
"Chan..." lirih gadis itu saat mereka bertemu di backstage setelah EXO mendapat penghargaan dan ia akan naik untuk membacakan nominasi selanjutnya.
Chanyeol tak memperdulikan Jiwon dan berlalu begitu saja tanpa menanggapi Jiwon
Sementara gadis itu merutuki dirinya sendiri ia tahu Chanyeol pasti kecewa padanya.
Bahkan semenjak kejadian itu pria itu sama sekali tak menampakkan batang hidungnya. Baru setelah hari ini ia bertemu di acara perhargaan yang bahkan ia sendiri bingung harus menjelaskan seperti apa pada pria itu.
"Jiwon -iie fighting" Sehun mengisyaratkan dengan dua tangan yang mengepal memberinya semangat karena saat itu ia berjalan paling belakang, Jiwonpun tersenyum padanya dan melanjutkan jalannya ia harus profesional sekarang meski kenyataannya pikirannya sekarang sedang tertuju pada Chanyeol.
Setelah acara selesai dan Jiwon hendak memasuki mobilnya namun tertahan saat mendengar riuh penggemar yang sedang berebut mengerubungi idola mereka tak jauh dari tempatnya berdiri meski terhalang kaca pembatas ia dapat melihat dengan jelas jika itu adalah rombongan member EXO yang hendak menuju mobil mereka. Ada Chanyeol juga disana pria itu mengenakan kaca mata hitamnya dan berjalan tanpa menampilkan senyumnya berbeda seperti biasanya yang selalu ceria setiap ada di depan kamera dan fansnya.
Dia ini kenapa?
"Jiwon -iie segeralah masuk setelah ini kita masih harus ke kantor agensi" tegur managernya yang sudah lebih dulu ada di mobil.
Jiwonpun segera memasuki mobilnya.
(Flashback on)
"Selamat datang kembali hyung" kata Sehun saat Chanyeol datang ia langsung bertos ria dengan tangan mengepal mereka seperti biasa.
Lima hari yang lalu Chanyeol sudah dibebaskan tugaskan dari kegiatan wamilnya dan ia langsung pulang ke rumah orang tuanya. Dan baru hari ini ia kembali ke dorm karena cutinya telah selesai.
"Apa kita perlu live sekarang?" Tanya Sehun
"Haishh, Chanyeol baru saja datang Sehun -ahh biarkan dia beristirahat dulu" tegur Suho.
"Kau benar hyung, beristirahatlah Komandan Park" kata Sehun lalu membungkuk sebentar.
Reaksi Sehun itupun membuat Suho dan Chanyeol terkekeh.
"Yang lain kemana? Ada jadwal kah hari ini?" Tanya Chanyeol.
"Kai sedang ada jadwal offair, Minseok hyung dan Jongdae sedang pulang ke rumah, kalau Kyungsoo tadi dia baru saja keluar" Jelas Suho.
Chanyeol mengangguk lalu menuju kamar pribadinya sementara Suho dan Sehun kembali menonton tv.
"Hyung, kau belum menemui Jiwon?" Tanya Sehun agak berteriak.
"Aku baru akan pergi, wae?" Kata Chanyeol yang sudah keluar kembali dengan menggunakan topi hitamnya.
"Aniya, hanya mengingatkan mungkin kau mau memberinya kejutan di lokasi syuting barunya dekat dari sini, di dal.komm cafe" terang Sehun.
"Dia masih syuting drama?"
"Aku juga tak tahu pasti tapi tadi katanya dia sedang syuting disana"
"Geureu, aku pergi dulu gomawo Hun -ahh, hyung aku pergi" pamit Chanyeol pada Suho.
"Berhati-hatilah" seru Suho yang mendapat jempol dari Chanyeol yang sudah berada diujung pintu.
...***...
Chanyeol melajukan mobilnya menuju tempat yang dikatakan Sehun dan benar saja di tempat itu memang tengah ada proses syuting ia dapat melihat manager Jiwon juga ada di sana. Chanyeolpun memarkirkan mobilnya.
