
"Yeobo, kau lihat sepatuku yang baru kubeli kemarin?"
"Bukannya kau simpan di walk ini closet." Jiwon sedikit berteriak dari arah kamar.
"Eopseo, bukan kau yang menyimpannya?"
"Cari ditumpukan sepatumu pasti ada."
Chanyeol berdecak karena tak menemukan barang yang dicarinya.
"Aku tak bisa menemukannya." Keluhnya lagi membuat Jiwon menghembuskan nafas dan meletakkan sisirnya lalu menghampiri suami tercintanya yang sudah setengah jam lalu tak keluar dari walk in closet mereka.
"Aku akan melemparkannya padamu jika aku sampai menemukannya." Ancam Jiwon lalu berjalan kearah lemari tumpukan sepatu branded milik Chanyeol.
Sementara pria itu menggaruk tengkuknya melihat Jiwon mulai kesal karena pagi-pagi harus diganggu untuk mencari keberadaan kitab suci ah sepatu suci Chanyeol itu.
Sampai beberapa saat Jiwon membuka salah satu lemari dan mengeluarkan sepasang sepatu Nike berwarna putih dengan aksen hitam dan merah keluaran terbaru yang baru kemarin dibeli sang suami setelah pulang dari Los Angeles.
Ya, itulah sepatu yang ia cari.
Chanyeol menampilkan deretan giginya saat istrinya itu berbalik menghadapnya. Ia sedikit mengangkat sepasang sepatu itu dan langsung disambar Chanyeol agar istrinya itu tak jadi melemparinya sepatu bisa gawat jika pagi-pagi harus ada drama suami pingsan karena dilempar sepatu baru oleh istrinya sendiri.
God, apa yang akan dikatakan EXOL jika sampai tahu idolanya terkena lemparan sepatu.
Bukan imagenya sekali bukan.
Setelah meletakkan sepatu itu disampingnya ia malah memeluk Jiwon dari belakang.
"Kenapa kau harus sepintar ini Chagi?" Jiwon memutar bola matanya mendengar rayuan Chanyeol yang sama sekali tak romantis itu.
"Menyingkirlah ! Aku harus segera ganti baju dan berangkat kerja." Jiwon berucap datar.
Chanyeol menggeleng dan malah menyerukkan wajahnya ke leher Jiwon.
"Aku tak tahu jika aku tak bersamamu mungkin tak akan menemukan benda-benda yang kucari."
"Kau pikir aku robot pencari barang-barangmu." Protes Jiwon sedikit melirik pria itu yang kini sudah mengekspor lehernya.
Jiwon sedikit menahan nafasnya saat Chanyeol menciumi leher bagian dalamnya dan tangannya sudah nakal kemana-mana.
Pria ini benar-benar.
"Hentikan !!!" Seru Jiwon sambil menahan kedua tangan Chanyeol dan berbalik menghadap pria itu sempurna.
Pria itu menatapnya sayu seperti menahan sesuatu.
Ini akan berakhir kesiangan jika menuruti keinginan pria itu.
"Aku tak akan memberimu jika kau membuatku kesiangan di hari pertama aku kembali bekerja." Ancamnya lalu melepaskan tangan Chanyeol dan keluar dari Walk in closet meninggalkan Chanyeol yang mulai mengeram kesal.
Oh shitt, nyonya Park kau ingin aku mati.
Sekitar pukul enam Jiwon sudah selesai dengan riasan barunya. Dengan baju kantor formal dan tas kerja seperti biasanya ia menata sarapan di meja makan yang sebelumnya sudah ia masak untuknya dan Chanyeol.
Tapi sama sekali pria itu belum juga keluar dari kamar.
Apa lagi yang masih dikerjakan pria itu?
Demi Tuhan, sabarkan aku untuk menghadapi spesies langka bernama Park Chanyeol itu.
Setelah semua piring siap iapun memutuskan untuk menyusul suaminya itu.
"Chanyeol -iie, ayo kita sarapan." Serunya saat membuka pintu dan mendapati Chanyeol sedang kesulitan mengenakan dasinya.
Ia menghembuskan nafas, apa ia harus melakukan hal romantis seperti di drama yang sering tayang di tv itu, membantu suami memasang dasi?
Ayolah Chanyeol ini sudah siang.
Jiwonpun mengalah dan memilih mendekati Chanyeol lalu meraih dasi pria itu dan memasangnya. Ia sedikit berjinjit karena tinggi badan suaminya yang diatas rata-rata itu.
Chanyeol tersenyum menatap Jiwon sebenarnya ia hanya pura-pura saja kesulitan memasang dasi.
Lagian yang benar saja masak iya seorang Park Chanyeol tak bisa memasang dasi sendiri?
Apa kata dunia perdasian?
Jujur saja ia hanya ingin berlama-lama saja menatap Jiwon. Tidakkah gadis itu tahu jika pria itu merindukannya setelah lebih dari seminggu mereka menjalani Long Distance Relationship karena Jiwon di New York dan dia sendiri sedang melakukan jadwal konser di Los Angeles dengan EXO.
Sedetik kemudian ia mengecup bibir yang sudah dipoles lipstik tipis itu membuat sang empunya menatapnya garang.
Cupp...
Dua kali.
Cupp...
Tiga kali.
"CHAN." Protes Jiwon.
Chanyeol hanya tersenyum tanpa dosa.
"Kita sarapan." Kata Jiwon lalu berbalik namun tiba-tiba pria itu malah membalikkan tubuhnya dan mendudukkannya di meja riasnya.
"Yakk Park Chanyeol."
