Falling In Love With My Coach

Falling In Love With My Coach
datangnya primadona



Disaat semua orang sedang asik bernyanyi dan menari anna terlihat gelisah ditempat duduknya, anna seperti menahan sasuatu yang sudah tidak bisa ia tahan lagi. Wajah anna memerah dan kedua tangan anna memegangi perutnya, mata anna mencari dimana keberadaan sahabatnya alin ditengah keramaian seluruh orang sedang asik bernyanyi dan berjoget.


"duhhhh alin mana sih." ucap anna dengan menahan rasa sakit.


Alin yang sedang asik berjoget berhenti dan kembali ke tempat duduknya bersama anna.


Anna yang melihat alin datang langsung bahagia. Alin lalu duduk dan mengambil air minum yang ada di atas meja.


"huhhh capek banget gue." ucap alin.


"lin gu...e."ucap alin terbata.


"lo kenapa an, muka lo kok merah gitu lo sakit." tanya alin.


"nggak gue nggak sakit." jawab anna.


"terus kenapa." tanya alin sekali lagi.


"perut gue sakit lin." jawab anna.


"lo menstruasi." ucap alin.


"bukan ini panggilan alam lin." ucap anna.


"ohhhh ya lo ke toilet lah ngapai masih disini." ucap alin.


"ya.....gue maunya dari tadi gitu tapi gue nggak tau toiletnya ada dimana dan gue juga nunggu lo tapi po nggak muncul-muncul." ucap alin sambil ngomel-ngomel.


"sorry ya an, toiletnya ada di ujung lorong sana." ucap alin.


"okey, thank you gue ke toilet dulu ya." ucap anna.


"iya hati-hati ya an." ucap alin.


Anna yang sudah tidak bisa menahan lagi sakit perutnya karena ingin buang air besar setelah tau dimana toilet berada tanpa berpikir panjang ia langsung berlari dengan kecepatan penuh.


"kata alin toiletnya ada diujung lorong." ucap anna.


"nah itu toiletnya." ucap anna sambil menunjuk pintu toilet yang berwarna biru yang didepannya ada logo perempuannya.


Anna lalu masuk kedalam toilet dan melakukan ritualnya.


Disaat anna sedang melakukan ritualnya di dalam toilet di tempat berkumpul para murid dan alumni masih saja asik bernyanyi dan berjoget.


Tetapi saat semua orang sedang asik tiba-tiba ada laki-laki yang memakai jas biru, kemeja putih, dasi dengan warna senada dangan jasnya dan juga memakai celana berwarna biru, sepatu pantofel, dan memakai jam tangan sebayai aksesoris pelengkap. Laki-laki itu melihat kaarah keramaian murid dan alumni yang sedang asik bernyanyi dan dan berjoget dan laki-laki itu menghampiri mereka dan berjalan ke arah sound system dan mencabut colokannya sehingga membuat musik yang dimainkan berhenti dan membuat semua orang bingung akan hal itu.


"ada apa ini." ucap beno bingung.


Semua orang kebingungan kenapa musik yang mereka mainkan berhenti.


"siapa yang berani-beraninya matiin musik kita." teriak aditya.


"gue!!!!" sahut laki-laki dari belakang.


"berani-beraninya." ucap aditya sambil menoleh kebelakang.


"kenapa? Mau marah sama gue." ucap laki-laki itu.


"ehhhhh fathur dari kapan disitu." ucap aditya dengan santun.


"fathur." ucap siska.


"guys tolong perhatiannya kesini boleh." ucap aditya ke semua orang.


"ada apa kak." tanya leora.


"iya kak ada apa." tanya semua murid jurusan seni.


"gini-gini guys sabar ya, gue ehh maksudnya saya mau memperkenalkan orang yang ada disamping saya dan dihadapan kalian semua." ucap aditya.


"cowok itu siapa kak, ganteng banget." ucap leora.


"iya ganteng banget." ucap seluruh murid perempuan.


"ben ben tu cowok kenapa ganteng banget ya mukanya adem banget kayak ubin masjid." ucap alin ke beno.


"apaan sih lo lebay banget kayak nggak pernah lihat cowok ganteng aja." ucap beno kesal.


"lo irikan karena kalah ganteng sama dia." ledek alin.


"gue iri sorry ya nggak ada tuh kata iri dikamus gue orang gue ganteng tiada tara kok." ucap beno.


"kata mak lo kali lo tu ganteng tiada tara kalo menurut gue lo tu biasa aja." ledek alin sekali lagi.


"biarin yang penting kan gue ganteng." ucap beno.


"baiklah saya akan memperkenalkan dia, nama dia adalah fathur aksara dirgantara legenda jurusan seni dan primadonanya smk cakrawala." ucap aditya.


"aaaaaaaaaaa."teriak histeris murid perempuan jurusan seni.


