Deep

Deep
BERTEMU LAGI



Flashback on


Sepulang dari acara award Lee Seon ho menghentikan mobilnya di depan kantor agensi Jiwon.


"Oppa, sebenarnya ada keperluan apa Sajangnim memanggilku?" Tanya Jiwon sebelum ia turun.


"Aku tak yakin, tapi aku rasa ada proyek baru untukmu, walaupun dia memang belum mengatakannya padaku." jawab Seon lalu membuka pintu mobilnya diikuti Jiwon.


Seon ho dan Jiwonpun menuju ruangan direktur agensi. Setelah Seon ho mengetuk pintu dan mendapat sahutan dari dalam merekapun memasuki ruang yang begitu mewah itu.


Sampai mata Jiwonpun tertuju pada seseorang yang duduk di sofa bersama sang Direktur yang sekarang juga tengah menatap kedatangan Seon ho dan Jiwon.


Speechless.


"Kalian sudah datang ?" suara direktur mengalihkan acara tatap-tatapan itu.


Jiwon dan Seon ho pun menunduk lalu dipersilahkan duduk di sofa bersebrangan dengan yang ditempati lelaki itu.


"Apa kabar hyung, Jiwon -iie?" Sapa pria itu.


"Aku senang kita bisa ketemu lagi, dan aku juga senang kita bisa bekerjasama kembali" lanjutnya.


"Kabar kami baik Xiao Li, bagaimana denganmu?" Tanya Seon ho balik.


"Seperti yang kau lihat, aku juga baik hyung" jawab Lixian pria itu.


"Lixian -ssi, sejak kapan kau datang ke Korea ?" Kali ini giliran Jiwon yang bertanya.


Pria bernama Lixian itu tampak sedikit berfikir, "Sekitar tiga hari yang lalu aku juga tengah menyelesaikan pemotretan disini kemarin"


"Aku senang dengan kedekatan kalian tidak salah banyak yang menawarkan kalian untuk kerjasama lagi" kata Direktur agensi.


"Kim jiwon orang yang menyenangkan sehingga mudah sekali untuk saya bekerja sama dengannya" kata Lixian setelah sebelumnya melirik Jiwon.


Jiwon dan Seon ho hanya tersenyum menanggapinya.


"Kalau begitu baguslah, bisa kita mulai pertemuan hari ini ?" Tanya Direktur meminta persetujuan.


Ketiganya setuju dan membahas project terbaru antara Jiwon dan Lixian.


...***...


Jiwon berjalan beriringan bersama Lixian menuju keluar kantor.


"Ngomong-ngomong kau tak pulang dengan managermu, Jiwon -iie ?" Tanya pria itu.


"Seon ho oppa masih menyelesaikan pekerjaannya dengan direktur dan aku akan pulang lebih dulu, kau sendiri tak bersama managermu Lixian -ssi ?"


"Managerku masih di China  masih ada beberapan urusan disana mungkin ia akan kemari saat kita mulai syuting"


Jiwon manggut-manggut menanggapinya.


Terlihat Lixian tersenyum, "Bolehkah kalau memanggilku dengan panggilan santai saja, oppa misalnya agar lebih akrab."


Jiwon ikut tersenyum mereka memang sudah akrab sejak bertemu di China waktu itu terlebih mereka juga sering berada di set yang sama dalam waktu sekitar dua bulan jadi mereka sudah tidak canggung lagi saat bertemu lagi, apalagi Jiwon tipikal orang yang mudah bergaul dan begitu juga sebaliknya dengan Lixian, "Geureu oppa, Lixian oppa"


Pria itu kembali tersenyum lalu mengangguk, "Aku suka panggilan itu."


"Agak aneh memanggil namamu dengan sebutan oppa" canda Jiwon.


"Aishh, jangan bilang pengucapanku dalam bahasa korea juga aneh ?"


Jiwon berlagak seolah berfikir, "cukup baik untuk orang China"


Keduanya larut dalam obrolan ringan itu sampai mereka tiba di depan kantor agensi Jiwon.


"Ngomong-ngomong, kau pulang sendiri?" Tanya Lixian.


"Aku akan naik taksi, kebetulan tadi aku baru saja pulang dari undangan acara award dan aku tak membawa mobil" jawab gadis itu.


"Kebetulan aku bawa mobil bodyguardku sudah menunggu disana, kalau kau mau kita bisa mengantarmu." terang Lixiansetelah sebelumnya menunjuk mobil pajero berwarna hitam terparkir di parkir vip kantor itu.