"Seon ho hyung" sapa Chanyeol saat ia melihat manager Jiwon Lee seon ho, yang sedang berdiri di depan Cafe.
"Chanyeol -iie, apa kabar? kapan pulang ? kau makin tinggi saja" sapa Lee seon ho.
Chanyeol tertawa, "Kabarku baik, baru sekitar lima hari yang lalu kembali, kau sendiri apa kabar?"
"Seperti yang kau lihat tak pernah libur"
"Gwenchana, akan lebih baik daripada bosan terlalu banyak libur"
"Hem, ada benarnya juga, kau mencari Jiwon?"
Chanyeol mengangguk, "Dimana dia? aku sengaja memberinya kejutan"
Lee seon ho agak menengok ke sebelah kirinya mencoba mencari keberadaan gadis itu.
"Dia sedang take di ruang vip dekat tangga itu ke kiri, masuk saja !"
"Apa boleh?" Tanya Chanyeol tak yakin.
"Boleh saja, aku juga akan menyusul nanti setelah selesai dengan ini" kata Seon Ho sambil menunjukkan ponselnya, sepertinya ia tadi akan menelpon seseorang tapi di tundanya karena kedatangan Chanyeol.
"Geureu, aku tunggu di dalam hyung" Chanyeolpun setelah diiyakan oleh Lee Seon ho.
Ia menuju lokasi yang di katakan Seon Ho dan benar saja ia melihat Jiwon yang sedang take disana, namun matanya membulat saat tiba-tiba seorang pria datang dalam adegan itu dan menahan tangan Jiwon sehingga langkah gadis itu berhenti. Jadi, Jiwon syuting dengan dia. Ia tak habis pikir dengan gadis itu.
"CUT... kerja bagus, persiapan untuk take terakhir" seru sutradara dan gadis itupun mengalihkan pandangannya sampai matanya menatap Chanyeol yang menatapnya datar.
"Chanyeol -ahh" panggilnya saat pria itu pergi begitu saja saat ia mereka bertatapan.
"Sunbae, bisa saya keluar sebentar?" Tanya Jiwon pada sutradaranya.
"Hem, setelah ini kita juga akan istirahat. Bersiaplah untuk adegan terakhir" jawab sutradara.
"Gomawo sunbae" Jiwonpun segera berlalu mengejar Chanyeol yang sudah keluar setelah ia berpapasan dengan Seon Ho yang menatap keduanya heran.
"Kau salah paham" kata gadis itu.
"Kita bicara di dalam" kata Chanyeol lalu memasuki mobilnya diikuti Jiwon.
"Kapan kau kembali ?" Tanya Jiwon saat ia sudah duduk di samping pria itu.
"Lima hari yang lalu" pria itu tak menatap gadis itu.
"Kenapa tak mengabariku?"
Chanyeol tersenyum masam, "Apa kau juga mengabariku saat kau kerja sama dengan brengsek itu lagi?" Tanya Chanyeol balik kali ini ia menatap Jiwon.
"Mian" hanya itu yang keluar dari mulut gadis itu.
"Sudah kukatakan sebelum aku pergi wamil, dan saat aku di apartemenmu untuk tak menerima tawaran apapun bersama brengsek itu tapi sekarang...? Sungguh, aku tak mengerti denganmu"
Gadis itu terdiam, ia tahu Chanyeol pasti kecewa sekarang.
"Aku tak bermaksud mengatur pekerjaanmu Jiwon -ahh tapi, kau tahu apa yang akan terjadi setelah ini kau tau Netizen akan memikirkan banyak hal jika kau kerjasama lagi dengan brengsek itu"
"Aku hanya berusaha untuk profesional..."
"Profesional ? Hemm, kau tetap profesional meskipun tak bekerjasama lagi dengan dia"
"Chan, tolong mengerti ini tak seperti yang kau pikirkan..."
