Falling In Love With My Coach

Falling In Love With My Coach
Kehebohan warga smk cakrawala



Setelah kejadian pulang sekolah kemarin gengnya anna akhirnya mendapatkan nama geng yaitu geng cendol.


Geng yang dibentuk tanpa adanya kemeriahan, tanpa adanya kesan, dan tanpa adanya tepuk tangan pokoknya serba kekurangan.


Nama geng mereka sudah diketahui oleh seantero warga smk cakrawala, semua orang sedang membicarakan nama gengnya anna yang terdengar lucu dan kocak.


Diantara hiruk pikuk seluruh warga cakrawala anna berjalan melenggang melewati satu persatu kelas.


Saat berjalan anna bingung dan heran kenapa semua orang sedang melihatnya dan berbicara bisik-bisik satu dengan yang lainnya.


"nih orang kenapa sih liatin gue?" anna bertanya-tanya heran.


"apa ada yang salah ya sama muka gue?" anna merogoh kantong roknya dan mengeluarkan ponselnya.


"coba gue lihat dulu" anna berkaca dengan layar ponselnya.


"nggak kok....nggak ada yang aneh, gue masih cantik kayak biasanya." anna berkaca melihatkan seluruh wajahnya.


"nih semua orang mungkin tersepona kali ya lihat gue, secara kan gue cantik, sexy, bohay aduhai gitu kan." ucap anna dengan percaya dirinya.


Anna berjalan melenggang kekelasnya dengan kepercayaan dirinya yang begitu tinggi itu.


Sesampainya didalam kelas anna melihat alin dan aryo yang sedang berbincang-bincang.


"morning guyss......." sapa anna kepada alin dan aryo.


"morning." jawab alin dan aryo lesu.


"kalian berdua kenapa lesu amat, sudah kaya genjer disiram air hangat tau nggak."


"kalian berdua kenapa sihhh?"


"kok diem-diem aja?lagi marahan ya?" anna mengambil kursi dan duduk di hadapan aryo dan alin.


"lo nggak tau atau pura-pura bego sih."


"emangnya ada apa sih?" anna kebingungan.


"lo emangnya nggak baca grup whatsapp apa?" tanya alin.


"nggak, emangnya ada apa" anna lalu mengambil ponsel yang ada disaku roknya.


"bentar....bentar.....bentar kalo misalkan ada informasi penting dan hot nggak mungkin gue....anna......ketinggalan informasinya." dengan semangat anna membuka ponselnya dan menyalakan data selulernya lalu membuka aplikasi whatsappnya.


"wahhhh gila.......sebenarnya ada info apa sih sampai nih grup rame benget, kayak pasar senen." anna melonggo karena notif whatsapp grupnya begitu banyak.


"coba gue buka grup whatsapp sekolah dulu, apa sih? Isinya." anna mengklik satu grup whatsappnya.


_CAKRAWALA SCHOOL_


Mirna rumpi : guys hot news!!!!! Hot news!!!!!!!!


Jeje slebew : kenape mir? Kenape.


Andri jiwang ; kenapa sih mir? Malem-malem ada hot news apaan?


Adul peyang : iya ade ape sih. Bikin gue kuaget aja tau.


Mirna rumpi : lo pada nggak?


Jeje slebew : tau apa begog?lo kan belum kasih tau kita ya mana kita tau lah.


Mirna rumpi : ehhh iya ya.


Mirna rumpi : lo semua pada tau nggak gengnya si anna, alin, beno, sama aryo udah ada nama tau


Adul peyang : hah seriusan lo


Ali baba : demi apa? Geng mereka udah ada nama


Mirna rumpi : iya, kalian tau nggak nama geng mereka tuh apa


Jeje slebew : apa nama geng mereka


Lili erot : guys sorry baru nongol itu beneran gengnya anna udah ada nama geng, apa nama gengnya.


Mirna rumpi : nama geng mereka masa dikasih nama geng cendol


Jeje slebew : hah! Seriusan lo nama geng mereka geng cendol.


Andri jiwang : iya masa nama geng kok geng cendol nggak estetik banget.


Lili erot : kok hok a hok e sih emangnya kenapa.


Adul peyang : kan cendol dawet cendol dawet seger....


Andri jiwang : piro.......


Jeje slebew : lima ratusan..


Mirna rumpi : terus.....


Lili erot : ndak pakai ketan...


Adul peyang : ji...ro....lu.....pat.....limo.....enem.....pitu.....wolu


Andri jiwang : tak kitang.....kitang......tak kitang.....kitang.....


Adul peyang : yak yak yak yakkkkkkkkkk.


Saat membaca isi grup anna meletakkan ponselnya dan menghela nafasnya dengan sangat panjang.


"ini mereka pada kenapa sih." anna berteriak dengan keras.


"sekarang lo tau kan, kalau sekarang kita jadi pusat perhatian seantero sekolah."


"ya tapi nggak papa juga sih, kan kita jadinya bisa dikenal sama junior-junior kita jadinya." ucap aryo.


"ihhh bener banget lo yo, gue suka banget dengan ucapan lo." anna mengacungkan jempol tangannya ke aryo.


"btw nih si beno ali jono kemana nih kok belum kelihatan bulu idungnya, tumben banget." ucap anna.


"ohhh si beno dia nggak masuk sekolah hari ini."


"dia kenapa yo? Kok nggak masuk sekolah, kenape tuh orang pasti alasannya urusan keluarga kan, ihhh emang ya tuh orang nikah belum udah ada urusan keluarga." ucap anna dengan nyerocos.


"si beno sakit dia hari ini." ucap aryo.


"what sakit. Beno bisa sakit juga ternyata."


"ya bisalah beno kan juga manusia bukan anak gajah." ucap alin.


"iya jugak sih."


"nanti pulang sekolah kita jenguk beno yuk."


ucap aryo.


"boleh." alin dan anna menjawab bebarengan.


Ditengah percakapan mereka bertiga.


"cieeeee.....yang sekarang udah ada nama geng." seru tiga siswi yang melewati kelas mereka.


"halo selamat pagi geng cendol." seru siswa laki-laki yang berjalan dibelakang tiga siswi tersebut.


"pagi geng cendol dawet." seru mirna dkk.


"lo ngomobg apa barusan." ucap anna nyolot.


"geng cendol dawet." jawab mirna dengan nyolot juga.


"cendol dawet, cendol dawet, cendol dawet nggak ada dawetnya keles." sontak anna dengan tegas.


"upssss sorry salah ya."


"udah sana pergi dasar nenek lampir ikut campur aja lonkayak es campur." anna mengusir mirna dkk.


"udah an sabar....sabar....mereka tuh cuman iri aja dengan pertemanan kita." aryo mencoba menenangkan anna yang sebentar lagi meledak.


"iya an calm down, calm down." ucap alin.


"uhhhhhh sabar an, sabar an, orang sabar disayang mertua." anna mencoba mengontrol emosi dan nafasnya.


Di tengah kehebohan yang terjadi di smk cakrawala yang sedang membicarakan nama geng anna yang terdengar lucu dan kocak.


Anna dan teman-temannya tidak menghiraukan ejekan dari mereka.


Mereka hanya menganggap bahwa mereka semua hanya sedang iri dengan pertemanan mereka yang begitu eratnya kalau ada pepatah yang mengatakan bahwa persahabatan bagai kepompong bagaikan ulat menjadi kupu-kupu kalau persahabatan mereka bagaikan berudu merubah katak menjadi katak dewasa.