"Ani, aku tak ingin merepotkanmu, lagian aku juga tak enak dengan Bodyguardmu." tolak Jiwon.


"Tenang saja, sekalian biar aku tahu daerah-daerah sekitar Seoul"


Terlihat Jiwon melihat Arlojinya yang sudah menunjukkan pukul 20:55 malam.


"Apa tak apa ?"tanya Jiwon hati-hati.


Dari jarak sedekat itu dapat ia lihat rahangnya yang begitu tegas. Ini bukan kali pertama mereka sedekat itu tapi entahlah kenapa dengan hari ini. Jiwon mencoba menghalau pikiran-pikirannya itu dan meneruskan jalannya.


Di dalam mobilpun tak banyak obrolan, Jiwon lebih memilih tenang menatap jalanan Seoul malam itu yang lumayan padat sementara Lixian hanya sesekali menanyakan nama tempat yang menurutnya unik saat mereka melewatinya.


"Ji, Wae geureu?" Tanya Lixian yang menyadari Jiwon lebih banyak diam tak seperti biasanya.


Ya, meski ia baru setengah tahun ini mengenalnya tapi dapat ia tahu jika Jiwon bukan orang yang pendiam meski ia juga bukan orang yang banyak bicara.


"Ji" panggilnya lagi karena Jiwon belum menyahut pertanyaannya itu.


"Ahh wae?" Gadis itu terlihat tergagap saat menyahut panggilan Lixian.


Pria itu menelisik menatap mata Jiwon, "Ada masalah?" Tanyanya kemudian.


"Ahh ani"


"Kau sedang tak berbohong kan?"


Gadis itu hanya menggeleng. Mobil Lixian melewati jalan di dekat sungai Han.


Sedang apa dia?


"Lixian oppa, terimakasih atas tumpangannya" kata Jiwon begitu mereka sampai di depan gedung apartemen Jiwon.


"Hem, jadi di sini apartemenmu ?" Tanya Lixian sambil menatap sekeliling sekilas lalu berali pada Jiwon.


"Hem, mau mampir ?"


Lixian menggeleng, "Aniya untuk beberapa artis apartemen merupakan tempat pribadi jadi aku akan mengantarmu sampai disini saja"


Jiwon mengangguk ia kagum dengan sikap pria itu yang selalu menjunjung tinggi privasi. Ia bisa melihatnya dari caranya berucap dan penolakannya untuk mampir karena jujur saja Jiwon setuju dengan Lixian, apartemen memanglah tempat privasi dan tak bisa siapapun memasukinya.


"Kalau begitu aku harus pulang sekarang, selamat malam Jiwon -iie"


Jiwon tersenyum, "Berhati-hatilah, sekali lagi terimakasih atas tumpangannya"


Lixianpun memasuki mobilnya kembali dan mobilpun berjalan menjauh dari hadapan Jiwon.


Jiwonpun memasuki apartemennya.


...***...


Beberapa hari kemudian...


"Yakk, kau menertawakanku nona Kim Jiwon" seru seorang lelaki yang baru saja duduk di samping Jiwon saat itu mereka sudah menyelesaikan take terakhir dan sedang beristirahat.


"Kau terlihat lucu dengan kostum itu Lixian oppa" sahut Jiwon sambil terkikik karena Lixian mengenakan kostum wortel.


Hari ini mereka memang tengah melakukan syuting iklan salah satu produk makanan ringan dan jadilah Lixian mengenakan kostum itu.


Lixian memutar bola matanya kesal karena Jiwon terus saja tertawa saat melihatnya.


"Hentikan ! kau membuatku tak percaya diri jika terus tertawa seperti itu"


"Kau lucu sekali, bagaimana aku bisa berhenti tertawa ?" kata Jiwon sambil memegangi perutnya.


"Untung saja kau bisa profesional saat syuting tadi, kalau tidak kita bisa take ribuan kali jika kau terus tertawa seperti itu"


Jiwon mengatur nafasnya, "Emm, kau baru tahu kan kalau aku memang profesional"


"Jangan terlalu percaya diri !" Pria itu melirik jiwon sekilas.


"Tapi kau lucu sekali dengan kostum itu jadi aku tak bisa berhenti tertawa mianhamda, hem?"


Lixian hanya tersenyum miring, "Tapi aku masih tampan 'kan ?" Tanyanya sambil menoleh kearah Jiwon membuat gadis itu gelagapan.


"Mwo -yaa, kau percaya diri sekali"


Kembali Lixian tersenyum, "Aku hanya bercanda"


Jiwon hanya mendesis menanggapinya.


Dasar.


Flashback off


...***...