Chanyeol mengunci pergerakan Jiwon.
"Kau baru saja meneriaki suamimu?" Tegur Chanyeol membuat Jiwon hanya menghela nafas.
"Chan, ini sudah siang dan kita belum sarapan aku bisa kesiangan jika kau terus bercanda seperti ini." Jiwon berbicara selembut mungkin.
"Mwo -ya?"
Chanyeol mendekatkan wajah mereka menyisakan hanya beberapa inch.
"Kiss me." Bisiknya begitu sensual dengan smirk menghiasi bibir pria itu.
Jiwon menelan ludahnya sukar, apa semua pria akan berubah seperti ini jika sudah menikah?
Tak ada damage sama sekali pria itu sekarang dimatanya?
Chanyeol meraih pinggangnya, "Kiss me."
Jiwon tersenyum melihat ekpresi Chanyeol yang seperti pria yang kurang belaian itu.
Iapun meraih wajah pria itu dan mengecup lama bibir Chanyeol. Dapat dirasakannya pria itu tersenyum dan sedetik kemudian pria itulah yang sudah mulai mendominasi permainan mereka.
Oh shitt...
...***...
Beberapa media masih menayangkan secara eksklusif berita tentang pernikahan Rapper boy grup EXO Park Chanyeol dengan mantan aktris korea Selatan yang kini tengah menjalani kehidupan baru di New york Kim Jiwon.
Siapa yang menyangka tentang hubungan mereka, bahkan hubungan mereka tak pernah tercium media manapun.
Padahal sebelumnya Rapper EXO itu selalu di kabarkan dekat dengan beberapa idol wanita seperti beberapa waktu lalu. Kali ini kabar mengejutkan ini seolah menjadi bukti bahwa Chanyeol secara tegas menepis langsung berita-berita yang menyangkutkan dirinya dengan beberapa idol wanita tersebut.
Ia menikahi Kim Jiwon hari ini, di kota New York secara private dan hanya dihadiri keluarga besar, tamu-tamu penting, member EXO dan hanya mengizinkan beberapa rekan wartawan untuk meliput berita eksklusif itu.
Sementara netizen dan penggemar menanggapi berita tersebut mengaku cukup kaget dengan kabar ini.
Seorang netizen bahkan menyebutkan hari ini adalah hari patah hati sedunia.
"Park Chanyeol, SOLD OUT, apa aku harus benar-benar move on sekarang. Oh GOD."
"Aku penggemar kalian berdua, sepertinya kalian memang cocok bersama, sudahlah aku akan tidur dan bermimpi indah."
"Benar-benar hari ini akan menjadi hari patah hati sedunia."
"Saat aku kira Chanyeol EXO akan menjadi member terakhir yang menikah tapi kenyataannya happy virus kita menikah setelah Jongdae."
"Aku harus tidur lebih cepat hari ini."
"Semoga pernikahan kalian diberkati."
"Kim Jiwon -ssi aku tetap mendukungmu."
" CHANYEOL MARRIED? "
"Chanyeol Junior Coming soon."
"Aku tak ingin patah hati, tapi tetap saja aku patahhh."
"Kumenangis, demi apapun Chanyeol?"
"Siapapun pilihanmu, EXOL pasti mendukungmu, Chanyeol oppa."
Dan masih banyak lagi dari cuitan para netizen menanggapi kabar itu.
"Wae geureu?" Tanya Jiwon yang baru saja memasuki kamar dan melihat Chanyeol senyum-senyum sendiri menatap laptopnya.
"Yeobo kemarilah !" Seru pria itu dan menepuk sofa disampingnya meminta agar Jiwon duduk.
Jiwonpun duduk disamping pria itu, "Wae?"
"Lihatlah, aku rasa aku benar-benar beruntung."
Gadis itu mengerutkan keningnya mendengar pernyataan Chanyeol yang tiba-tiba itu.
"Aku tak pernah menyangka hidupku akan seberuntung ini, memilikimu dan memiliki mereka yang mendukungku." Kata Chanyeol sambil menunjuk para penggemar dari layar laptopnya.
Gadis itu mengurai senyumnya, "Tuhan sangat menyayangimu Chan."
Chanyeol mengangguk dan merengkuh Jiwon kedalam pelukannya.
"Em, Tuhan terlalu baik padaku dia memberikanku banyak cinta bahkan untuk hal sekecilpun dia selalu mengabulkannya, dan dia selalu membuatku menyelesaikan semua masalah sebesar apapun itu."
"Kamu termasuk orang yang beruntung."
Jiwon tersenyum dan membenamkan wajah di dada bidang itu.
"Gomawo, kau selalu disampingku, Jiwon -iie." Bisik Pria itu sambil menyingkirkan rambut yang menutupi pipi gadis itu.
Gadis itu mendongak untuk menatap wajah suaminya itu, "Itu berkat tangan Tuhan dia selalu menuliskan yang terbaik untukmu."
Chanyeol tersenyum dan menundukkan wajahnya untuk mengecup lembut bibir merah muda itu.
"Itu artinya kau yang terbaik dari Tuhan." Ucapnya membuat Jiwon tersipu, pria ini berusaha menggombal.
"Tentu saja." Bangga Jiwon sambil menjauhkan dirinya dari Chanyeol lalu mengedipkan sebelah matanya.
"Aishh, jangan memancingku yeobo." Chanyeol menarik gadis itu lalu memenyatukan kening mereka.
"Gomawoyo..."
"Chagiya." Bisiknya pelan sebelum...
Ahh kalian bisa menebaknya sendiri.