Beautiful Woman In Disguise

Beautiful Woman In Disguise
gara gara seblak



Nazia yang keluar deg..deg... jantung nya berdegub kencang. sialan! kenapa pipi dia memerah. nazia yang turun dengan lift dengan perasaan kesal.


sampailah nazia di dapur dia badmood sekarang, semua ini gara gara abraham!


terlihat ibu abraham yang melihat nazia heran.


"nazia.. apa kau tidak apa apa?"


"ehh iya mom tidak apa apa kok"


tampak abraham keluar kamar dan menuju ke dapur, sampailah abraham di dapur.


abraham duduk di sebelah nazia. nazia hanya diam saja karena masih kesal dengan abraham.


"mom aku ingin kue" jar nazia dari tadi dia ingin sekali memakan kue.


"oh mommy sampe lupa" sambung meri menyiap kue untuk nazia. setelah meri memotong kue itu meri langsung memberi kue itu kepada nazia.


tampak nazia langsung melahap karena kue itu enak, sedangkan Abraham dari tadi memperhatikan nazia sampai senyum senyum. Meri curiga kenapa putranya begitu? ah sudah lah mungkin hanya tersenyum.


Abraham pun berdiri, dan melihat ke arah nazia, abraham pun memanggil nazia.


"nazia"


"hmm?"jawab nazia singkat karena lagi makan kue.


"setelah makan kue, ayo aku antar pulang, jangan menolak!" ujar Abraham dingin dan keluar rumah untuk menunggu nazia.


"hey!! tidak sopan sekali ini ada orang tua mu tidak pamit kah??" ucap nazia kesal, Abraham sangat tidak sopan, mungkin karena sifat dingin nya.


"sttt.. tidak apa apa nazia, dia memang seperti itu, ayo habiskan kue nya, biar Abraham ga nunggu lama " kata Meri mengusap pundak nazia dengan senyum, padahal Meri juga memikirkan "apa abraham putraku masih marah padaku?"


setelah beberapa menit, nazia pun pamit pulang kepada mama Abraham (Meri) untuk pamit.


"mom.. terimakasih atas kue nya, kue nya enak mom" ujar nazia mencium punggung tangan Meri.


"yasudah nanti kapan kapan kita bikin lagi"sambung Meri tersenyum.nazia pun mengangguk


"hati hati di jalan"


"bye mom"^ nazia melambaikan tangan ke arah meri, dan menuju ke arah abraham yang sedang menunggunya di motor.


nazia cuek saja, nazia pun langsung naik di belakang Abraham tanpa berpegangan apapun.


"bisakah kau berpegangan nanti jatoh" ujar abraham.


"huh tidak bakal" nazia sinis karena nazia masih marah pada Abraham.


"jangan nyesel baby" ucap Abraham tersenyum. dan Abraham pun menggas full , sampai akhirnya nazia terhempas dan langsung memeluk Abraham dari belakang.


"oh my! Abraham kau mau ngajak mati ya!!" kata nazia sangat tidak suka, inilah alasan nya tidak suka naik motor nanti jatoh kata nazia.


"hahaha" tertawa puas (Abraham) "peluk terus jangan di lepaskan, dengan ini pikiran ku akan lebih tenang jika di peluk mu nazia~" ujar abraham tersenyum dan menjalankan motor.


"menyebalkan" kata nazia sinis.


"ya"


"malam malam begini ada yang masih jualan seblak ga sih? aku mau soalnya" kata nazia masih memeluk kencang badan Abraham dari belakang, sedangkan abraham fokus menyetir motor.


"i don't know" jawab Abraham.


"ihhh Abraham! aku mauuu seblak, pokonya harus cari, aku tiba tiba pengen makan seblak" jar nazia dengan mulut bawel nya.


"nazia.. malam ini udah pada tutup warung seblaknya, jadi udah ga ada" jawab Abraham.


"...." (nazia tidak menjawab, hanya diam saja)


"marah?" tanya Abraham tidak peka.


"mendingan ga usah nanya deh, udah tau nanya" jawab nazia sinis melepas pelukannya.


"yaudah nyari seblak" ajak abraham malas. "demi" nazia (dalam hati Abraham) entah kenapa abraham rela melakukan apapun demi gadis yang bernama nazia


"benerann?? yessss " jar nazia bahagia dan kembali memeluk abraham dari belakang. Abraham pun tersenyum karena nazia memeluknya dengan erat.


dan mereka pun mencari warung seblak yang buka..


^^^^^^^


tapi sama sekali hasilnya bohong, abraham dan nazia berkeliling tapi tetap saja warung seblak ga ada, dan warung seblak yang mereka datangi juga udah tutup.


ya karena jam udah menunjukan pukul 00.23


"aduuhhh!! masa ga ada warung seblak aku pengennn!!" oceh nazia kesal.


"nazia kita pulang saja! kau di marahin nanti, baru tau rasa" sambung Abraham.


"Ha..ha..ha... Abraham mommy,daddy ku,semua keluarga ku ga ada di rumah,lagi kerumah kakek,aku aja sama bibi dan penjaga rumah,gatau kenapa ga di bolehin ikut" jelas nazia masih terkekeh.


(Abraham diam saja)


"aishhh, kenapa warung seblak nya gaada Abraham" "brukk" nazia memukul helm Abraham. (Abraham hanya pasrah saja)


"diam lah gadis liar" jar abraham harus menahan emosi.


"shit, semua ini gara gara seblak!" maki Abraham dalam hati


"kalau begitu ayo kita ke supermaket ! kita beli perlengkapan buat bikin seblak ayok!"ajak nazia bersemangat.


"yaudah!" jawab Abraham dingin. dan mereka pun menuju ke supermarket, dan sampailah mereka di sana. (untung masih buka ya supermarket nya)


(Nazia dan Abraham pun berbelanja untuk membuat seblak keinginan nazia)


setelah belanja nazia dan Abraham pulang ke rumah nazia (keluarga nazia tidak ada di rumah, dan Abraham pun bisa ke rumah nazia)


(gara gara seblak ya Abraham jadi repot guys😂✨)