Para alumni hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala dan menatap heran saat murid-murid perempuan teriak histeris.


"kak kakak beneran kak fathur itu kan." leora berjalan kearah fathur.


"iya." jawab fathur sambil mengangukkan kepalanya.


"ahhhhh perkenalkan kak saya leora putri the next primadona." leora menjabat tangan fathur.


"iya salam kenal ya." fathur membalas jabat tangan leora.


Fathur tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya, saat fathur tersenyum seluruh murid perempuan kembali teriak histeris.


"ya ampun senyumannya indah banget kayak masa depan gue." ucap alin terpesona.


Beno mengangkat sisi bibirnya saat melihat tersenyum dan terpesona melihat fathur seniornya. Di saat semua murid perempuan histeris melihat ketampanan fathur senior mereka beno menyadari bahwa anna tidak ada disana.


"ngomong-ngomong kok gue nggak lihat anna ya dari tadi." ucap beno bingung.


Beno melihat kesekeliling tetapi tidak melihat anna dimanapun.


"lin lo lihat anna nggak, kok dia nggak ada disini." tanya beno.


"ohh si anna dia lagi ngejalani panggilan alam." jawab alin.


"panggilan alam maksud lo apa sih." tanya beno bingung.


"itu loh dia tu lagi buang air." jawab alin.


"buang air?" beno masih bingung.


"maksud gue dia lagi di toilet lagi pup." ucap alin ngegas.


"owalah ngomong dong dari tadi kalo dia tu lagi pup." ucap beno.


"kan gue udah bilang dari tadi lo-nya aja yang nggak connect congek." ucap alin.


"iya ya gue yang salah puas." ucap beno.


"okey guys sekarang primadona kalian ingin menyampaikan sesuatu sama kalian." ucap aditya.


"sekarang silakan primadona smk cakrawala dan jurusan seni kita." ucap aditya.


"assalamualaikum, selamat malam semuanya." fathur menyapa mereka semua.


"waalaikumsalam, selamat malam juga kak." jawab semua orang.


"saya ingin menyampaikan kalau kalian yanga da di jurusan seni yang hadir pada malam hari ini adalah murid yang sudah duduk di kelas 3, acara ini diadakan untuk kalian bisa mengenal para alumni atau senior kalian sekaligus untuk melihat dan menentukan siapa yang akan menjadi pembimbing coach dari para senior untuk membimbing kalian menyelesaikan tugas akhir kalian, disini juga saya mau menyampaikan siapapun yang akan menjadi coach kalian, kalian harus menerimanya dan kalian harus bisa hormat dan patuh kepada coach kalian dan untuk para senior kalian juga harus mengajari junior kalian dengan sabar dan tabah. Semoga apa yang sudah saya sampaikan ini kalian bisa mengerti dan dapat membantu kalian." ucap fathur panjang lebar.


"okey itu dia tadi wejangan dari primadona kita." ucap aditya.


"makasih ya kak." ucap leora.


"makasih buat apa." tanya fathur.


"makasih karena udah lahir di dunia ini kak." ucap leora.


"aduhhhh angel angel." ucap rio.


Fathur hanya bisa tersenyum.


"kak kak kakak tau nggak apa persamaan senyuman kakak sama alkohol ." ucap alin.


"nggak tau, emangnya apa persamaannya." ucap fathur.


"persamaannya sama-sama memabukkan kak." ucap alin.


Fathur tersenyum saat di gombalin sama juniornya.


"kalian nggak ada gitu yang mau gombalin kakak." ucap aditya.


"okey nggak ada respon dari kalian." ucap aditya.


"dit." panggil fathur.


"kenapa thur." sahut aditya.


"gue mau balik ya soalnyo gue ada urusan." ucap fathur.


"kok cepet banget sih thur." ucap aditya.


"sorry soalnya gue mau ketemu klien penting." ucap fathur.


"okey tapi tunggu bentar ya."ucap aditya.


"boleh minta perhatiannya." teriak aditya.


"karena primadona kita ini mau pergi, jadi kita bersulang sebelum primadona kita melakukan kesibukannya." ucap aditya.


"kok pergi sih kak fathur kak jadinya nggak bisa lihat ketampanan kak fathur lagi dong." ucap leora.


"udah udah nggak ada kak fathur kan masih ada kak adit." ucap aditya.


"okey sekarang angkat minuman kalian keatas." ucap aditya.


Semua orang mengangkat gelas minuman mereka.


"cheersss." ucap aditya.


"cheersss." sahut semua orang.


"kalau begitu saya pamit dulu ya see you semuanya." ucap fathur.


"see you kak." sahut semua orang.


Fathur pergi meninggalkan cafe dan seluruh murid perempuan kecewa karena idolanya pergi begitu cepat.