Best Love

Best Love
Part 8



Hati siapa yang tidak sakit setelah mendapatkan anaknya tak ada lagi di rumah, dan itu semua karena kecerobohannya yang tidak bisa menjaga Maria.


Tapi, untungnya Maria masih mengerti dengan semua yang dilakukan oleh ibunya tersebut. Ia tahu jika ibunya telah pergi dan mengambil uang dari Justin ketika diberitahu oleh Elmira.


Mungkin Elmira berpikir ia akan marah kepada ibunya, padahal dirinya tampak bisa saja dan paham dengan keputusan yang ibunya ambil.


Maria tak ingin cepat-cepat menyimpulkan apa yang diinginkan oleh ibunya. Ia tahu jika wanita itu pasti menginginkan yang terbaik.


Seperti saat ini, Maria sama sekali tak ingin makan walau sedikit saja. Ia tak mau menjadi wanita yang memiliki badan bagus, lebih baik ia berbadan seperti ini saja agar tak dijual.


Maria pun tiba-tiba menjadi merindukan rumahnya. Entah kenapa ia merasa ingin kembali pergi ke sekolah dan melihat teman-temannya yang lain bermain.


Ia ingin sekali melakukan hal tersebut dan kemudian mencapai cita-citanya yang ingin menjadi wanita karir. Tapi, sangat disayangkan takdir mengatakan hal yang lain dan Maria pun harus menerima takdir itu suka atau tidak suka.


"Maria! Kau terus menolak apa yang aku berikan. Kau benar-benar sudah membuat ku pusing untuk mengusir bocah ingusan seperti mu ini, andai saja kau bukanlah sumber uang kami, mungkin kau akan ku jadikan makanan ku di dapur."


Maria berpura-pura tak mendengar apa yang dikatakan oleh Elmira. Lagipula apa yang dikatakan oleh Elmira adalah semua tentang seandainya. Entah kapan seandainya itu terwujud di kehidupan Elmira si wanita cerewet.


"Kau benar-benar membuat ku kesal dan ingin membunuh mu. Cepatlah makan!" teriak marah Elmira.


"AKU TIDAK MAU!" teriak Maria yang sudah sangat lelah dipaksa untuk makan padahal dirinya tak ingin makan sama sekali terlebih makanan yang dihidangkan di depannya bukanlah makanan yang ia sukai.


Wanita itu menarik napas panjang dan memejamkan matanya. Cukup sudah kesabarannya habis karena Elmira.


"Kau dasar anak kecil! Berani sekali kau berteriak di depan ku! Kau pikir diri mu itu siapa?" tanya Elmira dan hendak memukul tubu Maria.


Maria spontan melindungi dirinya saat melihat jika Elmira akan menyerang dirinya. Tapi, wanita itu bersyukur ketika sempat melihat jika Justin menghentikan aksi yang hendak dilakukan oleh Elmira.


"Kau sudah sangat keterlaluan Elmira! Aku meminta kau untuk menjaganya bukan kau menyakitinya! Kau berani sekali menyakiti harta ku!" teriak Justin marah kepada Elmira.


Elmira pun menciut marah. Wanita itu menghela napas dan tampak seperti tengah menahan tangisnya.


"Aku benar-benar merasa lelah dengan ini. aku tidak ingin lagi mengurus anak itu!" tunjuknya kepada Maria.


Elmira pun menatap ke arah Elmira dengan pandangan benci. Ia sangat frustasi dan lalu kemudian pergi dari kamar Maria.


Sementara Justin sedikit kesal kepada Elmira yang melakukan hal tersebut. Berani-beraninya ia juga menentang dirinya.


"Elmira, benar-benar membuat ku pusing," ucap Justin sambil menyentuh ujung hidungnya.


Maria menatap bingung kepada Justin. Ia pun sedikit pusing dengan kondisi ini. Ia ohm tak peduli sama sekali dengan lingkungan yang ada di sekitarnya.