"Mengerti ya? Sayangnya aku tak bisa mengerti kenapa kau selalu seperti ini kau selalu memakan ucapanmu sendiri asal kau tahu saja kau sendiri yang bilang kau tak akan mengambil tawaran bersama brengsek itu tapi sekarang, bahkan diam-diam kau malah mengambil tawaran itu di belakangku"
"Aku bisa mengurus ini sendiri, dan aku takkan jatuh lagi padanya kau harus tahu itu"
"Mengurus itu sendiri, apa yang kau urus jika akhirnya kau yang di sudutkan lagi penggemarnya dan penggemarmu mungkin ada yang mendukung tapi pihak yang lain, apa kau memikirkan itu kau pikir mereka juga akan mendukung kalian."
Jiwon terdiam, ia bahkan hanya menuruti apa yang sudah di jadwalkan agensi dan managernya tapi,
"Hentikan syutingnya, bilang kalau kau tak bisa meneruskannya"
"Kau gila? Bagaimana mungkin aku menghentikan ini, ini tinggal take terakhir dan ini hanya iklan produk minuman biasa tak akan banyak menimbulkan kegaduhan untuk para shipper"
Chanyeol menatap Jiwon tajam, "Hentikan saja, aku yang akan bilang Seon Ho dan agensimu dan biar aku yang tanggung kerugiannya"
Jiwon mendesis, "Kau pikir semudah itu ?"
"Daripada harus melihatmu di serang Netizen kau sudah tahu kan netizen korea itu seperti apa ? Jadi, lebih baik hentikan semua ini"
Jiwon tak menjawab sampai terdengar bunyi ponselnya. "Seo joon calling" tanpa di layar ponselnya. Chanyeol sempat melihatnya juga ia mendengus. Jiwon sempat melirihatnya dan beralih pada ponselnya.
"Yeopseo."
"..."
"Arra, aku segera kembali."
Setelah itu Jiwon memutus sambungan panggilan.
"Haruskah brengsek itu yang menghubungimu?" Pria itu benar-benar muak sekarang.
"Chanyeol -iie mianhae, biarkan aku menyelesaikan ini aku tak akan kenapa-kenapa, pulanglah kita bisa bicarakan lagi nanti." Kata Jiwon lalu membuka pintu mobil Chanyeol. Sementara Chanyeol mendengus sebal.
"Hati-hati di jalan." Kata Jiwon sementara Chanyeol hanya menatap Jiwon sekilas dan pergi begitu saja.
Jiwon menghembuskan nafasnya, ia tahu ini kesalahannya karena menerima tawaran itu yang jelas-jelas Chanyeol tak menyukainya sejak awal. Tapi di balik itu ia hanya ingin berdamai dengan masalalunya serta profesional untuk pekerjaannya sebagai aktris.
Mianhamnida, Chanyeol -ahh.
(Flashback off)
...***...
Lee Seon ho menghentikan mobilnya di depan kantor agensi Jiwon.
"Oppa, sebenarnya ada keperluan apa Sajangnim memanggilku?" Tanya Jiwon sebelum ia turun.
"Aku tak yakin, tapi aku rasa ada proyek baru untukmu, walaupun dia memang belum mengatakannya padaku." jawab Seon lalu membuka pintu mobilnya diikuti Jiwon.
Seon ho dan Jiwonpun menuju ruangan direktur agensi. Setelah Seon ho mengetuk pintu dan mendapat sahutan dari dalam merekapun memasuki ruang yang begitu mewah itu.
Sampai mata Jiwonpun tertuju pada seseorang yang duduk di sofa bersama sang Direktur yang sekarang juga tengah menatap kedatangan Seon ho dan Jiwon.
Speechless.
"Kalian sudah datang ?" suara direktur mengalihkan acara tatap-tatapan itu.
Jiwon dan Seon ho pun menunduk lalu dipersilahkan duduk di sofa bersebrangan dengan yang ditempati lelaki itu.
"Apa kabar hyung, Jiwon -iie?" Sapa pria itu.
Bagaimana ia bisa ada disini?
...***...