
Setelah nazia menarik tangan cewek cupu itu dia berhenti berlari.
"apa kau tidak apa apa, siapa namamu?" tanya nazia kepada cewek itu.
"Wa-wati" jawab wati sedikit takut.
"kau tidak usah takut, aku wanita kok, kita sama sama di bully di sekolah" ujar nazia.
"nama kamu siapa?" tanya wati kepada nazia.
"namaku nazia ahmad" jawab nazia.
"ayo kita berteman" ajak wati tersenyum dan membenarkan kacamata bulatnya itu.
"ayo baiklah"
"emmm boleh kah aku melihat wajahmu, emm tenang saja aku tidak akan membocorkan kepada siapapun" kata wati.
Nazia pun mengangguk, dia membuka kardus di kepalanya, tampak wati terkejut.
"kau itu cantik kenapa kau memakai kardus?" tanya wati kepada nazia.
nazia pun tersenyum dan kembali berkata?
"nanti aku ceritakan, sekrang kita balik lagi yuk ke kantin"ajak nazia memasang kembali kotak nya.
"aku takut"
"tidak apa apa ada aku" jawab nazia menarik tangan wati dan telah sampai di kantin. tapi wati tidak sengaja menabrak seorang cewek cantik sepertinya itu cewek terpopuler di sekolah SMA.
"ma..maaf" ucap wati menunduk.
"kau itu punya mata tidak!!! sudah pake mata empat tapi masih bisa menabrak orang, huh" teriak wanita itu bernama sifa. sifa adalah siswa yang terpopuler di sekolah, bahkan dia mengejar cinta abrahm, tapi abraham cuek saja.
nazia yang melihat keributan itu dia langsung berjalan ke arah wati dan sifa.
"kau lagi!! kepala aja kotak, jangan ikut campur " maki sifa marah.
"wati teman ku , aku berhak ikut campur" kata nazia benar benar marah.
"Oh pantas saja, kau itu jelek sama kaya si cupu wati itu!!" sambung sifa berjalan pergi.
"awas kau ya" kesal nazia marah. dan nazia berjalan menuju ke arah wati.
"apa kau tidak apa apa?" tanya nazia kepada wati.
"ya... terimakasih"
"iya sama sama"
Bel pulang sekolah pun berbunyi, tampak nazia yang menunggu jemputan nya tapi tidak datang datang.
"lama sekali" jar nazia membenarkan kotak di kepalanya.
Namun ada segerumbulan orang yang memamakai sepeda motor Sepertinya itu para geng motor.
Kendaraan itu terhenti di depan tubuh nazia, tapi nazia santay saja. lelaki itu memakai helm hingga tidak kelihatan muka nya. tanpa nazia sadari di balik helm itu adalah wajah abraham.
"bawa dia!" perintah abraham menyuruh anak buahnya membawa nazia. tampak nazia pun memberontak di gendongan pria. tidak lupa pula nazia memegang kotak di kepalanya agar tidak jatuh.
"tolonggg!!" teriak nazia tapi tidak ada satupun orang , bahkan tempat itu sangat sepi. "Oh no, mau di bawa ke mana aku" gumam nazia kesal.
Setelah sampai di suatu tempat, nazia di turunkan dari gendongan itu., tidak lupa pula kotak yang ada di kepala nazia... di bawa kemana dia...? sepertinya itu markas abraham dan anak buahnya.
"heyy kau menculikku ya!!" teriak nazia benar benar kesal. abraham pun membuka helm nya dan nazia terkejut ,pria itu lagi??? padahal abraham ingin menghabisi nazia karena telah mengahalangi abraham yang membully wati.
....