"Kau kenapa ada di sini? Lebih baik kau juga ikut pergi seperti dia tadi."


Justin memandang ke arah Maria. Ia ohm benar-benar keluar seolah mengikuti instruksi dari Maria. Maria sedikit terkejut dengan apa yang ia lihat dan akhirnya ia bisa bernapas dengan lega tidak ada parasit yang akan menggangu dirinya.


_________


Maria menatap ke arah Naila yang merupakan wanita yang akan dilelang nanti malam. Ia sungguh tak tega kepada Naila dan ingin membantunya, tapi apa daya dirinya entah siapa yang tak akan pernah bisa menyelamatkan Naila sebab menyelamatkan diri sendiri pun Maria tak bisa.


"Aku tak mengetahui akan hal itu. Jika seperti itu aku membenci wajah ku," ucap Maria dan ingin melukai wajahnya tapi ditahan oleh dengan Naila.


"Hey, memang ini membawa bencana bagi diri mu, tapi percayalah jika kau kemudian akan mendapatkan rasa bahagia dari wajah mu. Apalagi kau mengatakan jika kau ingin menjadi wanita karir, asal kau tahu jika wanita karir lebih mudah mendapatkan pekerjaan karena mereka cantik," ucap Naila yang menenangkan Maria.


Maria pun bernapas lega setelah mendengar penjelasan dari Naila. Siapa tahu suatu hari ia akan keluar dari sini dan ia bisa memanfaatkan wajahnya yang cantik.


"Peluan aku akan menjadi Wanita karir semakin besar dong."


"Ya," jawab Naila.


Rupanya sangat senang menemukan teman baik seperti Naila. Tapi, sayangnya besok ia tak akan bisa berteman dengan Naila lagi, karena nanti malam Naila akan dibeli.


"Apakah kau marah kau dibawa ke sini?" tanya Maria pada Naila. Pasalnya ia tak melihat kebingungan sama sekali dari Naila.


"Tentu saja tidak. Karena memang aku yang ingin mencari uang karena aku sangat membutuhkannya," ucap Naila menjelaskan kenapa ia bisa berada di sini. Sontak saja Maria yang mendengar hal itu mengatai jika  keinginan dari Naila adalah paling konyol.


Bisa-bisanya wanita tersebut meminta ingin dilelang.


"Kenapa kau mau? Padahal dunia ini luas dan pekerjaan juga banyak."


"Sayangnya tetap saja tak ada pekerjaan yang berpihak kepada ku," ucap Naila cepat memotong ucapan Maria.


Maria seketika terdiam. Jadi ini alasan kenapa banyak perempuan psk yang rela bekerja seperti itu. Dirinya masih beruntung tak dilelang malam ini dan masih dijaga.


Tapi, Maria mendengar dari Naila jika fotonya sudah dipanjangkan dan mulai ada yang menawar. Membayangkan hal tersebut membuat tubuh Maria merinding.


"Aku tidak tahu bagaimana nasib ku nanti. Yang jelas aku sudah pasti tidak siap dengan semua ini."


"Kau harus siap, nanti aku pasti akan diberikan mental yang bagus di sini untuk semua itu. Trus kau akan diberikan skill untuk memuaskan seseorang," ucap Naila yang sangat serius tapi bagi Maria itu adalah hal yang paling ia takutkan.


"Tidak. Aku tidak mau. Akh, kenapa juga pria itu memiliki bisnis semacam itu, padahal dia adalah pria yang sangat tampan dan juga berwibawa. Tanpa disangka memiliki bisnis cukup mengerikan. Apakah ada wanita yang pernah tidur dengan dirinya?"


"Aku tidak tahu," ucap Naila kepada Maria.


Sementara itu hal tersebut didengar oleh Justin yang kebetulan melintas. Ia menatap ke arah Maria, dengan cukup dalam.


"Nanti, wnaita itu adalah diri mu," ucap Justin pelan.


_________


TBC


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.