


"gini ya gue itu udah telat banget ke sekolah jadi sorry taxsi ini harus nganter gue dulu." kata anna sambil menunjukkan jam di tangannya.


"iya saya tau tapi kan bisa sebentar nganter ke rumah sakit." laki-laki itu mencoba membujuk anna.


"nggak nggak bisa." kata anna dengan tegas.


"saya mohon bisa ya." laki-laki itu masih memohon kepada anna.


"kan bisa anda membawa istri anda ke rumah sakit, dari yang saya lihat anda bawa motor." kata anna kepada laki-laki itu.


"nggak bisa." kata laki-laki itu.


"kenapa nggak bisa." anna sudah mulai kesal.


"ya nggak bisa kan saya bawa motor dan satu lagi ibu ini bukan istri saya." kata laki-laki itu


Disaat anna dan laki-laki itu sedang beradu mulut saling bersikeras ibu yang sedang hamil itu tiba-tiba teriak kesakitan sambil memegangi perutnya.


"ya udah lah masukin istri anda kedalam taxsi." anna yang melihat ibu itu sudah kesakitan menyuruh laki-laki itu untuk memasukkannya ke dalam taxsi.


"nah gitu dong coba dari tadi." kata laki-laki itu sambil memasukkan dan mendudukkan ibu itu di dalam taxsi.


"pak tolong bawa ibu ini ke rumah sakit ya pak." kata anna kepada sopir taxsi untuk membawa ibu hamil itu ke rumah sakit.


"kamu nggak masuk." laki-laki itu bertanya kepada anna.


"nggak gue cari taxsi atau kendaraan yang lain aja." anna menjawab pertanyaan laki-laki itu dengan wajah yang kesal.


"ohhhhh." respon singkat dari laki-laki itu.


"oh, oh dong." reaksi anna yang heran dengan reslon dari laki-laki itu yang biasa aja.


"pak tolong bawa ibu ini ke rumah sakit dengan aman ya pak." kata laki-laki itu kepada sopir taxsi.


Laki-laki itu menutup pintu mobil taxsi dan menghampiri anna yang sudah menjauh dari tempat tersebut.


"tunggu! " panggil laki-laki itu kepada anna.


Anna lalu menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang.


"kenapa anda masih di sini bukannya nemenin istri anda." kata anna yang bingung melihat laki-laki itu menghampiri dirinya.


"dia bukan istri saya." jelas laki-laki itu kepada anna siapa ibu hamil tadi.


"ohhhh." respon anna singkat.


"kamu mau berangkat ke sekolah pakai apa." laki-laki itu bertanya kepada anna.


"nggak tau." jawab anna.


"gimana kalo saya aja yang antar." laki-laki itu memberikan tawaran tumpangan kepada anna.


"lo mau modus ya pura-pura nawarin tumpangan sudah itu lo mau culik gue kan." kata anna yang mencurigai laki-laki itu.


"nggak saya nggak akan culik anda dan juga kenapa saya harus nyulik anda." jelas laki-laki itu kepada anna.


"gue kan anak sekolah dan juga gue cewek lagi." kata anna.


" saya nggak akan nyulik kamu dan saya juga nggak tertarik untuk nyulik kamu." kata laki-laki itu.


"beneran kan lo nggak akan nyulik gue secara kan gue cantik paripurna lo nggak tertarik beneran kan sama gue." kata anna yang berulang-ulang untuk memastikan.


"iya saya nggak akan nyulik kamu." kata laki-laki itu meyakinkan anna.


"yaudah deh gue mau di antar sama lo." kata anna yang setuju dengan tawaran laki-laki itu.


"yaudah ayo motor saya ada di sana." laki-laki itu menunjuk di arah berlawanan mereka berdiri.


"ya ayok ." anna menganggukkan kepalanya.


Laki-laki itu dan anna pergi menunu ke arah motor laki-laki itu sampai di tempat motor laki-laki itu di parkirkan anna terkejut melihat motor laki-laki itu.


"tunggu dulu jangan bilang ini motor lo." anna menunjuk moge yang berdiri gagah di parkiran motor depan supermarket itu.


"iya ini motor saya, memangnya kenapa." kata laki-laki itu.


"nggak papa nanya aja." kata anna dengan wajah yang gimana gitu.


"yaudah ayo naik." kata laki-laki itu menyuruh anna naik ke atas motor.


"iya." jawab anna mengiyakan.


Setelah anna naik ke atas motor laki-laki itu lau melajukan motornya saat sedang dalam perjalanan laki-laki itu bertanya kepada anna kemana dia harus mengantar anna.


"saya harus mengantar kamu kemana." laki-lami itu bertanya kepada anna kemana dia harus mengantar anna.


"ke smk cakrawala." jawab anna.


"ohhh smk cakrawala." respon laki-laki itu.


"kenapa?" kata anna heran dengan respon laki-laki itu.


"nggak saya tau aja di mana smk cakrawala." kata laki-laki itu.


"ohhhhhh" respon anna.


Laki-laki itu mengendarai motornya ke arah smk cakrawala dan tak lama kemudian mereka sampai di smo cakrawala.


"sudah sampai." kata laki-laki itu.


"ohh ya." kata anna sambil turun dari motor laki-laki itu.


"makasih ya sudah mau nganterin gue." anna mengucapkan terima kasih kepada laki-laki itu karena sudah mengantar dia ke sekolah.


"iya nggak papa kok." jawab laki-laki itu.


"kalo gitu gue masuk ke sekolah dulu ya." kata anna.


"iya silakan." jawab laki-laki itu


Anna masuk ke dalam sekolah dan laki-laki itu pergi mengendarai motor gedenya.